Liputan6.com, Jakarta - Informasi mengenai pendaftaran petugas haji kerap menjadi sasaran hoaks. Informasi ini marak beredar di media sosial (medsos).
Hoaks biasanya disertai tautan pendaftaran yang ketika diklik bukan berasal dari sumber resmi pemerintah. Tautan akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi.
Advertisement
Lalu apa saja hoaks mengenai pendaftaran petugas haji? Simak daftar dan faktanya berikut ini:
1. Cek Fakta: Hoaks Tautan Pendaftaran Petugas Haji 2026/2027
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim tautan pendaftaran petugas haji 2026/2027. Informasi diunggah salah satu akun Facebook pada 2 November 2026.
Berikut isi unggahannya:
"PETUGAS HAJI 2026/2027
-Tamatan SMP.SMA.SMK.D3.S1
-Laki-Laki/Perempuan
-Minimal Umur 20Tahun
-Batas Umur Maximal 65Tahun
-Gaji 30jt-45jt /Musim
-ikut ibadah haji Secara Gratis
-Penempatan Sesuai Domisili Masing-masing
-DI BUKA DI SELURUH wilayah Indonesia
-Pendaftaran Gratis
-Cara daftar gunakan
Nomor TELEGRAM aktif
PENDAFTARAN KLIK LINK DI BAWAH 👇👇👇"
Unggahan disertai menu pendaftaran. Jika menu tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap dan nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaim tautan pendaftaran petugas haji 2026/2027? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
2. Cek Fakta: Hoaks Kemenhaj Buka Pendaftaran Petugas Haji 2027
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) membuka pendaftaran petugas haji 2027. Informasi diunggah salah satu akun TikTok beberapa hari yang lalu.
Berikut isi unggahannya:
"KEMENTERIAN HAJI DAN UMRAH REPUBLIK INDONESIA
RESMI DIBUKA PENDAFTARAN PETUGAS HAJI INDONESIA
Tahun 2027 M /1448 H
PENDAFTARAN GRATIS TIDAK DIPUNGUT BIAYA!"
Postingan dilengkapi keterangan sebagai berikut:
"Jangan lewatkan kesempatan emas ini! Buruan daftar mulai dari sekarang! Keuntungan menjadi petugas haji selain melayani tamu Allah, dapat melaksanakan ibadah haji secara gratis.
Persyaratan :
- Pendidikan Minimal SMA, SMK /SEDERAJAT
- Pria dan Wanita
- Usia Minimal 20 Tahun Maksimal 45 Tahun
- Tidak Dalam Keadaan Hamil (Wanita)
- Sehat Jasmani dan Rohani
- Berkelakuan Baik
- Berkomitmen Melayani Calon Jamaah
Posisi yang tersedia :
- Akomodasi
- Pelayanan calon jamaah
- Manajemen operasional haji dan umrah
- IT / Digitalisasi
- Media Center
- Transportasi dan masih banyak lainnya.
Lokasi Ujian : Diseluruh kantor wilayah kab/kota Kementerian Agama RI
-✅PENDAFTARAN GRATIS⬇️
SILAHKAN KLIK LINK DIBIO TIKTOK KAMI."
Ketika link pada bio profil diklik, mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap hingga nomor Telegram aktif.
Lalu benarkah klaim Kemenhaj membuka pendaftaran petugas haji 2027? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
3. Cek Fakta: Tidak Benar Tautan Pendaftaran Petugas Haji 2026
Cek Fakta Liputan6.com mendapati klaim link pendaftaran petugas haji 2026 yang digelar Kementerian Haji (Kemenhaj). Informasi diunggah salah satu akun di Facebook pada 13 April 2026.
Berikut isi unggahannya:
"KEMENTERIAN HAJI INDONESIA
MEMBUKA PENDAFTARAN PETUGAS HAJI TAHUN 2026 /M/1447 H
Persyaratan Umum :
1.Warga Negara Indonesia (WNI)
2. Beragama Islam
3. Sehat jasmani dah rohani
4.Tidak dalam keadaan hamil
5. Berkomitmen dalam pelayanan jemaah
6. Mampu mengoperasikan aplikasi pelaporan berbasis Android/ios
7. Memiliki integritas, kredibilitas, dan rekam jejak yang baik
UNTUK INFO PENDAFTARAN SILAHKAN KLIK LINK https://hx1.segera-daftar.click
#hajiindonesia #promomakanharian #haji2026ilyassofwan #lokerterbaru"
Unggahan disertai menu daftar. Jika menu tersebut diklik akan mengarah pada halaman situs yang menampilkan formulir digital serta meminta data pribadi, seperti nama lengkap sesuai KTP dan nomor Telegram.
Lalu benarkah klaim link pendaftaran petugas haji 2026 yang digelar Kemenhaj? Simak hasil penelusurannya berikut ini...
Tentang Cek Fakta Liputan6.com
Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.
Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi partner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.
Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.
Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670.