Liputan6.com, Jakarta - Harga emas di Pegadaian pada Rabu, (21/10/2026) buatan Galeri24, Antam dan UBS kembali melemah. Tiga produk logam mulia di Pegadaian itu kompak menyentuh Rp 2,5 juta, tetapi Antam masih tertinggi di Rp 2,59 juta per gram.
Mengutip laman Pegadaian ketika dipantau pukul 11.40 WIB, harga emas Galeri 24 kini berada di posisi Rp 2.504.000 per gram. Harga emas Galeri24 ini turun Rp 6.000 dari posisi sebelumnya Rp 2.510.000 per gram.
Advertisement
Koreksi juga dialami harga emas Antam. Harga emas Antam ditetapkan Rp 2.593.000 per gram. Harga emas Antam susut Rp 10.000 dari posisi sebelumnya Rp 2.603.000 per gram. Sementara itu, harga emas UBS ditetapkan Rp 2.528.000 per gram, terpangkas Rp 6.000 dari sebelumnya Rp 2.534.000 per gram.
Dengan demikian, harga emas Antam masih berada di posisi tertinggi di Rp 2,59 juta.
Namun, harga emas di Pegadaian itu dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan dari Pegadaian.
Pegadaian menyediakan emas Galeri24 dalam beragam ukuran, mulai dari 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Sementara itu, emas UBS tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 500 gram. Di sisi lain, emas Antam yang tercantum dalam daftar harga tersedia dalam ukuran 0,5 gram hingga 100 gram.
Perbedaan ukuran memberikan pilihan bagi masyarakat yang ingin membeli emas sesuai kebutuhan dan anggaran. Namun, sebelum melakukan transaksi, calon pembeli perlu memeriksa kembali harga terbaru karena nilai yang tertera dapat berubah sewaktu-waktu.
Daftar lengkap harga emas Pegadaian:
Harga Emas Galeri24
- 0,5 gram: Rp 1.313.000
- 1 gram: Rp 2.504.000
- 2 gram: Rp 4.946.000
- 5 gram: Rp 12.275.000
- 10 gram: Rp 24.486.000
- 25 gram: Rp 60.883.000
- 50 gram: Rp 121.670.000
- 100 gram: Rp 243.219.000
- 250 gram: Rp 606.554.000
- 500 gram: Rp 1.213.107.000
- 1.000 gram: Rp 2.426.212.000
Harga Emas Antam
- 0,5 gram: Rp 1.347.000
- 1 gram: Rp 2.593.000
- 2 gram: Rp 5.124.000
- 3 gram: Rp 7.661.000
- 5 gram: Rp 12.734.000
- 10 gram: Rp 25.411.000
- 25 gram: Rp 63.399.000
- 50 gram: Rp 126.718.000
- 100 gram: Rp 253.357.000
Harga Emas UBS
- 0,5 gram: Rp 1.367.000
- 1 gram: Rp 2.528.000
- 2 gram: Rp 5.017.000
- 5 gram: Rp 12.396.000
- 10 gram: Rp 24.660.000
- 25 gram: Rp 61.529.000
- 50 gram: Rp 122.806.000
- 100 gram: Rp 245.516.000
- 250 gram: Rp 613.606.000
- 500 gram: Rp 1.225.772.000.
Harga Emas Dunia
Sebelumnya, harga emas melemah tipis pada perdagangan Selasa, 20 Oktober 2026 (Rabu pagi Jakarta). Koreksi harga emas yang terjadi seiring investor mempertimbangkan kemungkinan kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS) lebih lanjut tahun ini, menjelang pertemuan kebijakan the Federal Reserve (the Fed) pekan depan.
Mengutip CNBC, Rabu (21/10/2026), harga emas di pasar spot turun 0,3% menjadi US$ 4.125,90 per ons pada pukul 14.05 EDT (18/05 GMT). Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember ditutu melemah 0,4% pada level US$ 4.142,60 per ons.
“Inflasi dan suku bunga the Fed merupakan faktor utama yang menjadi tantangan bagi emas saat ini. Untuk sementara waktu, obligasi pemerintah AS tampak lebih menarik dibandingkan emas sebagai aset aman,” ujar Senior Market Strategis StoneX, Bob Haberkorn.
Ia menuturkan, level US4 4.000 merupakan angka penting yang perlu diperhatikan untuk melihat apakah harga emas mampu bertahan di atasnya.
"Banyak dari hal tersebut, untuk saat ini, akan bergantung pada apa yang disampaikan oleh The Fed," ujar Haberkorn.
The Fed menaikkan suku bunga sebesar 25 basis poin pada September, yang merupakan kenaikan pertama tahun ini.
Meskipun komentar terbaru dari para pejabat The Fed mengisyaratkan kurangnya urgensi untuk pengetatan kebijakan lebih lanjut sehingga meredam ekspektasi kenaikan suku bunga pada pertemuan kebijakan bank sentral pada 27–28 Oktober 2026, para pelaku pasar melihat peluang sebesar 92% untuk kenaikan suku bunga pada Desember, menurut perangkat FedWatch dari CME.
Harga Emas Dunia Turun 26% dari Level Tertinggi
Harga emas saat ini masih turun sekitar 26% dari rekor tertingginya sebesar US$ 5.594,82 pada Januari, dan sekitar 22% dari level saat dimulainya perang di Iran, ketika kekhawatiran akan inflasi energi memperkuat spekulasi mengenai kenaikan suku bunga.
Emas secara tradisional dipandang sebagai lindung nilai terhadap inflasi, tetapi daya tariknya sebagai aset yang tidak memberikan imbal hasil (non-yielding asset) akan berkurang di tengah lingkungan suku bunga tinggi.
Para investor juga tengah mencermati data Pengeluaran Konsumsi Pribadi (Personal Consumption Expenditures/PCE) AS yang akan dirilis minggu depan, indikator inflasi yang menjadi acuan utama The Fed untuk mendapatkan petunjuk apakah tekanan inflasi masih terus berlanjut dan bagaimana hal tersebut dapat memengaruhi prospek suku bunga.
Di Jepang, Gubernur bank sentral Kazuo Ueda menyatakan inflasi inti sudah "cukup dekat" dengan target 2%, yang mengisyaratkan adanya ruang untuk kenaikan suku bunga lebih lanjut.
Di antara logam lainnya, harga perak di pasar spot naik 1,4% menjadi US$ 57,86 per ons, platinum naik 1% menjadi US$ 1.656,85 per ons, sementara paladium turun 1,3% menjadi US$ 1.105,50 per ons.