Top 3 Tekno: AS Blokir DeepSeek Jadi Sorotan

AS resmi melarang penggunaan AI dari perusahaan China, DeepSeek, di ranah instansi sipil.

oleh IskandarDiterbitkan 21 Oktober 2026, 11:11 WIB
DeepSeek V4 has been officially released, bringing innovations and cost-efficiencies, ready to challenge the dominance of Western AI giants. (Photo: Solen Feyissa in Unsplash)

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Amerika Serikat (AS) melarang penggunaan AI dari perusahaan China, DeepSeek, di ranah instansi sipil. Berita ini menjadi sorotan para pembaca di kanal Tekno Liputan6.com, Selasa (20/10/2026) kemarin.

Informasi lain yang juga populer datang dari pemerintah Indonesia yang menyiapkan aturan etika AI dan peta jalan nasional.

Lebih lengkapnya, simak tiga berita terpopuler di kanal Tekno Liputan6.com berikut ini. 

1. AS Blokir AI China DeepSeek dari Sistem Pemerintah

Pemerintah Amerika Serikat (AS) melarang penggunaan seluruh teknologi kecerdasan buatan (AI) dari perusahaan China, DeepSeek, di ranah instansi sipil.

Departemen Keamanan Dalam Negeri (Department of Homeland Security/DHS) menginstruksikan seluruh lembaga federal untuk menghapus model tersebut beserta produk keturunannya.

Mengutip BBC, Selasa (20/10/2026), perintah ini membatasi pemanfaatan di kementerian sipil strategis seperti Kementerian Keuangan, Kementerian Luar Negeri, serta Kementerian Hukum.

Kendati pengumuman baru dirilis, kebijakan pembatasan tersebut sejatinya telah berlaku sejak akhir Juli 2026. Adapun unit di bawah Departemen Pertahanan dikecualikan dari aturan ini.

DeepSeek, yang meluncurkan model perdana pada 2025, mengguncang peta persaingan teknologi global berkat skema sumber terbuka (open-source).

Baca selengkapnya di sini

 
 
 
 

2. Indonesia Siapkan Aturan Etika AI dan Peta Jalan Nasional

Menkomdigi Meutya Hafid. dalam rangkaian pembukaan Bali Tech Week (BTW) 2026 di Bali, Selasa (20/10/2026).

Menteri Komunikasi dan Digital Meutya Hafid menekankan pentingnya kedaulatan dalam menyikapi perkembangan kecerdasan artifisial (artificial intelligence/AI) di Indonesia. Pemerintah pun menyiapkan aturan agar pengembangan dan pemanfaatannya berlangsung secara aman.

Meutya mengatakan, perkembangan AI saat ini memunculkan perdebatan. Pasalnya, Amerika Serikat mendorong perusahaan-perusahaan teknologi untuk mempercepat inovasi terkait AI. Namun, ada pula pihak yang menilai pengembangan AI saat ini berlangsung terlalu cepat.

"Di Amerika kita lihat Presiden Trump mendorong perusahaan-perusahaan teknologi untuk mempercepat inovasi-inovasi yang terkait dengan AI. Tapi di sisi lain perusahaan-perusahaan AI, ada beberapa yang merasa bahwa speed saat ini terlalu cepat," kata Meutya dalam rangkaian Bali Tech Week (BTW) 2026 di Bali, Selasa (20/10/2026).

Menurut Meutya, kecepatan pengembangan AI di Indonesia tidak boleh ditentukan oleh negara lain ataupun perusahaan teknologi, tetapi harus ditentukan sendiri secara berdaulat. Dia pun memanfaatkan ajang Bali Tech Week (BTW) 2026 untuk menghimpun masukan dari kalangan profesional dan industri digital guna menentukan tata kelola pengembangan dan penggunaan AI.

Meutya menegaskan komitmen pemerintah untuk membangun ekosistem AI yang inovatif, aman, dan bertanggung jawab. Indonesia saat ini tengah menyiapkan dua rancangan peraturan presiden mengenai etika kecerdasan artifisial dan peta jalan AI nasional sebagai landasan pengembangan serta pemanfaatan teknologi tersebut.

Baca selengkapnya di sini

 
 
 
 
 
 

3. Kabar Baik iPhone Duo, Jadwal Pengiriman Dimajukan

Harga iPhone Duo, Spesifikasi dan Tanggal Rilis Terungkap (Apple)

Pemesanan awal iPhone Duo sebelumnya dibuka Jumat (16/10/2026) dan stok perangkat lipat ini langsung ludes terjual dalam waktu singkat.

Dilansir 9to5Mac, Selasa (20/10/2026), lonjakan permintaan ini sempat memicu backorder massal dengan estimasi pengiriman hingga akhir Januari 2027.

Namun, akhir pekan lalu, sejumlah pengguna mulai membagikan kabar gembira terkait pembaruan status pesanan mereka.

Awalnya, informasi terkait tanggal pengiriman iPhone Duo jadi lebih cepat ini dilaporkan oleh pengguna di Jepang, namun kini beberapa pengguna di Amerika Serikat (AS) juga melaporkan hal serupa.

Salah satu pengguna mengungkapkan jadwal pengiriman pesanannya yang semula diperkirakan tiba pada Desember, mendadak dimajukan menjadi 23 Oktober.

Selama akhir pekan, berbagai pesanan iPhone Duo di Jepang mulai mendapatkan jadwal pengiriman lebih awal dibandingkan estimasi awal dari Apple.

Baca selengkapnya di sini

 
 
 
 
 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya