Liputan6.com, Jakarta - Raut penuh harapan menyelimuti Convention Hall SMESCO, Jakarta Selatan, pada 22–23 Oktober 2026. Di tengah ribuan pencari kerja yang memadati ajang Karir Jakarta dan Tenaga Kerja Mandiri (TKM) Expo 2026, dinding sekat yang selama ini membayangi para pencari kerja—mulai dari usia, latar belakang pendidikan, hingga keterbatasan fisik—seolah runtuh seketika.
Suasana inklusif itu begitu terasa. Semua orang menggenggam kesempatan yang sama untuk menjemput masa depan tanpa diskriminasi.
Advertisement
Langkah nyata dalam merawat kesetaraan ini ditunjukkan oleh penyedia layanan bisnis digital, Teleperformance (TP) Indonesia. Perusahaan yang 86% karyawannya bergerak di bidang customer service (CS) ini membuktikan bahwa pintu kesempatan selalu terbuka lebar bagi siapa saja.
HR Partnership TP Indonesia, Fauzi Ramadan, menyampaikan bahwa pihaknya menerima seluruh berkas pelamar tanpa batasan kuota maupun kriteria disabilitas. Selama TKM Expo 2026 berlangsung, sekitar lima pelamar penyandang tunawicara dan tunanetra telah melayangkan lamaran mereka.
“Kami tidak membatasi kriteria disabilitasnya, tetap kami terima. Nanti CV yang masuk kita sesuaikan dengan sektornya,” tutur Fauzi kepada Liputan6.com, ditulis Sabtu (24/10/2026).
Penyesuaian posisi dilakukan secara cermat agar tiap kandidat bisa mengoptimalkan kemampuannya. Pelamar tunawicara, misalnya, disesuaikan untuk posisi layanan pelanggan non-suara (non-voice) seperti respons email atau live chat.
Menariknya, TP Indonesia tidak memberikan pendampingan khusus saat bekerja. Karyawan disabilitas yang lolos seleksi akan mengikuti tahapan onboarding dan pembekalan produk (product knowledge) bersama rekan-rekan lainnya.
Pendekatan ini diterapkan agar mereka dapat beradaptasi dan belajar secara alami di lingkungan kerja yang setara.
Saat ini, TP Indonesia telah mempekerjakan karyawan disabilitas. Meski jumlahnya masih di bawah sepuluh orang karena menyesuaikan dengan penyaringan kompetensi posisi, pintu rekrutmen tetap terbuka luas bagi pelamar umum maupun berkebutuhan khusus.
Stan Paling Ramai: Merangkul Lulusan SMP, Usia 55 Tahun, hingga Tunarungu
Kehangatan bursa kerja yang memanusiakan semua orang kian terasa di stan PT Prakarsa Foods Nusantara. Antrean pelamar tampak mengular panjang sejak pagi hingga sore hari.
Ramainya antrean bukan tanpa alasan. Perusahaan yang tengah berekspansi ini membuka 28 formasi kerja dari jenjang magang hingga manajer dengan kualifikasi yang amat lentur—mulai dari lulusan SMP untuk posisi perbantuan logistik, hingga lulusan S2/S3.
Lowongan ini bahkan menyapa pencari kerja fresh graduate hingga usia 55 tahun.
Di balik keriuhan antrean, stan ini menyiapkan ruang yang hangat bagi pelamar berkebutuhan khusus. Sebanyak delapan pelamar penyandang tunarungu dan low vision dilayani dengan tangan terbuka. Enam berkas diterima di hari pertama dan dua berkas di hari kedua.
Head of People and Culture PT Prakarsa Foods Nusantara, Madeline Kamili, menegaskan bahwa ketulusan untuk belajar adalah nilai utama yang mereka cari.
"Keterbatasan fisik sama sekali bukan penghalang buat kami. Semangat belajar dan kemauan keras mereka untuk memberikan yang terbaik justru hal yang sangat kami apresiasi. Semua posisi dan tingkatan kami perlakukan merata tanpa diskriminasi," ungkap Madeline.
Ketulusan tersebut membuahkan antusiasme luar biasa. Stan Prakarsa Foods dibanjiri 949 pelamar di hari pertama dan menembus lebih dari 1.000 pelamar di hari kedua, di luar 341 berkas pendaftaran daring.
Merajut Asa Lewat 12 Ribu Lowongan
Keterbukaan lapangan kerja ini sejalan dengan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi (Nakertransgi).
Mengusung semangat “Jakarta Bekerja”, Pemprov DKI memfasilitasi 12 ribu lowongan pekerjaan yang melibatkan 65 perusahaan dalam negeri dan 10 perusahaan luar negeri.
Kepala Dinas Nakertransgi DKI Jakarta, Syaripudin, menegaskan bahwa ajang ini memang dirancang inklusif untuk menyerap seluruh lapisan masyarakat.
Bagi masyarakat yang belum sempat hadir secara tatap muka, peluang menjemput impian masih terbuka secara daring melalui laman karir.jakarta.go.id hingga 29 Oktober 2026.