3 Keputusan Krusial Michael Carrick untuk Bangkitkan Manchester United

Michael Carrick menghadapi tekanan jelang Chelsea vs Manchester United

oleh Asad ArifinDiterbitkan 28 Oktober 2026, 19:12 WIB
Pelatih kepala Manchester United asal Inggris Michael Carrick memberi isyarat di tepi lapangan selama pertandingan Liga Inggris antara Manchester United dan Bournemouth di Old Trafford di Manchester, barat laut Inggris, pada 25 Oktober 2026. (Darren Staples/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United menghadapi ujian penting saat bertandang ke markas Chelsea pada pekan kesembilan Premier League, Sabtu (31/10) malam WIB. Laga di Stamford Bridge menjadi kesempatan bagi Michael Carrick untuk memperbaiki performa tim.

Tekanan terhadap Carrick meningkat setelah Manchester United menelan dua kekalahan beruntun dari Como dan Bournemouth. Meski demikian, petinggi klub dikabarkan masih memberinya kesempatan untuk membenahi tim.

Setan Merah membutuhkan hasil positif untuk meredakan tekanan sekaligus memperbaiki konsistensi permainan. Carrick pun harus menentukan komposisi pemain yang tepat untuk menghadapi Chelsea asuhan Xabi Alonso.

Menurut ulasan Sports Mole, ada tiga keputusan penting yang perlu diambil Carrick menjelang pertandingan tersebut. Ketiganya menyangkut Bruno Fernandes, Lisandro Martinez, dan Matheus Cunha.


Mengembalikan Bruno Fernandes ke Starting XI

Bruno Fernandes dari Manchester United menyapa setelah pertandingan Premier League Summer Series antara Manchester United dan Everton FC di Stadion Mercedes-Benz pada 3 Agustus 2025 di Atlanta, Georgia. (AJ Reynolds/Getty Images via AFP)

Bruno Fernandes berpeluang kembali menjadi starter setelah hanya duduk di bangku cadangan saat melawan Bournemouth. Sebelumnya, kapten Manchester United itu mengkritik taktik Carrick seusai kekalahan 1-4 dari Como.

Fernandes tetap memiliki peran penting dalam kreativitas serangan Setan Merah. Kemampuannya menciptakan peluang dapat membantu Manchester United membongkar pertahanan Chelsea.

Namun, performanya musim ini belum mencapai standar terbaik. Sikapnya selama dan setelah pertandingan melawan Como juga menjadi sorotan.

Carrick harus menentukan apakah Fernandes kembali dimainkan sejak awal atau tetap dicadangkan. Keputusan tersebut dapat memengaruhi kreativitas tim sekaligus dinamika ruang ganti.


Memperkuat Pertahanan dengan Lisandro Martinez

Bek Manchester United, Lisandro Martinez, saat laga kontra Leeds United di Elland Road, pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027, Minggu (18/10/2026). (Paul Ellis/AFP)

Manchester United baru mencatatkan satu clean sheet musim ini, yakni saat menghadapi Sabah di Liga Champions pada September. Catatan tersebut menunjukkan persoalan yang perlu dibenahi Carrick di lini pertahanan.

Lisandro Martinez berpeluang kembali menjadi pilihan setelah pulih dari masalah paha. Bek Argentina itu telah tampil sebagai pemain pengganti saat menghadapi Bournemouth.

Meski belum konsisten musim ini, Martinez dinilai menawarkan opsi lebih tangguh dibandingkan Ayden Heaven. Heaven kembali mengalami kesulitan dalam pertandingan melawan Bournemouth.

Carrick perlu memastikan kesiapan Martinez sebelum menurunkannya sebagai starter. Kehadirannya diharapkan membantu Manchester United meredam serangan Chelsea di Stamford Bridge.


Memberi Matheus Cunha Kesempatan Bangkit

Matheus Cunha dari Manchester United melakukan selebrasi setelah timnya mengalahkan Ipswich Town dalam pertandingan Liga Inggris di Manchester, Inggris, Minggu, 30 Agustus 2026. (AP Photo/Dave Thompson)

Matheus Cunha belum tampil konsisten dan beberapa kali bergantian mengisi susunan pemain utama. Penyerang Brasil itu juga belum memberikan dampak maksimal setelah masuk sebagai pemain pengganti melawan Bournemouth.

Meski demikian, Cunha telah mencatatkan empat kontribusi gol dalam delapan pertandingan Premier League musim ini. Ia juga pernah mencetak gol di Stamford Bridge pada musim lalu.

Cunha dinilai lebih menjanjikan dibandingkan Mason Mount untuk mengisi sisi kiri serangan. Penempatannya dapat memberi ruang bagi Amad Diallo di kanan dan Bryan Mbeumo di tengah.

Carrick kini perlu menentukan apakah laga melawan Chelsea menjadi momentum bagi Cunha untuk bangkit. Penyerang berusia 27 tahun itu juga memiliki catatan lima gol dalam tujuh penampilan melawan Chelsea di Premier League.

Sumber: SportsMole


Klasemen Premier League 2026/2027

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya