Menhub: KNKT dan Polisi Usut Penyebab Kebakaran KMP Batumandi

KNKT dan polisi usut pemicu kebakaran KMP Batumandi di alur masuk Merak. Menhub pastikan evaluasi pelayaran dilakukan.

oleh Immanuel ChristianDiterbitkan 21 Oktober 2026, 16:30 WIB
Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi di Pelabuhan Merak, Selasa (20/10/2026). (Liputan6.com/Immanuel C)

Liputan6.com, Jakarta - Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) bersama kepolisian mulai menyelidiki penyebab kebakaran Kapal Motor Penumpang (KMP) Batumandi di alur masuk penyeberangan Merak, Cilegon, Banten, Selasa (20/10). Hasil investigasi ini bakal menjadi dasar utama untuk mengungkap pemicu insiden sekaligus merumuskan evaluasi keselamatan pelayaran.

Menteri Perhubungan, Dudy Purwagandhi meminta publik bersabar menunggu proses penyelidikan dan tidak berspekulasi terkait pemicu kebakaran maupun pihak yang bertanggung jawab. Ia memastikan seluruh penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

"Kita serahkan proses investigasi kepada pihak yang berwenang. Hasil investigasi harus menjadi dasar untuk mengetahui penyebab kejadian secara objektif dan menentukan langkah perbaikan yang diperlukan," tegas Dudy saat berada di Pelabuhan Merak, Selasa (20/10/2026).

Sebelumnya, KMP Batumandi bertolak dari Pelabuhan Bakauheni menuju Merak pada pukul 14.32 WIB. Petugas Vessel Traffic Service (VTS) Merak kemudian menerima laporan kebakaran sekitar pukul 16.15 WIB, tepat saat kapal berada di alur masuk penyeberangan Merak.

Kementerian Perhubungan langsung mengoordinasikan pengerahan tim gabungan. mulai dari kapal tunda, kapal penyeberangan, petugas pelabuhan, Basarnas, kepolisian, hingga Bea Cukai—untuk mempercepat pemadaman api dan evakuasi korban.

Dudy menegaskan bahwa Kemenhub akan terus mendampingi proses pemeriksaan dan menindaklanjuti temuan lapangan sesuai kewenangan. Pemerintah juga berkomitmen mengevaluasi total sistem keselamatan pelayaran agar kejadian serupa tidak kembali terulang.

"Yang terpenting saat ini adalah memastikan penanganan berjalan dengan baik dan aspek keselamatan menjadi perhatian utama,” kata Dudy.

ASDP Ungkap Kronologi KMP Batumandi Terbakar

Sebelumnya, PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) mengonfirmasi insiden kebakaran yang melanda KMP Batumandi di perairan dekat Pulau Merak Besar, Cilegon, Banten, pada Selasa (20/10/2026) sore. Peristiwa tersebut terjadi saat kapal ferry tersebut sedang dalam proses alun sandar menuju Dermaga VI Pelabuhan Merak. 

Kapal penyeberangan ini diketahui bertolak dari Pelabuhan Bakauheni, Lampung, sekitar pukul 14.52 WIB. Namun, sesampainya di area perlintasan Merak sekitar pukul 16.15 WIB, petugas darat mendapati adanya kepulan dan percikan api di area buritan kapal.

"Hingga saat ini proses penanganan masih berlangsung oleh petugas gabungan dari unsur pelabuhan, Basarnas, dan kepolisian. ASDP mengonfirmasi bahwa seluruh penumpang dan awak kapal telah berhasil dievakuasi," kata Corporate Secretary ASDP, Windy Andale dikutip Antara, Selasa (20/10/2026).

Titik percikan api diduga berasal dari dek bagian atas yang menjadi tempat muatan kendaraan kecil. Begitu muncul tanda-tanda kebakaran, tim di lapangan langsung bergerak cepat untuk mengamankan situasi dan mengevakuasi seluruh pengguna jasa.

ASDP menegaskan bahwa keselamatan penumpang serta awak kapal tetap menjadi prioritas paling utama dalam penanganan musibah ini. Pihaknya terus mengerahkan segala dukungan agar proses penanganan dampak insiden berjalan dengan cepat dan terukur.

Langkah Penanganan dan Penyelidikan Penyebab Kebakaran

Guna memastikan penanganan di lapangan berjalan optimal, ASDP terus menjalin koordinasi ketat dengan berbagai instansi terkait, mulai dari Otoritas Pelabuhan, tim SAR gabungan (Basarnas), hingga jajaran Kepolisian setempat.

Mengenai pemicu munculnya percikan api di dek kendaraan tersebut, pihak pengelola jasa penyeberangan menyatakan belum bisa menyimpulkan penyebab pastinya karena proses penanganan masih fokus pada pengamanan lokasi.

"Belum diketahui pasti penyebab insiden kebakaran tersebut," ujarnya.

ASDP memastikan akan kooperatif dan mendukung penuh investigasi yang bakal dilakukan oleh pihak berwenang guna mengusut tuntas penyebab kebakaran di KMP Batumandi. Informasi lanjutan mengenai insiden ini juga akan disampaikan secara berkala sesuai fakta verifikasi di lapangan.

Perseroan terus mengerahkan dukungan yang diperlukan dan memastikan penanganan insiden dilakukan secara cepat, terkoordinasi, dan mengutamakan aspek keselamatan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya