Rizky Ridho Sebut TC Timnas Indonesia di Bali Jadi Momentum Perkuat Kekompakan Skuad

Timnas Indonesia tidak melakoni pertandingan di FIFA Matchday November 2026. Sebagai gantinya akan diadakan TC di Bali.

oleh ThomasDiterbitkan 08 November 2026, 15:00 WIB
Duo bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho dan Shayne Pattynama saat duel versus Chinese Taipei pada FIFA Matchday di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Jumat (5/9/2025). (Bola.com/Abdul Aziz)

Liputan6.com, Jakarta - Bek Timnas Indonesia, Rizky Ridho, menyambut positif keputusan menggelar pemusatan latihan (TC) di Bali pada periode FIFA Matchday November 2026. Menurutnya, agenda tersebut menjadi kesempatan penting bagi para pemain untuk semakin mengenal satu sama lain sekaligus memperkuat kekompakan tim.

Rizky Ridho mengungkapkan, keputusan menggelar TC di Bali telah disepakati bersama oleh para pemain dan tim pelatih. Langkah ini diambil setelah sejumlah rencana pertandingan uji coba di luar negeri belum mendapatkan kepastian.

"Jadi mungkin ini solusinya, biar kita makin dekat satu sama lain. TC-nya di Bali," ujar Rizky Ridho dalam konferensi pers seusai pertandingan Persija Jakarta kontra Persebaya Surabaya di Jakarta International Stadium (JIS), Sabtu (7/11/2026) malam WIB.

Sebelumnya, Timnas Indonesia sempat menjajaki sejumlah opsi pertandingan uji coba, termasuk menghadapi Yordania dan Kuwait. Selain itu, rencana menggelar pemusatan latihan di Siprus serta melakoni pertandingan di Turki juga sempat menjadi pembahasan.

Namun, berbagai rencana tersebut belum bisa direalisasikan karena terkendala kepastian lawan maupun lokasi pertandingan.

Rizky menegaskan, para pemain memahami situasi yang dihadapi tim pelatih dan PSSI. Ia juga mengapresiasi upaya yang telah dilakukan untuk mencarikan lawan tanding bagi Timnas Indonesia.

"Jadi, kami mohon dimaklumi, karena mereka (tim pelatih dan PSSI) juga sudah berusaha keras mencarikan lawan tanding untuk kami," tambahnya.


Fokus Persiapan Menuju Kualifikasi Piala Dunia

Selebrasi Rizky Ridho usai mencetak gol untuk Persija Jakarta ke gawang Persik Kediri dalam laga pekan ketujuh BRI Super League 2026/2026 di Jakarta International Stadium (JIS), Senin (26/10/2026). (Dok. Persija)

Sebelumnya, PSSI telah mengumumkan bahwa Timnas Indonesia akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November 2026 dengan menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali.

Keputusan tersebut diambil menyusul penundaan Piala Asia AFC serta mempertimbangkan eskalasi situasi regional di Timur Tengah. Kondisi tersebut membuat agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan di kawasan itu tidak dilanjutkan.

Pelatih kepala Timnas Indonesia, John Herdman, menjelaskan bahwa pemusatan latihan di Bali tetap menjadi bagian penting dari persiapan tim menuju Kualifikasi Piala Dunia.

Menurut Herdman, meskipun tidak disertai pertandingan internasional, agenda tersebut tetap memiliki nilai strategis untuk meningkatkan kualitas dan kesiapan skuad Garuda.

"Menyusul penundaan Piala Asia AFC serta mempertimbangkan eskalasi situasi regional di Timur Tengah, kami memutuskan untuk tidak melanjutkan agenda pertandingan yang sebelumnya direncanakan di kawasan tersebut. Kami akan memanfaatkan periode FIFA Matchday November untuk menggelar pemusatan latihan selama tujuh hari di Bali, dengan fokus pada penguatan kedalaman skuad dan melanjutkan persiapan menuju Kualifikasi Piala Dunia," ujar Herdman.

Lanjut Baca:

Program TC kali ini juga akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Herdman ingin memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengevaluasi potensi pemain sekaligus memperdalam pemahaman taktik. Selain itu, pemusatan latihan di Bali diharapkan mampu meningkatkan kualitas permainan dan membangun kerja sama yang lebih baik antarpemain. "Kami akan melibatkan kombinasi pemain dari skuad utama dan sejumlah pemain baru. Ini menjadi kesempatan untuk mengevaluasi potensi mereka, memperdalam pemahaman taktik, serta memperkuat kerja sama antarpemain dalam tim nasional," lanjut Herdman. Melalui pemusatan latihan ini, PSSI berharap Timnas Indonesia tetap bisa menjaga kesinambungan persiapan meski tanpa pertandingan uji coba internasional pada FIFA Matchday November. Kesempatan berkumpul selama tujuh hari di Bali juga diharapkan menjadi modal penting bagi John Herdman untuk membangun skuad yang semakin solid dan kompetitif dalam menghadapi agenda internasional berikutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya