Kelemahan Besar Liverpool Terungkap, Masa Depan Van Dijk dan Alisson Jadi Perhatian

Liverpool dinilai memiliki masalah di sejumlah posisi. Cedera, minimnya pemain pelapis berkualitas, serta masa depan Van Dijk dan Alisson menjadi sorotan.

oleh Naila AdzkhiaDiterbitkan 19 Oktober 2026, 22:00 WIB
Manajer Liverpool, Andoni Iraola, memberikan instruksi dari pinggir lapangan saat laga Premier League antara Newcastle United dan Liverpool di St James' Park, Newcastle, 23 Agustus 2026. (Paul Ellis / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Liverpool menghadapi sejumlah persoalan dalam upaya bersaing memperebutkan gelar Liga Inggris dan Liga Champions. Salah satu yang menjadi perhatian adalah kurangnya pemain berkualitas untuk mengisi berbagai posisi, terutama ketika pemain utama tidak bisa tampil.

Kemenangan 2-1 atas Brentford pada Sabtu (17/10/2026) membawa The Reds naik ke peringkat kelima klasemen sementara Liga Inggris. Meski demikian, hasil positif tersebut belum menghapus kekhawatiran mengenai komposisi tim yang dinilai masih memiliki sejumlah kelemahan.

Menurut laporan TEAMtalk, Liverpool diperingatkan bahwa keterbatasan pilihan pemain berkualitas dapat menjadi masalah besar bagi Andoni Iraola. Persoalan tersebut mencakup lini belakang, tengah, hingga depan, sehingga berpotensi memengaruhi konsistensi tim sepanjang musim.

Masa depan Virgil van Dijk dan Alisson Becker turut menjadi perhatian. Kedua pemain itu memiliki peran penting di Liverpool, tetapi laporan tersebut menyoroti ketidakpastian mengenai kelanjutan karier mereka di klub. Selain itu, kebutuhan mendatangkan bek kanan baru dan kemampuan Milos Kerkez juga menjadi bahan pembahasan.


Lini Belakang Liverpool Jadi Perhatian

Kiper Liverpool asal Brasil #01, Alisson Becker, bereaksi selama pertandingan sepak bola Liga Primer Inggris antara Brighton dan Hove Albion dan Liverpool di Stadion American Express Community di Brighton, Inggris selatan pada 19 Mei 2025.Glyn KIRK / AFP

Liverpool disebut masih membutuhkan bek kanan baru, terutama karena cedera yang dialami sejumlah pemain di posisi tersebut telah membatasi pilihan yang tersedia. Kondisi ini membuat tim berisiko kesulitan mencari pengganti yang sepadan ketika pemain utama tidak bisa tampil.

Selain masalah cedera, masa depan Van Dijk dan Alisson juga memunculkan pertanyaan. Laporan tersebut turut menyoroti apakah Kerkez sudah mampu memenuhi harapan klub. Persoalan kondisi pemain, penampilan di lapangan, dan ketidakpastian masa depan membuat lini belakang Liverpool menghadapi sejumlah tantangan.


Kedalaman Lini Tengah Dinilai Belum Cukup

Gelandang Liverpool, Dominik Szoboszlai, berselebrasi setelah mencetak gol ke gawang Marseille dalam laga matchday ketujuh Liga Champions 2025/2026, Kamis (22/1/2026) dini hari WIB. (Thibaud MORITZ / AFP)

Di lini tengah, Iraola cenderung mengandalkan Alexis Mac Allister dan Dominik Szoboszlai, sementara Florian Wirtz dimainkan lebih ke depan sebagai gelandang serang. Namun, Liverpool dinilai belum memiliki cukup banyak gelandang berkualitas untuk bersaing memperebutkan gelar Liga Inggris dan Liga Champions.

Wirtz juga belum tampil konsisten setelah bergabung dari Bayer Leverkusen dengan nilai transfer yang dilaporkan mencapai 116 juta poundsterling. Sementara itu, Mac Allister dikaitkan dengan kemungkinan pindah dari Liverpool, meski kontraknya masih berlaku hingga musim panas 2028. Situasi ini menambah pertanyaan mengenai rencana jangka panjang klub di lini tengah.


Liverpool Masih Membutuhkan Tambahan di Lini Serang

Gelandang Liverpool asal Prancis bernomor punggung 29, Bradley Barcola, merayakan gol yang mengubah kedudukan menjadi 0-2 bersama rekan-rekan setimnya dalam pertandingan Liga Champions UEFA antara LASK dan Liverpool FC di Linz, Austria, pada 14 Oktober 2026. (Branislav Racko/AFP)

Persoalan Liverpool tidak berhenti di lini belakang dan tengah. Klub disebut masih mempertimbangkan perekrutan winger baru meski telah mengeluarkan dana sekitar 120 juta poundsterling untuk mendatangkan Bradley Barcola pada musim panas. Hal ini menunjukkan bahwa Liverpool masih mencari pilihan pemain sayap yang sesuai dengan kebutuhan tim.

Produktivitas lini depan juga menjadi sorotan karena sejumlah penyerang dinilai belum menunjukkan ketajaman yang diharapkan. Absennya Hugo Ekitike dalam jangka panjang akibat cedera turut mengurangi pilihan pemain yang bisa diandalkan oleh Iraola. Menurut laporan tersebut, masalah Liverpool bisa semakin besar jika kembali terjadi cedera, khususnya di lini tengah dan depan.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya