Paus Leo Kembali Sapa Umat dari Mobil Kepausan Usai Operasi Kanker

Paus Leo XIV kembali menyapa umat di Lapangan Santo Petrus dengan mobil kepausan terbuka, delapan hari usai operasi kanker paru-paru.

oleh Septian DenyDiterbitkan 22 Oktober 2026, 11:00 WIB
Audiensi ini merupakan salah satu tradisi penting dalam kehidupan Gereja Katolik. (Filippo MONTEFORTE/AFP)

Liputan6.com, Vatikan - Paus Leo XIV untuk pertama kalinya kembali menaiki mobil kepausan terbuka dan menyapa umat di Lapangan Santo Petrus, Vatikan, pada Rabu (21/10), delapan hari setelah menjalani operasi kanker paru-paru. Ia melambaikan tangan kepada para peziarah, tersenyum, dan memberkati bayi saat berkeliling lapangan.

Dikutip dari Channel News Asia, Kamis (22/10/2026), pemimpin Gereja Katolik berusia 71 tahun itu berdiri di bagian belakang mobil kepausan saat kendaraan tersebut melintasi lapangan. Ia juga beberapa kali berhenti untuk berbincang dengan umat yang hadir dalam audiensi umum pertamanya sejak 7 Oktober.

Kehadiran Leo di tengah umat menjadi bagian dari kembalinya ia secara bertahap menjalankan tugas sebagai pemimpin sekitar 1,4 miliar umat Katolik di seluruh dunia. Pada Minggu sebelumnya, ia telah berjanji akan perlahan-lahan kembali menjalankan tanggung jawabnya.

Leo menjalani operasi pada 13 Oktober untuk mengangkat lobus bawah paru-paru kanannya setelah didiagnosis menderita adenokarsinoma paru-paru, jenis kanker paru-paru yang paling umum.

Diagnosis tersebut mengejutkan banyak pihak, mengingat Leo baru terpilih sebagai paus pada Mei 2025 dan merupakan paus termuda dalam beberapa dekade terakhir. Kondisi kesehatannya juga memunculkan pertanyaan mengenai bagaimana kepemimpinannya akan berjalan ke depan.

Paus Leo Berterima Kasih atas Doa Umat

Audiensi umum pada Rabu berlangsung dengan format seperti biasanya. Ribuan umat mulai berdatangan beberapa jam sebelum acara dimulai pada pukul 09.45 waktu setempat, meski cuaca mendung dan gerimis menyelimuti Lapangan Santo Petrus.

Dalam sambutan pembuka pada acara yang berlangsung selama 50 menit itu, Leo menyampaikan terima kasih kepada umat yang terus memberikan dukungan dan doa selama dirinya menjalani perawatan.

"Hal pertama yang ingin saya sampaikan kepada kalian adalah terima kasih atas dukungan dan doa," kata Leo. Ia tidak secara khusus membahas kondisi kesehatannya.

"Syukur kepada Tuhan atas kemurahan-Nya," ujar Leo dengan suara yang jelas, disambut sorak-sorai umat yang hadir.

"Mari kita memperbarui kepercayaan kita pada kebaikan dan belas kasih Tuhan," lanjutnya.

Setelah berkeliling lapangan dengan mobil kepausan, Leo menyampaikan khotbah dalam bahasa Italia. Ia kemudian memberikan salam singkat dalam tujuh bahasa lain, lebih sedikit dibandingkan sembilan bahasa yang digunakan pada audiensi sebelumnya.

 

Jadwal Kunjungan Paus Leo Masih Belum Pasti

Paus Leo XIV memimpin misa pada Jumat (9/5/2025), bersama Dewan Kardinal di dalam Kapel Sistina di Vatikan sehari setelah terpilih sebagai Paus ke-267 Gereja Katolik Roma. (Dok. Vatican Media via AP)

Dokter Leo menyatakan operasi yang dijalaninya berhasil diselesaikan tanpa komplikasi. Namun, mereka belum mengungkapkan ukuran tumor maupun apakah kanker telah menyebar ke kelenjar getah bening di sekitarnya. Kedua faktor tersebut menjadi pertimbangan penting dalam menentukan prognosis penyakitnya.

Vatikan juga belum memberikan kepastian mengenai jadwal kegiatan Leo setelah audiensi umum pada Rabu.

Paus dijadwalkan mengunjungi Uruguay, Argentina, dan Peru pada 6-17 November. Perjalanan tersebut termasuk salah satu rangkaian kunjungan paling padat yang direncanakan bagi seorang pemimpin Gereja Katolik dalam beberapa dekade terakhir.

Meski demikian, belum dapat dipastikan apakah perjalanan itu akan berlangsung sesuai jadwal.

Dokter bedah utama Leo menyatakan sang paus berpeluang pulih sepenuhnya tepat waktu untuk melakukan perjalanan tersebut. Namun, Sekretaris Negara Vatikan mengisyaratkan Leo mungkin perlu menyesuaikan ritme kegiatannya demi mendukung proses pemulihan.

Kembalinya Leo menaiki mobil kepausan dan menyapa umat menjadi bagian dari aktivitas publik pertamanya sejak menjalani operasi. Sementara itu, kelanjutan agenda kepausannya masih menunggu kepastian dari Vatikan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya