Google Siapkan Fitur Backup Foto Android ke PC Tanpa Biaya

Google kini permudah kerja dalam mencadangkan foto Android ke PC melalui fitur baru. Bagaimana cara kerjanya?

oleh Aisyah Mustika ZamaniDiterbitkan 07 November 2026, 06:23 WIB
Ada baiknya foto dan video di backup k Google Photo yang kapasitasnya lebih besar ketimbang iCloud. Liputan6.com/ Yuslianson

Liputan6.com, Jakarta - Bagi pengguna Android yang sering kehabisan ruang penyimpanan cloud, kabar baik datang dari Google. Fitur baru tengah disiapkan untuk mencadangkan foto dan video dari HP Android langsung ke PC Windows secara otomatis dan gratis.

Berdasarkan laporan Android Authority, pembaruan ini terungkap dalam catatan rilis Google Play services v26.43. Demikian sebagaimana dilansir Life Hacker, Sabtu (7/11/2026).

Fitur tersebut memanfaatkan Quick Share, yaitu layanan berbagi file nirkabel milik Google, untuk men-transfer salinan media ke komputer terdekat secara otomatis di latar belakang.

Kehadiran fitur ini menjadi angin segar di tengah kebijakan penyimpanan cloud yang semakin terbatas.

Selama ini, pengguna seringkali harus berlangganan layanan tambahan atau menghapus file demi menghemat ruang Google Account.

Dengan memanfaatkan PC sebagai penyimpanan lokal, kamu tidak lagi bergantung pada cloud sekaligus terbebas dari biaya langganan.

Cara Kerjanya

Untuk dapat menggunakan fitur ini, pengguna nantinya hanya perlu mengaktifkan pengaturan melalui aplikasi Quick Share versi Windows. Namun, terdapat beberapa ketentuan utama yang harus dipenuhi.

  • Perangkat Android dan PC Windows harus masuk menggunakan akun Google yang sama.
  • Kedua perangkat harus berada dalam jarak yang berdekatan.
  • Pengguna dapat mengatur folder tujuan penyimpanan serta memilih jenis berkas apa saja yang ingin dicadangkan secara otomatis.

 

 

Peluncuran Fitur

Meskipun sempat disebutkan potensi pembatasan pada ekosistem perangkat tertentu seperti Samsung, catatan rilis resmi Google belum memberikan batasan spesifik.

Fitur itu diprediksi akan diluncurkan secara bertahap kepada seluruh pengguna dalam waktu dekat.

Berkat sistem otomatisasi tersebut, pengguna kini memiliki alternatif praktis untuk mengamankan berkas digital tanpa perlu memikirkan kapasitas penyimpanan yang penuh.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya