Perusahaan Kripto Strategy Terancam Didepak dari MSCI Imbas Aturan Baru

MSCI melakukan perubahan ini bertujuan untuk memperluas kriteria pengecualiaan MSCI terhadap instrumen investasi pasif.

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 18 Oktober 2026, 15:19 WIB
Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Liputan6.com, Jakarta - Perusahaan Strategy yang dipimpin oleh Michael Saylor menghadapi potensi penghapusan dari indeks saham global MSCI berdasarkan aturan baru yang diadopsi pada Kamis pekan ini. Hal itu mengancam investasi pasif senilai miliaran dolar AS yang tertanam dalam perusahaan pembeli bitcoin (BTC) itu.

Mengutip Channel News Asia, Minggu, (18/10/2026), saham Strategy, pemegang bitcoin korporat terbesar di dunia sekaligus komponen dalam indeks MSCI USA dan MSCI World turun 4,2% pada Jumat, 16 Oktober 2026.

Pada Kamis pekan ini, MSCI menyatakan, perusahaan nonoperasional tidak akan lagi memenuhi syarat untuk masuk ke dalam Global Investable Market Indexes (indeks pasar investasi global), efektif mulai penutupan perdagangan 30 November 2026, sebagai bagian dari tinjauan indeks November. Daftar akhir perusahaan yang terdampak akan diumumkan pada 11 November 2026.

Keputusan ini diambil menyusul tinjauan yang dimulai MSCI setahun lalu, saat mereka mengusulkan untuk mengecualikan perusahaan yang menyimpan aset digital (digital asset treasury companies). Hal ini dengan alasan perusahaan tersebut menyerupai dana investasi yang memang sudah dilarang masuk ke dalam indeks MSCI. MSCI sempat menunda rencana tersebut pada bulan Januari dan kemudian memperluas cakupan tinjauan untuk mencakup semua perusahaan non-operasional.

MSCI mendefinisikan perusahaan non-operasional sebagai dana investasi, perusahaan pengembangan bisnis, serta perusahaan lain yang kondisi keuangannya menyerupai entitas-entitas tersebut.

Strategy dan perusahaan asal Jepang, Metaplanet, masuk dalam daftar potensi penghapusan oleh MSCI. Selain itu, SharpLink dan beberapa perusahaan lain yang menyimpan aset kripto juga berada dalam daftar pantauan untuk kemungkinan penghapusan.

Perubahan ini bertujuan untuk memperluas kriteria pengecualian MSCI terhadap instrumen investasi pasif; perusahaan kini diwajibkan memenuhi uji keuangan terkait aset operasional mereka agar tetap memenuhi syarat.

 

Hal Penting bagi Strategy

Ilustrasi aset kripto Bitcoin. (Foto By AI)

Masuk ke dalam indeks merupakan hal penting bagi perusahaan seperti Strategy, karena dana pasif dan investor lain yang mengikuti tolok ukur (benchmark) indeks tersebut diwajibkan untuk memiliki saham perusahaan terkait.

Strategy belum menanggapi permintaan komentar dari Reuters.

Tahun lalu, perusahaan tersebut sempat memperingatkan pengecualian dari indeks akan menyebabkan likuidasi saham senilai US$ 2,8 miliar atau Rp 50,54 triliun (asumsi kurs dolar Amerika Serikat terhadap rupiah di kisaran 18.050) dan dapat memberikan dampak negatif yang signifikan (chilling effect) terhadap industri terkait.

Strategy, yang memelopori model penggalangan dana melalui penjualan saham dan utang untuk membeli Bitcoin, memiliki nilai pasar sekitar US$ 64,3 miliar atau Rp 1.160 triliun pada Jumat. Sahamnya tercatat turun 4,8%.

 

Disclaimer: Setiap keputusan investasi ada di tangan pembaca. Pelajari dan analisis sebelum membeli dan menjual Kripto. Liputan6.com tidak bertanggung jawab atas keuntungan dan kerugian yang timbul dari keputusan investasi.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya