Liputan6.com, Jakarta - Laga Inter vs Shakhtar menjadi ujian penting bagi Inter Milan yang belum meraih satu poin pun di Liga Champions 2026-27. Bermain di Stadio Giuseppe Meazza atau San Siro, Nerazzurri membutuhkan kemenangan untuk memperbaiki posisi sekaligus mengakhiri tren buruk di kompetisi Eropa.
Pertandingan matchday 3 fase liga ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 22 Oktober 2026, pukul 02.00 WIB. Inter datang dengan bekal kemenangan di Serie A, sedangkan Shakhtar Donetsk memiliki catatan positif setelah melewati dua laga pertama Liga Champions tanpa kekalahan.
Advertisement
Perbedaan performa kedua tim membuat duel ini menarik untuk diprediksi. Inter memiliki keuntungan sebagai tuan rumah dan rekor pertemuan yang mendukung, tetapi Shakhtar sedang berada dalam tren positif di berbagai kompetisi.
Inter Milan Berusaha Keluar dari Tren Buruk di Eropa
Inter mengalami awal musim yang mengecewakan di Liga Champions. Setelah kalah 1-2 dari Real Madrid pada pertandingan pembuka, tim asuhan Cristian Chivu kembali menelan kekalahan dramatis 3-4 dari Club Brugge meskipun Lautaro Martinez mencetak dua gol.
Hasil tersebut memperpanjang catatan buruk Inter di kompetisi elite Eropa. Mereka sudah kalah dalam tujuh dari delapan pertandingan terakhir Liga Champions dan kini menghadapi tekanan untuk segera memperbaiki performa.
Namun, situasi Inter di kompetisi domestik jauh lebih baik. Kemenangan 3-1 atas Bologna pada akhir pekan membuat mereka tetap bersaing di puncak klasemen Serie A setelah hanya kehilangan dua poin sepanjang tujuh pertandingan.
Performa tersebut menjadi modal untuk menghadapi Shakhtar. Inter perlu menjaga ketajaman lini serang sekaligus memperbaiki pertahanan yang kebobolan tujuh gol dalam dua pertandingan Liga Champions musim ini.
Shakhtar Donetsk Datang dengan Modal Positif
Shakhtar menjalani fase liga dengan hasil yang lebih meyakinkan. Setelah bermain imbang melawan PSV, wakil Ukraina itu mengalahkan AEK Athena dengan skor 3-1 untuk mengumpulkan empat poin dari dua pertandingan.
Pada laga melawan AEK, Shakhtar mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal lebih dahulu. Pedrinho, Vinicius Tobias, dan Gleiker Mendoza masing-masing mencetak gol yang membawa tim asuhan Arda Turan meraih kemenangan.
Konsistensi mereka juga terlihat di kompetisi domestik. Shakhtar mengalahkan Kolos dengan skor 2-1 pada akhir pekan dan masih memimpin klasemen Liga Ukraina dengan keunggulan dua poin.