Mengenang Kurt Cobain Lewat Lirik Terbaik Nirvana

Kurt Cobain sampai saat ini masih tetap melegenda. Ia tetap hadir lewat lirik-lirik kritis yang ia tuliskan dalam setiap lagunya.

oleh Liputan6Diterbitkan 21 Februari 2014, 19:00 WIB

47 tahun silam, tepatnya 20 Februari 1967 lahirlah Kurt Cobain, penyanyi, penulis lagu sekaligus gitaris band grunge Nirvana. Meskipun telah meninggal, semangat dari pria yang menikah dengan Courtney Love pada 24 Februari 1992 masih tetap hadir di antara para pencinta musik, terutama pecinta musik grunge.

Seperti yang dilansir dari Huffingtonpost, Kamis (20/2/2014), hingga saat ini Cobain masih tetap melegenda. Ia tetap hadir lewat lirik-lirik kritis yang ia tuliskan dalam setiap lagunya.

Untuk menghormati salah satu pahlawan tersebesar grunge ini, mari kita ingat kembali beberapa lirik terbaik yang pernah Cobain tulis.


 I’m so happy ‘cause today I’ve found my friend. They’re in my head. I’m so ugly, but that’s okay ‘cause so are you - Lithium


Sudah bukan rahasia lagi bila Kurt Cobain memiliki sosok imaginary friend yang dicurigai bernama Boddah. Lagu ini sendiri sepertinya sengaja dibuat oleh Cobain untuk menceritakan sang teman yang hanya nyata di kepalanya sendiri.

Saat Kurt menyanyikan lagu ini, terasa seperti orang yang terobsesi bunuh diri dan seperti orang yang membenci dirinya sendiri.

Judul Lithium sendiri diambil dari obat yang digunakan dokter untuk para pengidap Bipolar Disordder, Lithium ini berguna untuk mengontrol Mood para Penderita Bipolar, Salah satu pengguna Lithium adalah Mike Tyson.


Come as you are, as you were, as I want you to be. As a friend, as a friend, as an old enemy
 – Come As You Are


Lagu ini dicurigai sebagai salah satu pemicu aksi bunuh diri Cobain. Tapi sebagian pihak menolak anggapan tersebut. Lagu Come As You are ditujukan sebagai salah satu bentuk protes Cobain terhadap dunia dan kehidupan sosial di sekitarnya.



Teenage angst has paid off well. Now I’m bored and old. Self-appointed judges judge more than than they have sold
 – Serve the servants

Lagu ini bisa disebut sebagai salah satu karya yang berisi kehidupan Cobain sendiri. Ada sebagian lirik yang menceritakan soal ayahnya dan juga Courtney Love, istri dari Cobain. Lirik di atas juga seolah memperlihatkan bahwa kini Cobain telah melewati masa-masa mudanya dan beralih ke era berikutnya.


We don’t have to breed. We can plant a house. We can build a tree. I don’t even care. We could have all three
 – Breed

Lanjut Baca:

Lagu ini adalah lagu pertama yang ditulis Cobain ketika Nirvana telah menapaki tangga kesuksesan. Secara umum, lagu ini menggambarkan grup Nirvana yang terjebak di masyarakat kelas menengah.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya