Liputan6.com, Jakarta - Dua bersaudara yang menyekap satu keluarga selama sembilan jam di bawah ancaman senjata api di Minnesota demi mendapatkan kripto US$ 8 juta atau Rp 145,06 miliar (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 18.130) dijatuhi hukuman sekitar 15 tahun untuk masing-masing pelaku pada Jumat, 30 Oktober 2026.
Mengutip the block, Minggu (1/11/2026), dua pria asal Texas, Raymond Christian Garcia dan Isiah Angelo Garcia masing-masing divonis hukuman 15 tahun dan 15,5 tahun penjara atas peran mereka dalam perampokan bersenjata yang terjadi pada September 2025 itu, menurut pernyataan yang dirilis oleh Kantor Kejaksaan Amerika Serikat untuk Distrik Minnesota.
Advertisement
Putusan ini dijatuhkan setelah kedua bersaudara tersebut mengaku bersalah atas satu dakwaan tindak pidana perampokan yang mengganggu perdagangan pada Juni lalu. Pada September 2025, Isiah Garcia memaksa salah satu korban sang ayah untuk masuk ke dalam akun kripto miliknya dan mentransfer dana ke dompet kripto yang disediakan oleh saudaranya.
Jaksa sebelumnya mengungkapkan kedua pelaku kemudian menyadari sang ayah masih memiliki dana kripto lain yang tersimpan dalam "dompet kripto berbentuk hard drive" di sebuah kabin yang berjarak tiga jam perjalanan.
Kemudian, putra korban berhasil menghubungi layanan darurat 911, yang membuat kedua pelaku melarikan diri. Namun, mereka akhirnya terlacak berkat bukti berupa struk dari restoran Wendy's, rekaman pengawasan yang memperlihatkan Raymond Garcia menyewa kamar motel di Roseville, Minnesota, serta mobil sewaan. Temuan ini menuntun polisi menuju kediaman mereka di Waller, Texas.
Tindakan Terencana
Agen Khusus yang memimpin Kantor Lapangan FBI di Minneapolis, Christopher D. Dotson, menyatakan tindakan kedua bersaudara tersebut telah direncanakan dengan target tertentu dan tergolong "sangat kejam."
"Raymond dan Isiah Garcia melanggar kesucian sebuah rumah, menculik korban, meneror satu keluarga di bawah ancaman senjata api selama berjam-jam, serta mengguncang seluruh komunitas melalui tindakan kekerasan dan keserakahan yang nekat," ujar Dotson dalam sebuah pernyataan pada Jumat.
Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.