Pemerintah Percepat Distribusi Barang Subsidi Lewat Koperasi Merah Putih

Sebanyak 10.070 gerai Koperasi Merah Putih beroperasi. Pemerintah mempercepat pasokan MinyaKita, beras SPHP, dan LPG 3 kg.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 21 Oktober 2026, 19:50 WIB
Pemerintah mengandalkan Koperasi Merah Putih untuk memangkas rantai distribusi barang subsidi dan mempermudah akses masyarakat. (merdeka.com/ Arie Basuki)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah mempercepat penyaluran barang bersubsidi ke gerai Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) yang telah beroperasi. Langkah ini dilakukan agar masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.

Menteri Koperasi Ferry Juliantono mengatakan percepatan distribusi tersebut merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto. KDKMP diharapkan dapat memangkas rantai distribusi sehingga penyaluran barang bersubsidi menjadi lebih efisien.

"Jadi, penyaluran barang subsidi ini, seperti diarahkan Bapak Presiden, harus diimplementasikan dengan baik dan kemudian harus diakselerasi. Jadi memang kami sekarang intensif untuk mempercepat proses penyaluran barang-barang subsidi," tutur Ferry, dikutip Rabu (21/10/2026).

Percepatan pasokan menjadi perhatian pemerintah setelah 10.070 gerai KDKMP resmi beroperasi secara serentak pada 15 Oktober 2026.

Ferry menyebut, hasil peninjauan sejumlah anggota Kabinet Merah Putih terhadap operasional gerai di beberapa lokasi menunjukkan bahwa sejumlah barang bersubsidi sudah tersedia. Produk tersebut antara lain minyak goreng MinyaKita, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta LPG 3 kilogram (kg).

Meski pasokan di sejumlah gerai relatif lancar, pemerintah menilai distribusi perlu dipercepat agar manfaatnya menjangkau lebih banyak masyarakat.

 

Kementerian Koperasi Siapkan Koordinasi dengan BP BUMN dan Danantara

Koperasi Merah Putih di Melawai (Foto: Devira/Liputan6.com)

Ferry mengatakan pasokan minyak goreng dan beras bersubsidi di sejumlah gerai yang ditinjau tidak menghadapi kendala berarti. Namun, pemerintah masih perlu mempercepat penyalurannya agar ketersediaan barang semakin merata.

"Minyak goreng, beras, relatif tidak ada masalah. Tapi kemudian memang kita perlu akselerasi saja," papar dia.

Untuk menindaklanjuti kebutuhan tersebut, Kementerian Koperasi akan menggelar rapat koordinasi bersama Badan Pengaturan Badan Usaha Milik Negara (BP BUMN) dan Danantara. Koordinasi ini ditujukan untuk mempercepat proses penyaluran barang bersubsidi ke gerai KDKMP.

Pemerintah berharap keberadaan koperasi tersebut dapat mempermudah masyarakat memperoleh kebutuhan pokok sekaligus mendukung pelaksanaan program subsidi.

Melalui jaringan gerai di desa dan kelurahan, KDKMP diharapkan menjadi jalur distribusi yang lebih dekat dengan konsumen. Dengan demikian, masyarakat tidak perlu bergantung sepenuhnya pada rantai distribusi yang panjang untuk memperoleh barang bersubsidi.

 

Koperasi Merah Putih Diharapkan Pangkas Rantai Distribusi

Ferry menjelaskan, penyaluran barang bersubsidi melalui KDKMP menjadi langkah strategis karena pemerintah selama ini telah mengalokasikan anggaran besar untuk menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau.

Namun, menurut dia, distribusi barang tersebut selama puluhan tahun masih melewati rantai pasok yang relatif panjang. Kondisi itu dinilai dapat membatasi akses masyarakat dan membuat barang tidak selalu mudah diperoleh dengan harga yang terjangkau.

Karena itu, pemerintah berharap KDKMP dapat menjadi bagian dari solusi sekaligus mendorong transformasi ekonomi di wilayah perdesaan.

"KDKMP di seluruh desa dan kelurahan nantinya akan menjadi kepanjangan tangan pemerintah dan kemudian menjadi jawaban atas kehadiran negara di lapangan untuk menggantikan para aktor nonnegara yang selama sekian puluh tahun ini menjadi kultur di masyarakat," jelas Ferry.

Melalui penguatan distribusi tersebut, pemerintah ingin memperluas akses masyarakat terhadap barang bersubsidi. Keberhasilan langkah ini akan bergantung pada kelancaran pasokan, koordinasi antarlembaga, serta kemampuan gerai KDKMP memenuhi kebutuhan masyarakat secara berkelanjutan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya