Laba Emiten SMDR Tumbuh 18% hingga September 2026

PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) mencatat pertumbuhan pendapatan 13,26% menjadi US$ 647,37 juta dan laba bersih naik 18,02% jadi US$ 50,85 juta.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 31 Oktober 2026, 22:25 WIB
Kegiatan angkut kontainer ekspor dan impor oleh Samudera Indonesia (dok: SI)

Liputan6.com, Jakarta - PT Samudera Indonesia Tbk (SMDR) mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba bersih hingga kuartal III 2026. Pertumbuhan kinerja keuangan itu didukung dari layanan shipping yang telah menjangkau 28 negara dan melayani 59 pelabuhan.

Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (31/10/2026), PT Samudera Indonesia Tbk meraup pendapatan dari kontrak dengan pelanggan US$ 647,37 juta hingga September 2026. Pendapatan Perseroan naik 13,26% dari periode sama tahun sebelumnya US$ 571,55 juta.

Biaya jasa naik 15,04% menjadi US$ 533,61 juta dari periode sama tahun sebelumnya US$ 463,81 juta. Seiring hal itu, laba bruto Perseroan naik 5,58% menjadi US$ 113,76 juta dari Januari-September 2025 sebesar US$107,74 juta. Earning Before Interest, Tax, Depreciation and Amortization (EBITDA) naik 39%.

Perseroan mencatat kenaikan beban umum dan administrasi naik menjadi US$ 38,37 juta hingga September 2026 dari September 2025 sebesar US$ 35,87 juta.

Perseroan mencatat kenaikan keuntungan selisih kurs menjadi US$ 8,16 juta hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya US$ 3,84 juta.Perseroan meraup keuntungan penjualan aset tetap menjadi US$ 4,85 juta dari periode kuartal III 2025 sebesar US$ 400.013.

Selain itu, biaya keuangan naik menjadi US$ 23,65 juta hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya US$ 20,51 juta. Pendapatan bunga turun menjadi US$ 10,45 juta hingga September 2026 dari September 2025 sebesar US$ 11,60 juta. Perseroan mencatat laba entitas asosiasi turun menjadi US$ 3,17 juta hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya US$ 3,20 juta.

Seiring kinerja keuangan itu, Perseroan mencatat laba periode berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik 18,02% menjadi US$ 50,85 juta hingga September 2026 dari periode sama tahun sebelumnya US$ 43,08 juta. Perseroan mencatat laba per saham dasar stabil di US$ 0,003.

 

 

Aset SMDR

Kegiatan angkut kontainer ekspor dan impor oleh Samudera Indonesia (dok: SI)

Mengutip keterangan resmi, Perseroan mencatat saat ini layanan shipping telah menjangkau 28 negara, melayani 59 pelabuhan dengan 40 rute layanan yang meliputi Asia Tenggara, Far-East, Timur Tengah, Indian Subcontinent dan Intra-Europe. “Tentunya Indonesia dan Asia Tenggara adalah market utama yang memberikan kontribusi bagi Samudera,” ujar Direktur Utama Samudera Indonesia, Bani Mulia.

Ia menuturkan, hal ini tercermin dari akan bertambahnya suprastruktur Pelabuhan Patimban yang akan tiba dalam waktu depat.

Bani menuturkan, Samudera Indonesia telah memesan lima unit kapal baru dari China, yang terdiri dari tiga kapal peti kemas dan dua kapal chemical tanker. Kapal ini akan beroperasi di rute internasional, serta pasar domestik Indonesia dan Jepang dengan target penerimaan mulai 2027.

Sementara itu, Perseroan mencatat ekuitas naik menjadi US$ 808,06 juta hingga September 2026 dari Desember 2025 sebesar US$773,48 juta. Liabilitas Perseroan naik menjadi US$ 694,53 juta hingga September 2026 dari Desember 2025 sebesar US$ 652,81 juta.

Aset Perseroan naik menjadi US$ 1,50 miliar hingga Septemebr 2026 dari Desember 2025 sebesar US$ 1,42 miliar. Perseroan kantongi kas dan setara kas US$ 342,28 juta hingga September 2026 dari Desember 2025 sebesar US$ 317,73 juta.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya