BCA Bidik Potensi Transaksi Rp 1,9 Miliar dari Promosi Desa Wisata Binaan

PT Bank Central Asia Tbk (BCA) memperluas promosi desa wisata binaan ke pasar internasional lewat ajang ITB Berlin dan Mega Famtrip 2026.

oleh Tira SantiaDiterbitkan 23 Oktober 2026, 17:30 WIB
Gedung BCA (Dok: BCA)

Liputan6.com, Jakarta - PT Bank Central Asia Tbk (BCA) mencatat potensi nilai transaksi Rp 1,9 miliar dari upaya perluasan akses pasar internasional bagi desa wisata binaan pada 2026. BCA memperluas promosi tersebut melalui partisipasi di ITB Berlin dan kegiatan Mega Familiarization Trip (Famtrip) yang melibatkan 50 agen perjalanan mancanegara.

EVP Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan perluasan akses pasar menjadi tahap penting untuk menghubungkan potensi wisata desa dengan kebutuhan wisatawan internasional.

“Setelah kualitas dan kapasitas internal warga desa siap, penyediaan akses pasar menjadi tahapan krusial agar potensi wisata pedesaan terhubung secara presisi dengan kebutuhan pasar internasional,” kata Hera kepada wartawan, Jumat (23/10/2026).

Melalui program Bakti BCA, perseroan menggelar Mega Famtrip di Desa Wisata Bukit Peramun, Kepulauan Bangka Belitung, pada 13 Oktober 2026 dan Wisata Wayang Desa Wukirsari, DI Yogyakarta, pada 19 Oktober 2026. Kegiatan tersebut mempertemukan pengelola desa wisata dengan 50 *Travel Agent & Tour Operator* (TATO) dari berbagai negara untuk memperkenalkan paket wisata dan membuka peluang kemitraan.

Bukit Peramun menawarkan wisata konservasi hutan, satwa endemik tarsius, serta inovasi Hutan Digital berbasis kode QR. Sementara itu, Wisata Wayang Wukirsari mengandalkan pengalaman budaya melalui kerajinan tatah sungging wayang kulit dan kuliner khas Yogyakarta.

 

Perluasan Akses Pasar Luar Negeri

BCA mencatat pendapatan desa wisata binaan melalui perluasan akses pasar luar negeri mencapai Rp 536 juta selama 2024–2025. Sementara itu, kontribusi perseroan terhadap pendapatan desa wisata dan UMKM mencapai Rp 2,22 miliar pada semester I-2026, terdiri atas Rp 1,92 miliar dari sektor UMKM dan Rp 301 juta dari paket wisata.

Hera mengatakan BCA menjalankan program Desa Bakti BCA melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penguatan kelembagaan, promosi, dan pembentukan jaringan kemitraan berkelanjutan.

“BCA meyakini bahwa perseroan tumbuh dan berkembang bersama masyarakat,” ujar Hera.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya