Pramono Klaim Modifikasi Cuaca Bantu Sukseskan Jakarta Running Festival

Pramono Anung menyebutmodifikasi cuaca selama dua hari penyelenggaraan Jakarta Running Festival membantu menurunkan polusi udara dan mengantisipasi hujan di sejumlah wilayah.

oleh Winda NelfiraDiterbitkan 25 Oktober 2026, 19:04 WIB
Gubernur Jakarta Pramono Anung di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta. (Istimewa)

Liputan6.com, Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyebut Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) membantu menurunkan polusi udara di Jakarta selama penyelenggaraan Jakarta Running Festival (JRF) pada 24–25 Oktober 2026.

Pramono mengatakan, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melaksanakan OMC selama dua hari untuk mengantisipasi kondisi cuaca selama acara berlangsung. Menurutnya, langkah tersebut turut membuat kondisi udara terasa lebih nyaman bagi masyarakat.

BACA JUGA: Deretan Artis Enzy - Nirina Turun Ramaikan JRF 2026, Momen Outfit Lebah Dokter Tirta Jadi Sorotan

“Memang bagaimanapun Pemerintah DKI Jakarta telah mengalokasikan budget untuk melakukan OMC. Dan kita melihat dengan OMC ini polusinya turun, masyarakatnya juga lebih happy,” kata Pramono di Museum Sumpah Pemuda, Jakarta Pusat, Minggu (25/10/2026).

Ia mengaku telah menginstruksikan pelaksanaan OMC selama dua hari bertepatan dengan kegiatan olahraga tersebut.

“Dan memang secara jujur saya memerintahkan untuk diadakan OMC (Operasi Modifikasi Cuaca) selama dua hari,” ujarnya.

Pramono mengatakan hujan turun di sejumlah wilayah Jakarta selama pelaksanaan OMC.

Wilayah yang disebutnya mengalami hujan antara lain kawasan perbatasan Jakarta Timur, Jakarta Selatan, Jakarta Barat, serta Menteng.

 

Singgung Suksesnya Konser Kanye West

Jakarta Running Festival 2026 yang digelar di kawasan Istora Senayan, Jakarta, Sabtu (24/10/2026). (Bola.com/Juventus Filadelfia).

Pramono juga menyampaikan pengamatannya terhadap angka kualitas udara saat membuka flag-off kategori maraton penuh JRF sekitar pukul 04.00 WIB. Menurut Pramono, angka yang diamatinya berada di level 61, kemudian naik menjadi 68 dan mencapai 80 pada siang hari.

Pramono turut menyinggung penyelenggaraan konser Ye di kawasan Gelora Bung Karno (GBK) pada malam sebelumnya.

Ia mengatakan hujan tidak turun di kawasan tersebut selama acara berlangsung.

“Dengan demikian, berlangsungnya Jakarta Running Festival dan juga konser Ye yang malam itu kalau kita mau, sebenarnya bisa kita turunkan hujan di GBK, tapi kan akan mengganggu konser yang ada. Sehingga di GBK kemarin sama sekali tidak tersentuh hujan, tapi di beberapa daerah lainnya tersentuh hujan,” kata Pramono.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya