Liputan6.com, Jakarta - Cesc Fabregas buka suara setelah namanya dikaitkan dengan posisi pelatih Manchester United untuk menggantikan Michael Carrick. Pelatih Como tersebut memilih tidak menanggapi spekulasi itu karena menilai pembahasan mengenai calon pengganti Carrick bukan hal yang pantas dilakukan.
Rumor tersebut muncul ketika Manchester United tengah menghadapi periode sulit pada awal musim. Performa tim berjuluk Setan Merah itu belum sesuai harapan setelah mencatatkan start terburuk dalam kompetisi domestik selama 40 tahun.
Advertisement
Menurut laporan TEAMtalk, Manchester United baru meraih dua kemenangan dari 10 pertandingan di semua kompetisi. Situasi tersebut memunculkan spekulasi mengenai masa depan Carrick, meski manajemen klub belum siap mengambil keputusan untuk memecat sang pelatih.
Fabregas menjadi salah satu nama yang ikut disebut dalam pembicaraan mengenai calon pengganti Carrick. Namun, pelatih asal Spanyol itu memilih menjaga sikap dan menegaskan bahwa Carrick layak mendapatkan penghormatan atas perannya di Manchester United.
Cesc Fabregas Pilih Hormati Michael Carrick
Menanggapi rumor yang menghubungkannya dengan Manchester United menjelang pertandingan Como melawan klub Inggris tersebut, Fabregas menolak memberikan komentar lebih jauh. Ia menilai pertanyaan mengenai kemungkinan dirinya menggantikan Carrick tidak menunjukkan penghormatan yang semestinya kepada sang pelatih.
Dilansir dari TEAMtalk, Fabregas menyebut Carrick sebagai sosok pesepak bola dan pelatih hebat yang sedang memimpin klub luar biasa. Karena itu, ia memilih tidak ikut berspekulasi mengenai posisi pelatih Manchester United di tengah situasi yang sedang dihadapi klub tersebut.
Fabregas Tak Sepakat MU Disebut Krisis
Selain menanggapi rumor pergantian pelatih, Fabregas juga memberikan pandangannya mengenai situasi Manchester United. Ia tidak sepakat jika kondisi yang dialami Setan Merah disebut sebagai krisis. Menurutnya, sepak bola selalu menghadirkan kesempatan baru untuk berjuang dan meraih kemenangan.
Fabregas menilai setiap pertandingan harus dihadapi dengan persiapan dan semangat kompetitif. Baginya, tim yang bertanding memiliki kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik di lapangan, sehingga situasi sulit tidak harus selalu dimaknai sebagai krisis.
Como Hadapi Manchester United dengan Percaya Diri
Di tengah kesulitan yang dialami Manchester United, Como justru menunjukkan performa cukup menjanjikan di kompetisi domestik. Tim asuhan Fabregas tersebut hanya menelan satu kekalahan dalam tujuh pertandingan Serie A yang telah dijalani.
Pertemuan dengan Manchester United juga memiliki arti khusus bagi Fabregas. Ia bergabung dengan Como sebagai pemain empat tahun sebelumnya dan menyaksikan langsung perkembangan klub tersebut. Meski demikian, Fabregas menegaskan timnya harus tetap rendah hati karena masih banyak hal yang perlu dipelajari.