Teknologi Pemindaian Modern Ini Berhasil Buka Gembok Kuno Berusia 400 Tahun

Simak proses teknologi pemindaian yang berhasil dilakukan untuk membuka gembok 400 tahun.

oleh Nasywa FakhirahDiterbitkan 05 November 2026, 19:30 WIB
Ilustrasi gembok (unsplash)

Liputan6.com, Cardiff - Para ahli berhasil memecahkan kode berhuruf empat untuk membuka gembok kuno dari bangkai kapal di lepas pantai Wales dengan menggunakan teknologi pemindaian modern.

Dikutip dari BBC, Kamis (5/11/2026), gembok berbahan kuningan berusia 400 tahun itu ditemukan oleh seorang pencari benda logam bernama Peter Hughes di pasir dekat Margam di Port Talbot pada tahun 1999.

Gembok ini adalah bagian dari harta karun yang lebih besar dari kapal Ann Francis yang terjebak dalam badai pada 28 Desember 1583 saat dalam perjalanan pulang dari Spanyol. Muatannya tersembunyi di bawah pasir selama berabad-abad.

Para ahli museum telah menggunakan pemindaian CT untuk memeriksa mekanisme bagian dalam gembok tersebut, mengidentifikasi kombinasi huruf yang benar dan memecahkan misteri tersebut.

Peter Hughes yang berasal dari Maesteg, Wales, mengatakan bahwa gembok tersebut adalah salah satu dari ratusan artefak yang ia temukan setelah puluhan tahun melakukan pencarian di pantai Morfa.

Gembok yang ditemukan di dekat sekumpulan koin perak Spanyol dan tidak jauh dari dua timbangan koin. Diduga, kegunaan gembok tersebut mungkin adalah untuk melindungi benda-benda tersebut atau mengamankan sebuah peti yang berisi barang-barang berharga yang tidak bertahan sampai saat ini seperti dokumen atau tekstil.

"Itu terjadi secara kebetulan, saat hari libur. Saya sedang berjalan-jalan di sepanjang pantai sambil membawa pendeteksi logam di hari libur itu dan saya menemukan sebuah koin," tutur pria berusia 69 tahun itu. "Itu adalah awal dari perjalanan yang bertahan selama 21 tahun."

Ia mengatakan bahwa ia sangat senang karena tim ahli dari Amgueddfa Cymru dan Universitas Cardiff berhasil memecahkan kode gembok tersebut setelah ia menghabiskan bertahun-tahun mencoba memecahkan misteri tersebut sendiri.

Proses Pemindaian

ilustrasi penelitian /copyright unsplash.com/Lars Kienle

"Saya mencoba untuk membukanya selama sekitar 20 tahun, saya mencoba memutar tuas-tuasnya, mencari kombinasi yang tepat, dan saya gagal," ujarnya.

"Namun, dengan bantuan teknologi modern, kami berhasil memecahkan kode yang mirip dengan 'Da Vinci Code.' Bagi saya, ini seperti membuka Tabut Perjanjian (Ark of the Covenant) dan saya sangat senang dan gembira."

Seorang peneliti di Fakultas Teknik Universitas Cardiff Dr. David Williams mengatakan ia merasa "ragu" ketika diminta menggunakan alat pemindai untuk mencoba memecahkan misteri tersebut.

"Ini cukup menantang, karena alat yang kami miliki tidak dirancang khusus untuk ini," tuturnya. "Ini adalah pemindaian mikro-CT, sesuatu yang biasanya ada di rumah sakit, tapi untuk benda-benda yang lebih kecil."

Williams mengaku ia "selalu terbuka terhadap tantangan" dan berusaha "memecahkan teka-teki."

"Kami melakukan pemindaian pertama untuk melihat apakah ada yang bisa kamu temukan, dan kami cukup terkejut karena ternyata bisa melihat huruf-huruf," ujarnya. "Pemindaian kedua berjalan sangat buruk, tapi di pemindaian ketiga, kami mencoba pendekatan yang berbeda dan berhasil memecahkan kodenya. Saya benar-benar takjub bahwa kami berhasil melakukannya."

Hughes menyerahkan koleksi artefak tersebut kepada Amgueddfa Cymru di tahun 2017, dan koleksi tersebut, dengan gembok sebagai pusatnya, dipamerkan di Swansea Waterfront Museum pada Juli 2026.

 

Isi Harta Karun yang Tak Diketahui

Ilustrasi bendera Wales. (Unsplash/Bales)

Kurator senior Alastair Willis berkata bahwa penemuan kode tersebut, yang membentuk kata ANCE, sangat luar biasa.

"Ini sangat rumit karena ada banyak sekali kombinasi," tutur Willis. "Ada empat cincin yang berbeda dan karena masing-masing cincin memiliki enam huruf yang berbeda, jadi terdapat 1,296 kombinasi yang berbeda dan Anda harus memastikan kombinasi itu sejajar dengan lingkaran di bagian atas."

Rekan kerjanya di Amgueddfa Cymru, kurator senior Sian Iles mengatakan kunci tersebut berada dalam "kondisi sangat baik" dan menggambarkan suasana masa itu.

"Ini adalah contoh luar biasa dari sebuah benda yang masih berfungsi seperti ratusan tahun yang lalu," ujarnya.

"Karena benda ini ditemukan sangat dekat dengan bangkai kapal Ann Francis dan bersama semua benda yang menjadi bagian koleksi tersebut, hal ini memberikan konteks yang sangat baik sehingga memungkinkan kami untuk menentukan tanggalnya dengan sangat akurat," tambahnya.

Ia juga berkata bahwa ia pernah melihat benda-benda serupa dan biasanya sudah berkarat dan terpisah-pisah. Tapi gembok itu dalam kondisi yang sangat baik.

"Ini benda kecil, jadi kemungkinan besar adalah kunci untuk peti atau kotak kecil. Kita tidak tahu isinya, dan itu adalah bagian dari ceritanya, ada beberapa hal yang tidak akan pernah kita ketahui, tapi benda ini pasti memiliki arti khusus bagi orang yang mengetahui kode tersebut."

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya