Prabowo: Kekayaan Indonesia Dirampok Asing Ratusan Tahun

Presiden Prabowo sebut kekayaan Indonesia telah dirampok ratusan tahun dan kerap jadi sasaran empuk negara asing.

oleh Arief Rahman HakimDiterbitkan 21 Oktober 2026, 16:36 WIB
Presiden Prabowo Subianto dalam Sidang Kabinet di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026). (Liputan6.com/Arief Rahman H)

 

Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto menyebut kekayaan alam Indonesia kerap menjadi target incaran negara-negara lain. Bahkan,ia menegaskan kekayaan Tanah Air telah dirampok selama ratusan tahun.

Prabowo mengungkapkan banyak negara yang sebenarnya tidak suka melihat kebangkitan Indonesia. Alhasil, bangsa ini sering kali diganggu sejak lama.

"Bangsa Indonesia kalau mau bangkit selalu diserang dengan keras. Sebab, berdirinya bangsa Indonesia sesungguhnya tidak disukai oleh negara-negara tertentu di dunia," ujar Prabowo dalam Sidang Kabinet di Istana Kepresidenan Jakarta, Rabu (21/10/2026).

"Sejak kita lahir, kita terus diganggu. Kenapa? Karena Nusantara ini sangat kaya. Kekayaan kita telah dirampok bertahun-tahun, bahkan ratusan tahun," lanjutnya.

Kepala Negara menegaskan bahwa posisi Indonesia sebagai target kekuatan asing bukanlah hal baru. Ia menilai catatan sejarah telah membuktikan hal tersebut secara jelas.

"Saya tidak perlu ulangi lagi, tetapi data sejarah membenarkan bahwa Nusantara kita ini selalu menjadi sasaran. Sasaran dari kekuatan negara-negara yang ingin mengambil kekayaan kita," tegasnya.

Prabowo: Kekayaan Indonesia Begitu Besar, Tapi Malingnya Banyak

Presiden Prabowo Subianto memimpin sidang kabinet paripurna. (istimewa)

Sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto menyebut dirinya merupakan presiden para buruh, petani, nelayan, dan masyarakat susah. Sebab, Prabowo merasa para buruh selalu mendukungnya setiap dirinya maju pemilihan presiden (Pilpres).

Prabowo menuturkan dirinya sudah lima kali maju Pilpres dan empat kali mengalami kekalahan. Meski begitu, kata dia, para buruh selalu mendukungnya.

"Saudara tidak pernah tinggalkan saya, 4 kali saya kalah, yang kelima kita menang. Jadi saya ingin sampaikan disini saya merasa menjadi presidennya buruh, petani, nelayan, orang yang susah," kata Prabowo saat peringatan Hari Buruh Internasional di Monas Jakarta, Kamis (1/5/2025).

Untuk itu, Prabowo menyampaikan pemerintahannya berkomitmen bekerja keras menghilangkan kemiskinan di Indonesia. Dia juga akan bekerja keras agar anak-anak bisa sekolah gratis dan tak mengalami kelaparan.

"Kami akan berjuang agar warga Indonesia bisa mendapat pelayanan kesehatan sebaik-baiknya dan bisa dapat obat yang semurah-murahnya. Ini perjuangan kami," ujarnya.

Banyak Maling

Prabowo menuturkan kekayaan yang dimiliki Indonesia sebetulnya sangat besar. Hanya saja, banyak oknum-oknum yang mengambil kekayaan Indonesia untuk kepentingan pribadi.

"Kami sudah melihat kami sudah menghitung kekayaan bangsa Indonesia begitu besar, masalahnya maling-malingnya juga banyak," jelas Prabowo.

Dia pun berjanji menghilangkan korupsi dari Indonesia. Kendati bukan pekerjaan mudah, Prabowo akan berusaja demi bangsa dan rakyat Indonesia.

"Saya tahu bahwa ini bukan pekerjaan ringan ini pekerjaan berat saya tiap hari diejek, tiap hari diancam tiap hari macem-macem, tapi saya tidak gentar saya sudah katakan, saya rela, saya ikhlas mati untuk bangsa dan rakyat," ucap Prabowo.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya