Liputan6.com, Jakarta - Liburan akhir tahun kerap dimanfaatkan keluarga untuk mengajak anak berwisata. Sebelum berangkat, orangtua perlu menyesuaikan perlengkapan dengan tujuan perjalanan dan aktivitas yang akan dilakukan.
Keluarga yang berencana menghabiskan waktu di luar ruangan, misalnya, dapat membawa tabir surya, tisu basah, dan losion antinyamuk sesuai kebutuhan. Pemilihan produk perawatan anak perlu memperhatikan keterangan usia dan petunjuk penggunaan pada kemasan.
Advertisement
Orangtua juga dapat menyiapkan topi dan pakaian yang nyaman untuk menemani anak beraktivitas. Perlengkapan tersebut sebaiknya disesuaikan dengan kondisi tempat wisata agar keluarga tidak perlu membawa barang berlebihan.
"Melalui Tokopedia dan TikTok Shop, kami dapat menjangkau lebih banyak orangtua sekaligus membantu mereka memahami bagaimana produk Momami dapat memenuhi kebutuhan sehari-hari sebelum melakukan pembelian," kata Albert Tee, Marketing Manager Momami, dalam keterangannya pada Lifestyle Liputan6.com, Jumat, 23 Oktober 2026.
Ia menyambung, "Konten dari affiliate creator memperlihatkan cara penggunaan produk dalam keseharian, sedangkan LIVE Shopping memungkinkan konsumen bertanya langsung pada host sebelum membeli."
Momami merupakan merek perawatan anak asal Indonesia yang berdiri pada 2019 di bawah PT Multitrend Indo Tbk, bagian dari Kanmo Group. Perusahaan ini mengawali bisnis dengan produk tisu basah, kemudian memperluas portofolionya ke kategori sampo, sabun mandi bayi, tabir surya, dan losion antinyamuk.
Pihaknya juga menggunakan sejumlah bahan yang bersumber secara lokal dalam pengembangan produknya, termasuk minyak dedak padi, lidah buaya, dan teh hijau. Di luar pasar domestik, merek ini telah meluncurkan produk di Singapura dan menjajaki pasar ASEAN lainnya melalui kemitraan dengan distributor yang dikembangkan secara mandiri.
Promosi Produk Perawatan Anak
Untuk menjangkau konsumen, Momami memanfaatkan video pendek, kolaborasi kreator afiliasi, dan LIVE Shopping di Tokopedia serta TikTok Shop. Setiap bulan, puluhan ribu video kreator afiliasi menampilkan produk Momami.
Data internal TikTok Shop mencatat pesanan melalui LIVE Shopping tumbuh 59 persen pada kuartal I 2026 dibandingkan periode yang sama pada 2025. Pada periode tersebut, pesanan melalui video pendek meningkat 135 persen, sementara pesanan yang dihasilkan kreator afiliasi naik 170 persen.
Momami juga mencatat pertumbuhan penjualan sekitar 30 persen selama Ramadan. Perusahaan menyebut peningkatan permintaan terhadap tabir surya dan losion antinyamuk menjelang mudik Lebaran sebagai salah satu faktor yang mendorong pertumbuhan tersebut.
Pada 3 Oktober 2026, Momami menjadi merek lokal pertama yang terpilih dalam program #BeliLokal Brand Day dari Tokopedia dan TikTok Shop. Dalam kegiatan yang berlangsung di Bandung itu, Momami mengajak keluarga mengikuti playdate di kebun binatang mini
Dukung Brand Lokal
Peserta berkesempatan mengenal produk secara langsung, termasuk tabir surya dan tisu basah dengan sensasi dingin. Kegiatan tersebut juga mempertemukan pelanggan, komunitas lokal, dan kreator afiliasi.
"Kisah Momami menunjukkan bahwa produk lokal memiliki peluang lebih besar untuk berkembang ketika konsumen dapat memahami nilai dan relevansinya dalam kehidupan sehari-hari," ujar Vonny Ernita Susamto, Senior Director Tokopedia dan TikTok Shop Indonesia.
"Melalui discovery commerce, kami menghubungkan pelaku usaha dengan kreator dan konsumen, sehingga penemuan produk, akses terhadap informasi, dan pembelian dapat menjadi bagian dari pengalaman yang saling terhubung."
"Melalui #BeliLokal, kami ingin membantu lebih banyak brand Indonesia memperluas jangkauan sekaligus membangun hubungan yang lebih kuat dengan konsumen," tandasnya.