Asisten AI Ini Bisa Bantu Pesan Tiket hingga Susun Itinerary

Asisten AI dalam aplikasi ini membantu pengguna mencari inspirasi, menyusun itinerary, hingga melakukan transaksi tanpa perlu berpindah platform.

oleh IskandarDiterbitkan 31 Oktober 2026, 15:16 WIB
The open-source AI project Clawdbot has officially changed its name to Moltbot. Here's the reason for the change, its key features, and the controversy surrounding it. (Unsplash/Omar Lopez Rincon)

Liputan6.com, Jakarta - Platform perjalanan digital Agoda meningkatkan pengalaman pemesanan penerbangan dan akomodasi dengan asisten AI, setelah lebih dari dua dekade beroperasi.

Uji coba terbatas yang digelar pada September 20206 kini resmi diperluas ke 21 negara, termasuk Indonesia. Inovasi ini menghadirkan fitur asisten AI di dalam aplikasi untuk membantu pengguna mencari inspirasi, menyusun itinerary, hingga menyelesaikan transaksi secara langsung tanpa perlu berpindah platform.

Chief Executive Officer Agoda, Omri Morgenshtern, mengatakan saat ini proses perencanaan perjalanan masih tersebar di berbagai platform. Orang harus berpindah-pindah antara aplikasi, tab, pesan, hingga spreadsheet hanya untuk mengatur satu perjalanan.

"Melalui Asisten AI Agoda, kami ingin mengubah pengalaman tersebut. Kami menghadirkan asisten cerdas yang dapat memahami preferensi dan kebutuhan perjalanan setiap wisatawan, serta menyesuaikan rekomendasinya," ujar Omri dalam keterangannya, Sabtu (31/10/2026).

Ia menambahkan, tujuan perusahaan adalah untuk mengurangi berbagai pekerjaan berulang dalam merencanakan perjalanan, sehingga wisatawan dapat mengambil keputusan dengan lebih percaya diri.

Selama ini, perencanaan liburan sering kali merepotkan wisatawan karena harus membuka banyak aplikasi sekaligus, mulai dari percakapan AI, mesin pencari, situs ulasan, hingga peta digital.

Masalah lain kerap muncul ketika rekomendasi yang ditemukan tidak memiliki kejelasan harga atau ketersediaan pada tanggal yang diinginkan.

Kehadiran asisten cerdas ini memangkas proses rumit tersebut dengan menghubungkan layanan percakapan langsung ke lebih dari 6 juta pilihan akomodasi, penerbangan, tur, dan atraksi wisata milik Agoda.

 

Bagaimana Cara Menggunakannya?

Dalam penerapannya, pengguna cukup memasukkan perintah sederhana, misalnya seperti menyusun itinerary liburan keluarga lima hari ke Osaka.

Sistem akan secara otomatis membandingkan area wisata, merekomendasikan tempat makan, serta menampilkan pilihan hotel dan tiket pesawat yang tersedia secara real-time.

Seluruh detail rencana tersimpan dalam satu tampilan terpadu yang memudahkan wisatawan memantau tempat impian maupun transaksi yang sedang berjalan. 

 

Gandeng OpenAI dan Google

Fleksibilitas teknologi ini didukung oleh integrasi kecerdasan buatan multi-platform. Agoda memanfaatkan model OpenAI untuk mendukung percakapan yang natural, serta Gemini dengan Google Maps Grounding untuk menyajikan data lokasi terkini, termasuk rating, jam operasional, dan foto tempat wisata.

Hasil uji coba versi beta menunjukkan respons positif dari pasar. Pengguna yang memanfaatkan fitur perencana berbasis AI ini tercatat lebih sering melakukan pemesanan paket terpadu--menggabungkan hotel, transportasi, dan tiket masuk atraksi--dalam satu rangkaian transaksi.

 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya