Rekam Jejak Jose Mourinho di El Clasico: 17 Laga, Cuma 5 Kali Menang

Rekam jejak Jose Mourinho di El Clasico bersama Real Madrid mencakup 17 pertandingan dengan lima kemenangan, enam hasil imbang, dan enam kekalahan.

oleh Gia Yuda PradanaDiterbitkan 25 Oktober 2026, 09:57 WIB
Pelatih Real Madrid asal Portugal, Jose Mourinho (kanan), berbicara dengan bek Real Madrid, Trent Alexander-Arnold, selama pertandingan persahabatan pramusim antara Real Madrid dan ACF Fiorentina di Klagenfurt, Austria pada 1 Agustus 2026. (WOLFGANG JANNACH/APA/AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Jose Mourinho akan kembali menjadi bagian dari perhatian menjelang duel Barcelona kontra Real Madrid pada pekan ke-10 La Liga 2026/2027. Pertandingan bertajuk El Clasico tersebut dijadwalkan berlangsung di Spotify Camp Nou pada Senin, 26 Oktober 2026, pukul 03.00 WIB.

Pelatih asal Portugal itu memiliki sejarah panjang dalam persaingan Barcelona dan Madrid. Saat menangani Los Blancos pada 2010 hingga 2013, Mourinho berulang kali menghadapi Barcelona dalam kompetisi domestik maupun Eropa, termasuk duel melawan tim asuhan Pep Guardiola yang mendominasi sepak bola Spanyol pada periode tersebut.

Dari 17 pertandingan El Clasico selama masa kepelatihannya di Madrid, Mourinho mencatatkan lima kemenangan, enam hasil imbang, dan enam kekalahan. Meski sempat menelan kekalahan telak pada pertemuan pertamanya, ia juga membawa Madrid meraih sejumlah hasil penting, termasuk kemenangan di final Copa del Rey dan keberhasilan menyingkirkan Barcelona dari semifinal kompetisi yang sama.


Awal Sulit dan Gelar Copa del Rey pada 2010/2011

Pelatih Real Madrid, Jose Mourinho (kanan), menyambut Kylian Mbappe yang meninggalkan lapangan saat diganti pada laga kontra Inter Milan di Liga Champions, di Santiago Bernabeu, Rabu (9/9/2026) dini hari WIB. (Thomas Coex/AFP)

Mourinho memulai perjalanan El Clasico bersama Madrid dengan hasil yang mengecewakan. Pada 29 November 2010, timnya kalah 0-5 dari Barcelona di La Liga. Pedro, Xavi, David Villa yang mencetak dua gol, serta Jeffren menjadi pencetak gol dalam kemenangan telak tuan rumah.

Madrid kemudian meraih hasil imbang 1-1 saat menjamu Barcelona pada April 2011. Namun, Mourinho berhasil membalas kekalahan sebelumnya dengan membawa Madrid menang 1-0 pada final Copa del Rey. Cristiano Ronaldo mencetak gol penentu pada babak tambahan waktu.

Kedua tim kembali bertemu di semifinal Liga Champions. Barcelona menang 2-0 di Santiago Bernabeu, kemudian bermain imbang 1-1 di Camp Nou. Hasil tersebut membuat Madrid tersingkir, sementara Barcelona melaju ke final dan akhirnya menjadi juara setelah mengalahkan Manchester United.


Kemenangan Penting dalam Perburuan Gelar 2011/2012

Pelatih Real Madrid asal Portugal, Jose Mourinho (tengah), berbicara dengan para pemainnya saat pertandingan pramusim antara Ferencvaros dan Real Madrid di Budapest, Hungaria, pada 8 Agustus 2026. (Attila KISBENEDEK/AFP)

Musim berikutnya kembali menghadirkan serangkaian duel sengit. Madrid dan Barcelona bermain imbang 2-2 pada leg pertama Piala Super Spanyol, tetapi Barcelona menang 3-2 pada leg kedua dan mengangkat trofi dengan keunggulan agregat 5-4.

Barcelona juga meraih kemenangan dalam dua pertemuan berikutnya, yakni di La Liga dan perempat final Copa del Rey. Madrid kalah 1-3 di Santiago Bernabeu pada Desember 2011, lalu tersingkir dari Copa del Rey setelah bermain imbang 2-2 di Camp Nou.

Lanjut Baca:

Mourinho akhirnya mendapatkan kemenangan penting pada 21 April 2012. Madrid mengalahkan Barcelona 2-1 di Camp Nou melalui gol Cristiano Ronaldo setelah Sami Khedira lebih dahulu mencetak gol untuk tim tamu. Hasil itu menjadi langkah krusial Madrid menuju gelar La Liga 2011/2012.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya