Liputan6.com, Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menargetkan penghimpunan dana sebesar Rp 24 triliun melalui program Penawaran Umum Berkelanjutan (PUB) Obligasi Berkelanjutan VIII Sarana Multigriya Finansial.
Mengutip keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), Sabtu (31/10/2026), SMF telah menerbitkan obligasi secara bertahap sejak 2025 sebagai bagian dari program tersebut.
Advertisement
Perseroan telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VIII Sarana Multigriya Finansial Tahap I Tahun 2025 dengan nilai pokok Rp 1,575 triliun. Selanjutnya, SMF menerbitkan Obligasi Berkelanjutan VIII Tahap II Tahun 2026 senilai Rp 2,005 triliun dan Tahap III Tahun 2026 sebesar Rp 1,8 triliun. Dengan demikian, total penerbitan obligasi dari ketiga tahap tersebut mencapai Rp 5,38 triliun.
SMF juga merencanakan pencatatan Obligasi Berkelanjutan VIII Sarana Multigriya Finansial Tahap IV Tahun 2026 dengan nilai pokok sebesar Rp 1,532 triliun di BEI. Apabila penerbitan Tahap IV tersebut terealisasi sesuai rencana, total nilai pokok obligasi yang telah diterbitkan sejak Tahap I hingga Tahap IV akan mencapai sekitar Rp 6,91 triliun.
SMF Kantongi Efektivitas Pernyataan Pendaftaran dari OJK SMF sebelumnya telah menyampaikan pernyataan pendaftaran untuk program PUB Obligasi Berkelanjutan VIII kepada Kepala Eksekutif Pengawas Pasar Modal Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melalui surat Nomor S-0792/DIR/SMF/III/2025 pada 26 Maret 2025. Pernyataan pendaftaran tersebut disampaikan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan di bidang pasar modal.
Selanjutnya, perseroan menerima surat dari OJK Nomor S-67/D.04/2025 tertanggal 26 Juni 2025 mengenai pemberitahuan efektifnya pernyataan pendaftaran. Selain program obligasi dengan target Rp 24 triliun, SMF juga memiliki tiga program penawaran umum berkelanjutan lainnya.
Target Penghimpunan Dana
Ketiga program tersebut meliputi PUB Sukuk Musyarakah Berkelanjutan II dengan target Rp 2,5 triliun, PUB Obligasi Berwawasan Sosial Berkelanjutan II senilai Rp 11 triliun, serta PUB Sukuk Musyarakah Berwawasan Sosial Berkelanjutan II dengan target Rp 2,5 triliun.
Secara keseluruhan, keempat program penawaran umum berkelanjutan tersebut memiliki target penghimpunan dana sebesar Rp 40 triliun. Dalam keterbukaan informasi tersebut, SMF menyampaikan rencana pencatatan Obligasi Berkelanjutan VIII Sarana Multigriya Finansial Tahap IV Tahun 2026 dengan nilai pokok Rp 1,532 triliun.
Rencana pencatatan tersebut mengacu pada Persetujuan Prinsip Pencatatan Efek Bersifat Utang dari BEI Nomor S-03893/BEI.PPE3/04-2025 tertanggal 24 April 2025.