Marc Marquez Ragu Bakal jadi Juara Dunia MotoGP 2026 di Qatar

Marc Marquez meragukan peluangnya meraih gelar juara dunia MotoGP 2026 di Qatar

oleh Asad ArifinDiterbitkan 07 November 2026, 21:30 WIB
Pembalap asal Spanyol dari tim Ducati Lenovo, Marc Marquez, mengendarai motornya dalam sesi latihan untuk MotoGP Grand Prix Qatar di Sirkuit Internasional Lusail pada 6 November 2026. (Karim JAAFAR/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Persaingan perebutan gelar juara dunia MotoGP 2026 memasuki fase krusial. Marc Marquez menghadapi tantangan berat di Grand Prix Qatar setelah melihat performa impresif Marco Bezzecchi bersama Aprilia.

Pembalap Ducati Lenovo Team itu memang berhasil mengamankan posisi kedua dalam sesi kualifikasi. Hasil tersebut membuka peluang bagi Marquez untuk bersaing memperebutkan kemenangan sekaligus memperbesar kansnya dalam perburuan gelar juara dunia.

Namun, posisi start yang menguntungkan belum cukup membuat Marquez merasa percaya diri. Ia justru mengakui bahwa Bezzecchi memiliki keunggulan kecepatan yang sulit diimbangi, termasuk ketika menggunakan ban yang sudah terpakai.

Situasi ini membuat persaingan di Qatar semakin menarik. Dengan tiga seri tersisa, Marquez harus memperhitungkan ancaman Bezzecchi sekaligus menjaga jarak dari Jorge Martin dalam persaingan menuju gelar juara dunia MotoGP 2026.


Marc Marquez Akui Kecepatan Marco Bezzecchi Sulit Diimbangi

Pembalap Ducati Lenovo Team, Marc Marquez, memacu motornya saat menjalani sesi balapan MotoGP Malaysia di Sirkuit Internasional Sepang, Sepang, Minggu (1/11/2026). (Mohd Rasfan/ AFP)

Marquez datang ke Qatar dengan status pemimpin klasemen sementara MotoGP 2026. Namun, perhatian pembalap asal Spanyol tersebut tidak hanya tertuju kepada Jorge Martin yang menjadi pesaing terdekatnya dalam perebutan gelar.

Martin memang masih menjadi ancaman utama dengan selisih 30 poin dari Marquez. Akan tetapi, hasil kualifikasi yang menempatkannya di posisi ke-11 membuat persaingan akhir pekan ini berpotensi menghadirkan dinamika berbeda.

Bezzecchi menjadi sosok yang paling menarik perhatian Marquez. Pembalap Italia tersebut memperlihatkan kecepatan kompetitif sepanjang akhir pekan, bahkan memiliki performa yang tetap kuat ketika menggunakan ban bekas.

"Target utamanya adalah menempati baris depan. Seperti yang saya katakan kemarin, mencapai baris depan bukanlah hal yang mudah, dan kini kami berhasil berada di sana," ucap Marc Marquez dikutip dari Crash.

"Kami tahu Marco memiliki kecepatan yang berbeda akhir pekan ini; dia sangat cepat. Kami harus memahami hal ini dan berusaha memberikan yang terbaik," tegas Marc Marquez.


Marco Bezzecchi Punya Modal Kuat

Marco Bezzecchi dari tim Aprilia Racing berkompetisi selama kualifikasi Grand Prix MotoGP Ceko di Brno, Republik Ceko, pada 20 Juni 2026. (Michal Cizek/AFP)

Sementara itu, Bezzecchi membuktikan bahwa pole position yang diraihnya bukan sekadar hasil dari satu putaran cepat. Ia mencatatkan dua putaran yang cukup untuk mengamankan posisi terdepan dan bahkan sempat berpeluang mempertajam rekor putarannya sebelum melakukan kesalahan kecil di tikungan terakhir.

"Pada percobaan terakhir, saya sebenarnya lebih cepat, tetapi saya melakukan kesalahan di tikungan terakhir karena terlalu memaksakan diri," ungkap Marco Bezzecchi.

"Namun, saya sama sekali tidak bisa mengeluh. Maksud saya, ini adalah kualifikasi yang sempurna. Saya ingin memulai balapan dari baris depan, dan mendapatkan pole position tentu jauh lebih baik, jadi saya sangat senang," imbuhnya.

Dengan posisi start yang menguntungkan dan kecepatan kompetitif sepanjang akhir pekan, Bezzecchi berpotensi menjadi penghalang utama bagi ambisi Marquez di Qatar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya