Kirim 8 Unit KRL ke Surabaya, KAI Logistik Pakai Trailer 12 Gandar

KAI Logistik merampungkan pengiriman delapan unit KRL dari Banyuwangi ke Surabaya menggunakan trailer 12 gandar dan kapal LCT.

oleh Arthur GideonDiterbitkan 21 Oktober 2026, 17:50 WIB
Delapan unit KRL produksi INKA dikirim ke Stasiun Kalimas, Surabaya. (Dok KAI Logistik)

Liputan6.com, Jakarta - KAI Logistik merampungkan pengiriman delapan unit kereta rel listrik (KRL) dari Banyuwangi menuju Stasiun Kalimas, Surabaya, pada akhir September 2026. Pengiriman sarana produksi PT Industri Kereta Api (Persero) atau INKA ini merupakan bagian dari proyek pengadaan KRL sekaligus mendukung distribusi produk industri perkeretaapian nasional.

Direktur Pengembangan Usaha KAI Logistik, Aniek Dwi Deviyanti, mengatakan pengangkutan sarana perkeretaapian membutuhkan perencanaan menyeluruh. Hal ini mengingat ukuran muatan yang besar dan bobotnya yang mencapai puluhan ton per unit.

Kesiapan armada, pemilihan rute, serta koordinasi operasional menjadi sejumlah aspek penting untuk memastikan pengiriman berjalan sesuai kebutuhan proyek.

“Pengiriman delapan unit KRL ini mencerminkan kapabilitas KAI Logistik dalam menyediakan solusi logistik untuk kebutuhan khusus. Kami berupaya memastikan sarana produksi dalam negeri dapat didistribusikan dengan penanganan yang tepat, sekaligus mendukung kelancaran rantai pasok industri perkeretaapian,” ujar Aniek dalam keterangan tertulis, Rabu (21/10/2026). 

Pengiriman tersebut ditangani melalui layanan project logistics pada segmen bisnis KALOG Pro. Setiap unit KRL memiliki bobot sekitar 29 hingga 37 ton, dengan total maksimal muatan yang diinformasikan mencapai sekitar 296 ton.

Untuk mendukung pengangkutan, KAI Logistik menggunakan trailer multigandar serta kapal khusus untuk penyeberangan laut.

 

Gunakan Trailer 12 Gandar dan Kapal LCT

Delapan unit KRL produksi INKA dikirim ke Stasiun Kalimas, Surabaya. (Dok KAI Logistik)

Pengiriman delapan unit KRL tersebut membutuhkan peralatan khusus karena dimensi dan bobot muatan. KAI Logistik menggunakan multi-axle trailer dengan konfigurasi 12 gandar untuk perjalanan darat, serta kapal Landing Craft Tank (LCT) untuk penyeberangan laut.

Kombinasi kedua moda transportasi tersebut dipilih dengan mempertimbangkan kebutuhan teknis dan karakteristik muatan. Skema ini juga memungkinkan proses pengiriman dilakukan secara terkoordinasi dari lokasi produksi hingga stasiun tujuan.

Perjalanan dimulai dari pabrik INKA di Banyuwangi menuju Pelabuhan LCM Ketapang. Selanjutnya, delapan unit KRL diangkut melalui jalur laut menuju Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Setibanya di Surabaya, pengiriman dilanjutkan melalui jalur darat hingga Stasiun Kalimas sebagai titik akhir perjalanan.

Penggunaan transportasi multimoda tersebut memungkinkan setiap tahapan pengiriman direncanakan secara terintegrasi, mulai dari pemindahan muatan di lokasi asal, penyeberangan laut, hingga pengantaran ke stasiun tujuan.

Dengan penanganan yang disesuaikan dengan spesifikasi muatan, pengiriman sarana perkeretaapian diharapkan dapat berjalan sesuai kebutuhan proyek.

 

KAI Logistik Perkuat Layanan Angkutan Kargo Berat

Pengiriman delapan unit KRL ini menambah rekam jejak KAI Logistik dalam menangani heavy cargo atau kargo berat untuk industri perkeretaapian.

Portofolio pengangkutan perusahaan mencakup berbagai jenis muatan, mulai dari lokomotif, gerbong, rangkaian light rail transit (LRT), rel, kereta Multi Tie Tamper (MTT), mobil KPJ, rangka jembatan, wesel, suku cadang, hingga ecer balas.

Beragam jenis muatan tersebut membutuhkan metode pengangkutan dan penanganan yang berbeda sesuai dimensi, bobot, serta spesifikasi barang.

Aniek mengatakan, penguatan layanan KALOG Pro merupakan bagian dari upaya perusahaan menyediakan solusi logistik yang menyesuaikan kebutuhan pelanggan, khususnya untuk pengiriman dengan karakteristik khusus.

“Kami ingin terus menghadirkan layanan project logistics yang mampu menjawab tantangan pengiriman dengan karakteristik khusus, baik dari sisi dimensi, bobot, maupun kebutuhan multimoda. Melalui pengalaman dan kapabilitas yang kami miliki, KAI Logistik berharap dapat memberikan nilai tambah bagi pelanggan serta mengambil bagian dalam memperkuat ekosistem industri perkeretaapian dan transportasi nasional,” tutup Aniek.

Melalui layanan tersebut, KAI Logistik berupaya memperkuat perannya dalam rantai pasok industri perkeretaapian, termasuk mendukung distribusi sarana produksi dalam negeri melalui pengangkutan yang disesuaikan dengan kebutuhan proyek.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya