IHSG Hari Ini Tinggalkan 4.900, Mayoritas Sektor Saham Tertekan

Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) belum mampu bangkit dari zona merah pada sesi pertama perdagangan saham Rabu, (4/11/2026).

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 04 November 2026, 13:28 WIB
Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Laju Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) meninggalkan posisi 4.900 pada perdagangan saham Rabu, (4/11/2026). Koreksi IHSG hari ini terjadi di tengah mayoritas sektor saham yang tertekan. Di sisi lain, dolar Amerika Serikat (AS) terhadap rupiah di kisaran 18.131.

Berdasarkan data RTI, IHSG sesi pertama ditutup melemah 0,88% menjadi 4.860,93. Indeks saham LQ45 turun 0,22% menjadi 496,16. Sebagian besar indeks saham acuan melemah.

Pada sesi pertama, IHSG berada di level tertinggi 4.902,71 dan level terendah 4.824,36. Sebanyak 525 saham melemah sehingga membebani IHSG. 116 saham menguat dan 73 saham diam di tempat.

Total frekuensi perdagangan saham 745.619 kali dengan volume perdagangan saham 15,7 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 5,9 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.131.

Sebagian besar sektor saham tertekan kecuali sektor saham consumer nonsiklikal naik 0,12%. Sektor saham energi merosot 2,71%, sektor saham basic susut 2,61%, sektor saham industri terpangkas 1,96%.

Kemudian sektor saham consumer siklikal merosot 2,41%, sektor saham kesehatan terpangkas 1,91%, sektor saham keuangan turun 0,47%, sektor saham properti melemah 1,85%. Lalu sektor saham teknologi tergelincir 1,3%, sektor saham infrastruktur merosot 1,66% dan sektor saham transportasi melemah 1,43%.

Pada sesi pertama, harga saham ITMG melemah 3,54% menjadi Rp 23.825 per saham. Harga saham ITMG dibuka stagnan di Rp 24.700 per saham. Saham ITMG berada di level tertinggi Rp 24.700 dan terendah Rp 23.750 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.544 kali dengan volume perdagangan 8.646 saham. Nilai transaksi Rp 20,9 miliar.

Gerak Saham

Suasana kantor Bursa Efek Indonesia, Jakarta. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Harga saham BBCA menguat 1,45% menjadi Rp 4.910 per saham. Saham BBCA dibuka stagnan di Rp 4.840 per saham. Harga saham BBCA berada di level tertinggi Rp 4.980 dan terendah Rp 4.830 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 27.226 kali dengan volume perdagangan saham 1.597.319 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 784,3 miliar.

Harga saham MDKA susut 3,2% menjadi Rp 1.785 per saham. Harga saham MDKA dibuka turun menjadi Rp 1.760 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 1.845 per saham. Harga saham MDKA berada di level tertinggi Rp 1.800 dan terendah Rp 1.740 per saham. Total frekuensi perdagangan 7.987 kali dengan volume perdagangan saham 264.471 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 46,7 miliar.

Harga saham BBTN susut 1,75% menjadi Rp 840 per saham. Saham BBTN dibuka melemah lima poin menjadi Rp 850 per saham dari penutupan sebelumnya Rp 855 per saham. Harga saham BBTN berada di level tertinggi Rp 870 dan terendah Rp 835 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 2.415 kali dengan volume perdagangan saham 150.382 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,7 miliar.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya