Ge Pamungkas Beberkan Sifat Karakternya di Film Filosofi Teras

Ge Pamungkas ambil pelajaran dari karakter yang ia mainkan.

oleh Afradhiya N. RDiterbitkan 28 Oktober 2026, 23:43 WIB
Ge Pamungkas di film Film Filosofi Teras. (Instagram/ filmfilosofiteras)

Liputan6.com, Jakarta - Filosofi Teras menggelar konferensi pers poster dan soundtrack di kawasan Jakarta pada Selasa, (27/10/2026). Ge Pamungkas yang hadir dalam acara tersebut mengundang gelak tawa penonton dengan lawakannya hingga pantun yang ia lantunkan.

Saat ditanya mengenai pendalaman karakter yang ia lakukan, ia menjawab bahwa dirinya lebih banyak mendapatkan pelajaran dari Dio, karakter yang dimainkan Ge Pamungkas. Menurutnya, Dio adalah karakter yang tahu apa yang seharusnya dilakukan.

“Karena Dio ini benar-benar dia tuh paham kalau misalkan banyak banget hal di luar sana tuh yang nggak bisa kita kendalikan. Tapi Dio hanya fokus dengan apa yang kita bisa kendalikan yaitu adalah reaksi kita,” ungkap Ge Pamungkas.

Aktor yang juga komika itu menegaskan bahwa terdapat pilihan dalam menentukan keputusan. Ge Pamungkas tak lupa memberikan contoh yang relevan dengan yang terjadi belakangan ini pada momen itu.

“Kita mendengarkan berita-berita tentang yang kita tidak suka. Ya, kita punya pilihan untuk apakah kita keluarkan hate speech atau kita keluarkan hate speech,” tuturnya yang diikuti tawa seisi ruangan.

 


Ge Pamungkas Ungkap Pilihan yang Selalu Diambil Dio

Ge Pamungkas, di samping sutradara yang mengangkat mic dalam konferensi pers official poster & soundtrack film Filosofi Teras di kawasan Jakarta pada, (27/10/2026). (Liputan6.com/Afradhiya N. R)

Ge Pamungkas melanjutkan kata-katanya dengan menyebut karakter Dio sadar betul dengan keadaan yang tak selalu berjalan selaras dengan keinginannya sehingga dirinya selalu mengambil pilihan yang lebih efektif, yakni mengendalikan diri sendiri.

“Jadi, kita bagaimana cara kita itu menahan untuk semuanya itu. Ada beberapa hal yang kita tidak bisa kendalikan, ada beberapa hal yang di luar ekspektasi kita. Tapi Dio itu selalu memilih yang dia bisa kendalikan adalah reaksi dia. Reaksi dia itu tuh. Jangan ambil pusing. Jangan menjadi orang yang lebih yang kamu tidak sukai depannya,” ucapnya.

 


Kiki Narendra Ungkap Tantangan Jadi Marwan di Filosofi Teras

Kiki Narendra, mengangkat mic dalam konferensi pers official poster & soundtrack film Filosofi Teras di kawasan Jakarta pada, (27/10/2026). (Liputan6.com/Afradhiya N. R)

Tak hanya Ge Pamungkas, Kiki Narendra juga hadir dan menceritakan tantangannya dalam menjadi Marwan, seorang ayah di film Filosofi Teras. Ia mengaku dirinya banyak mencontoh bagaimana orang tuanya mendidiknya. Hal itu ia aplikasikan dalam perannya sebagai Marwan.

“Sebenarnya selalu menantang untuk menjadi Bapak di sebuah karakter. karena ini bukan saya pengumuman, saya belum berkeluarga, saya belum menikah. Tapi saya banyak sekali berkaca pada keluarga saya, Bapak Ibu saya bagaimana mendidik saya, bagaimana ngatur anak-anaknya dengan segala tingkah polahnya, itu saya copy di karakter ini,” ucap Kiki Narendra.

Lanjut Baca:

Aktor berbakat ini juga mengaku dirinya tak hanya mendalami karakter Marwan, namun dirinya juga harus mendalami karakter anak-anak dari karakter Marwan. “Justru dengan karakter Marwan ini, aku bukan cuma ngulik karakter sendiri, tapi aku juga harus ngulik karakter dari tiga anakku ini. Bagaimana si paling sulung ini jadi seperti itu, bagaimana anak kedua dengan sindrom anak keduanya, si paling bungsu dengan segala rebel-nya,” jelas aktor itu.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya