ASEAN Bakal Luncurkan Logo Baru, Tambah Satu Batang Padi untuk Timor Leste

Organisasi ASEAN bersiap meluncurkan logo baru yang menyertakan satu batang padi tambahan, sebagai simbol keanggotaan resmi Timor Leste.

oleh Septian DenyDiterbitkan 04 November 2026, 13:00 WIB
Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Ina Hagniningtyas Krisnamurthi saat media gathering di Kantor Kemlu, Rabu (4/11/20260 . (Liputan6.com/Septian Deny)

 

Liputan6.com, Jakarta - ASEAN akan meluncurkan logo baru dengan penambahan satu batang padi sebagai simbol bergabungnya Timor Leste sebagai anggota resmi organisasi kawasan tersebut. Peluncuran logo baru ini dijadwalkan menjadi salah satu agenda dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) ke-49 ASEAN pada 16–18 November 2026 di Metro Manila, Filipina.

Direktur Jenderal Kerja Sama ASEAN Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Ina Hagniningtyas Krisnamurthi, mengatakan penambahan satu batang padi pada logo ASEAN tersebut mencerminkan keanggotaan Timor Leste di dalam organisasi kawasan Asia Tenggara.

"Salah satu yang akan dilakukan oleh KTT juga adalah launching, peluncuran logo baru ASEAN dengan menambah satu batang padi, sehingga menggambarkan Timor Leste sebagai anggota resmi dari ASEAN melalui ratifikasi dari Cebu Protocol yang telah disepakati di KTT sebelumnya," ujar Ina di Kantor Kemlu, Rabu (4/11/2026).

KTT ke-49 ASEAN tahun ini mengusung tema Navigating Our Future, Together. Tema tersebut merefleksikan urgensi bagi negara-negara anggota untuk memperkuat konektivitas dalam menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks.

Menurut Ina, KTT kali ini menjadi pertemuan kedua di bawah kepemimpinan Filipina. Sejumlah tantangan yang berkembang belakangan ini akan menjadi perhatian ASEAN, terutama terkait ketahanan energi, ketahanan pangan, stabilitas ekonomi, hingga gangguan rantai pasok kawasan.

Selain itu, sejumlah isu strategis kawasan juga masuk dalam agenda pembahasan, termasuk aspirasi Timor Leste untuk menjadi Ketua ASEAN pada 2029.

Namun, Ina menjelaskan, rencana tersebut masih dalam proses pembahasan seiring tahapan penerimaan Timor Leste sebagai anggota ASEAN yang belum sepenuhnya rampung.

Masih terdapat sejumlah penyesuaian yang harus dilakukan Timor Leste, terutama terkait norm-setting dan penyelarasan norma hukum nasional dengan ketentuan ASEAN.

"Ini masih dalam proses karena penyerapan Timor Leste sebagai negara anggota ASEAN prosesnya belum selesai. Banyak norm-setting yang harus dilakukan oleh Timor Leste, penyesuaian norma-norma hukum nasionalnya masih belum paripurna, sehingga proses dan tahapannya masih terus berlangsung," jelasnya.

Peluncuran logo baru ASEAN dengan tambahan satu batang padi pun menjadi salah satu agenda penting dalam KTT ke-49, sekaligus menggambarkan perkembangan keanggotaan organisasi kawasan tersebut dengan bergabungnya Timor Leste.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya