Antisipasi Demo, Calon Penumpang Kereta Api Diminta Datang Lebih Awal ke Stasiun Gambir

KAI Daop Jakarta memastikan perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir tetap berjalan normal.

oleh Arief Rahman HakimDiterbitkan 20 Oktober 2026, 11:06 WIB
Perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir tetap berjalan normal. (KAI)

Liputan6.com, Jakarta - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daop I Jakarta atau KAI Daop I Jakarta tidak mengubah jadwal perjalanan dari Stasiun Gambir. Penumpang diminta datang lebih awal untuk mengantisipasi kepadatan karena demo di jalan menuju stasiun.

Manager Humas KAI Daop 1 Jakarta, Franoto Wibowo, menegaskan rencana aksi demonstrasi tidak mengubah jadwal operasional perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir.

"Seluruh perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir tetap berjalan normal sesuai jadwal. Namun, sehubungan dengan adanya informasi rencana pelaksanaan aksi demonstrasi di Jakarta, kami mengimbau pelanggan untuk mengalokasikan waktu perjalanan dari domisili nya ke Gambir dengan baik dan datang lebih awal ke stasiun guna mengantisipasi potensi kepadatan lalu lintas,” ujar Franoto dalam keterangan resmi, Selasa (20/10/2026).

Dia mencatat hingga pukul 09.40 WIB, tercatat sebanyak 5.768 pelanggan telah dan dijadwalkan berangkat menggunakan kereta api dari Stasiun Gambir. Angka ini masih dinamis seiring berlangsungnya penjualan dan pemesanan tiket hingga malam hari.

Menurut Franoto, pengaturan waktu keberangkatan menuju stasiun menjadi penting agar pelanggan memiliki waktu yang cukup untuk menjalani proses boarding dan tidak tertinggal kereta akibat keterlambatan tiba di stasiun.

 

 

Perjalanan kereta api dari Stasiun Gambir tetap berjalan normal. (KAI)

Franoto juga telah mengirimkan pesan langsung kepada para calon penumpang mengenai antisipasi rencana aksi demonstrasi tersebut. “Kami berharap pelanggan tidak berangkat terlalu mepet dengan jadwal keberangkatan kereta api. Perhatikan kondisi lalu lintas dan pertimbangkan waktu tempuh menuju Stasiun Gambir agar perjalanan tetap nyaman dan lancar,” katanya.

Rekayasa Lalu Lintas Demo

Polisi melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar Jalan Medan Merdeka menuju ke Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat saat demo buruh.

Sebelumnya, Polda Metro Jaya menerapkan rekayasa lalu lintas sehubung dengan adanya aksi demonstrasi di sejumlah titik di wilayah Jakarta, Selasa (20/10/2026).

Berdasarkan unggahan Instagram @tmcpoldametrojaya, kepadatan arus lalu lintas secara diperkirakan terjadi di sekitar kawasan Monas, Jalan Jenderal Sudiman - Jalan Thamrin dan DPR/MPR RI.

"Sehubungan dengan adanya kegiatan aksi penyampaian pendapat pada Selasa, 20 Oktober 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai, masyarakat diimbau mengantisipasi kepadatan dan rekayasa lalu lintas di sekitar kawasan Monas, JI. Sudirman-Thamrin, serta Gedung MPR/DPR RI, Jakarta Pusat," tulis dalam unggahan tersebut.

 

Pilih Rute Alternatif

Pengguna jalan diimbau menyesuaikan waktu keberangkatan, memanfaatkan rute alternatif, serta menghindari kawasan tersebut apabila tidak memiliki kepentingan. Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional sesuai dengan kondisi di lapangan.

"Rekayasa lalu lintas akan diberlakukan secara situasional sesuai kondisi di lapangan. Tetap tertib berlalu lintas dan ikuti arahan petugas demi kelancaran perjalanan bersama," jelasnya.

Rekayasa lalu lintas dan rute alternatif disiapkan pada Selasa, 20 Oktober 2026, mulai pukul 10.00 WIB hingga selesai. Pengaturan ini berlaku di sejumlah kawasan, meliputi Monas, Jalan Sudirman–Jalan MH Thamrin, serta Gedung DPR/MPR RI.

Bagi pengendara yang menuju Slipi/Tomang dari Simpang Semanggi, dapat melintasi Jalan Sudirman, Jalan Benhil, Jalan Pejompongan, hingga Jalan Letjen S. Parman.

 

 

Lalu Lintas Menuju Monas

Sementara itu, pengendara dari Jalan Gatot Subroto dapat menggunakan Jalan Gerbang Pemuda, Jalan Patal Senayan, Jalan Tentara Pelajar, kemudian menuju Jalan Letjen S. Parman.

Adapun pengendara yang menuju kawasan Monas dari Jakarta Barat melalui Jalan Tomang Raya dapat melintasi Jalan Suryopranoto, Simpang Harmoni, lalu menuju Monas.

Dari Jakarta Selatan melalui Jalan Tendean, pengendara dapat melewati Jalan HR Rasuna Said, Jalan HOS Cokroaminoto, Tugu Tani, kemudian menuju Monas. Sementara itu, dari Jakarta Timur, rute alternatif yang dapat digunakan yakni Jalan Jatinegara, Jalan Kramat Raya, Tugu Tani, hingga Monas.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya