Florian Wirtz Tak Tergoda Chelsea, Liverpool Bisa Bernapas Lega

Florian Wirtz dikabarkan ingin membuktikan kualitasnya di Liverpool meski Chelsea memantau situasinya dan Xabi Alonso dikaitkan dengan potensi reuni.

oleh Naila AdzkhiaDiterbitkan 20 Oktober 2026, 19:00 WIB
Florian Wirtz (#7) dari Liverpool merayakan gol yang dicetaknya pada babak pertama pertandingan persahabatan pramusim melawan Leeds United di Soldier Field pada 2 Agustus 2026 di Chicago, Illinois. (Geoff Stellfox/Getty Images via AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Florian Wirtz dikabarkan ingin bertahan di Liverpool meski Chelsea mulai memantau situasinya. Gelandang asal Jerman itu bertekad membuktikan kemampuannya di Premier League setelah belum tampil konsisten sejak bergabung dengan The Reds pada musim panas 2025.

Menurut laporan Sports Mole, Wirtz tidak berniat meninggalkan Liverpool sebelum bursa transfer 2027. Ia ingin mengatasi kesulitan yang dialaminya di Inggris sekaligus menjawab kritik terhadap penampilannya dalam beberapa bulan terakhir.

Ketertarikan Chelsea terhadap Wirtz turut dikaitkan dengan Xabi Alonso. Pelatih asal Spanyol itu pernah bekerja sama dengan sang gelandang di Bayer Leverkusen dan disebut ingin kembali menangani pemain tersebut jika memiliki kesempatan di Stamford Bridge.

Liverpool sendiri masih percaya pada potensi Wirtz setelah mengeluarkan biaya transfer yang dilaporkan mencapai 116 juta poundsterling. Kontrak sang gelandang juga masih berlaku hingga musim panas 2030, sehingga klub memiliki posisi kuat untuk mempertahankannya.


Florian Wirtz Berusaha Bangkit di Liverpool

Gelandang Liverpool, Florian Wirtz, bereaksi selama pertandingan sepak bola Liga Inggris antara Liverpool dan Sunderland di Anfield, Liverpool, Inggris barat laut, pada 3 Desember 2025. (Paul ELLIS / AFP)

Liverpool merekrut Wirtz dari Bayer Leverkusen pada musim panas 2025 dengan harapan ia mampu menambah kreativitas dan daya gedor lini serang. Namun, pemain berusia 23 tahun itu belum konsisten mengulangi penampilan impresifnya di Bundesliga bersama klub barunya.

Adaptasi Wirtz terhadap sepak bola Inggris turut mendapat sorotan, termasuk dari Jamie Carragher yang mempertanyakan seberapa cepat sang pemain dapat menyesuaikan diri dengan Premier League. Meski menghadapi kritik, Wirtz dikabarkan ingin membuktikan kualitasnya dan memenuhi ekspektasi besar yang menyertai kepindahannya ke Anfield.


Chelsea dan Xabi Alonso Dikaitkan dengan Wirtz

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, berteriak dari pinggir lapangan saat pertandingan melawan Brentford pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Gtech Community Stadium, pada Sabtu (18/9/2026). (Glyn Kirk/AFP)

Chelsea menjadi salah satu klub yang dikabarkan memantau situasi Wirtz. Ketertarikan tersebut dikaitkan dengan Alonso, yang pernah membawa Bayer Leverkusen menjuarai Bundesliga pada 2024 bersama Wirtz sebagai salah satu pemain penting dalam timnya.

Alonso disebut meyakini dirinya dapat membantu Wirtz kembali ke performa terbaiknya jika keduanya bekerja sama lagi di London Barat. Meski demikian, ketertarikan tersebut masih sebatas laporan transfer dan belum menunjukkan bahwa Chelsea telah mengajukan tawaran resmi kepada Liverpool.


Kontrak Panjang Jadi Keuntungan Liverpool

Pemain Liverpool Florian Wirtz (kanan) menjaga bola dari pemain LASK Linz Kasper Jorgensen (kiri) dalam laga Liga Champions antara LASK Linz vs Liverpool di Linz, Austria, Rabu, 14 Oktober 2026. (AP Photo/Denes Erdos)

Liverpool memiliki posisi tawar yang kuat jika Chelsea benar-benar berusaha merekrut Wirtz pada 2027. Kontrak sang gelandang yang berlaku hingga musim panas 2030 membuat The Reds tidak harus melepasnya dalam waktu dekat, terlebih klub masih yakin terhadap potensi besar pemain tersebut.

Di sisi lain, Chelsea juga disebut memiliki Cole Palmer dan Morgan Rogers sebagai opsi gelandang serang dalam skema 3-4-2-1 Alonso. Untuk saat ini, Wirtz dikabarkan ingin bertahan dan membuktikan kemampuannya di Liverpool, meski masa depannya masih menjadi bahan spekulasi.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya