Emiten ITMG Bakal Sebar Dividen Interim 2026 Rp 1,3 Triliun

PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) memakai data keuangan Juni 2026 untuk membagikan dividen interim 2026.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 02 November 2026, 21:25 WIB
Coal barging PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) (Foto: Indo Tambangraya Megah)

Liputan6.com, Jakarta - PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) akan membagikan dividen interim tahun buku 2026 sebesar US$ 74.200.000 atau Rp 1,34 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.140).

Mengutip keterbukaan informasi, Senin, (2/11/2026), PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG) membagikan dividen itu sesuai keputusan direksi yang telah disetujui dewan komisaris pada 30 Oktober 2026.

Perseroan membagikan dividen interim tahun buku 2026 dengan mempertimbangkan data keuangan per 30 Juni 2026. Perseroan mencatat laba bersij yang didapat diatribusikan kepada entitas induk sebesar US$ 105,99 juta, salkdo laba ditahan yang tidak dibatasi penggunaannya sebesar US$ 1,50 miliar, dan total ekuitas sebesar US$ 1,91 miliar.

Berikut jadwal pembagian dividen interim 2026:

  • Tanggal cum dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 10 November 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar regular dan pasar negosiasi pada 11 November 2026
  • Tanggal cum dividen di pasar tunai pada 12 November 2026
  • Tanggal ex dividen di pasar tunai pada 13 November 2026
  • Tanggal daftar pemegang saham (DPS) yang berhak atas dividen tunai pada 12 November 2026, waktu: 16.00
  • Tanbgal pembayaran dividen pada 18 November 2026

Berdasarkan data RTI, harga saham ITMG ditutup naik 0,30% menjadi Rp 24.975 per saham. Harga saham ITMG dibuka stagnan di Rp 24.900 per saham. Harga saham ITMG berada di level tertinggi Rp 25.100 dan terendah Rp 24.575 per saham. Total frekuensi perdagangan 2.451 kali dengan volume perdagangan 10.707 saham. Nilai transaksi harian saham Rp 26,6 miliar.

Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) hari ini ditutup menguat menguat 0,79% ke 5.096,83.Indeks saham LQ45 naik 0,53% menjadi 517,88. Sebagian besar indeks saham acuan menghijau.

 

Sektor Saham

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) (BAY ISMOYO/AFP)

Pada awal pekan ini, IHSG berada di level tertinggi 5.125,73 dan level terendah 4.981,51. Sebanyak 285 saham melemah sehingga menahan kenaikan IHSG. 315 saham menguat dan 118 saham diam di tempat. Total frekuensi perdagangan saham 1.451.088 kali dengan volume perdagangan saham 35,4 miliar saham. Nilai transaksi harian saham Rp 12,4 triliun. Posisi dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.123.

Mayoritas sektor saham menghijau. Sektor saham basic naik 2,12%, dan catat kenaikan tertinggi. Sektor saham energi menanjak 1,53%, sektor saham industri bertambah 0,76%. Lalu sektor saham consumer nonsiklikal menanjak 0,04%, sektor saham consumer siklikal bertambah 0,30%, sektor saham keuangan naik 0,39%, dan sektor saham infrastruktur menguat 1,4%.

Sementara itu, sektor saham kesehatan merosot 0,64%, sektor saham properti turun 0,22%, sektor saham teknologi terpangkas 0,16% dan sektor saham transportasi susut 0,125.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya