Liputan6.com, Jakarta - Cinta Laura kembali mencuri perhatian lewat penampilan yang begitu dramatis. Dalam campaign Victoria's Secret 2026, aktris sekaligus penyanyi tersebut tampil bak Dewi Athena, sosok dewi dalam mitologi Yunani yang dikenal sebagai simbol kebijaksanaan, keberanian, dan kekuatan. Kali ini, Cinta menerjemahkan karakter tersebut lewat perpaduan busana putih, detail kristal emas, serta sayap megah yang membuat keseluruhan penampilannya terasa seperti keluar dari kisah mitologi.
Nuansa Yunani klasik semakin kuat berkat latar berupa pilar-pilar bergaya arsitektur klasik. Dalam salah satu potret, Cinta terlihat berpose anggun sambil meniupkan ciuman ke arah kamera. Ia mengenakan gaun putih berbahan chiffon yang dililitkan secara asimetris, menciptakan efek draping yang lembut sekaligus dramatis.
Advertisement
Potongan cut-out di bagian pinggang memberikan sentuhan modern pada siluet gaun yang terinspirasi dari gaya busana klasik. Material chiffon yang ringan juga menciptakan efek flowy ketika tertiup angin, membuat setiap gerakan Cinta terlihat semakin dinamis.
Kristal Emas Jadi Pusat Perhatian
Salah satu detail paling mencolok dari penampilan ini hadir pada bagian atas busana. Cinta mengenakan bra top yang dihiasi kristal emas, memberikan efek berkilau yang kontras dengan kain putih di sekelilingnya. Di bagian pinggang, sebuah bros berbentuk bunga matahari dengan batu kristal berukuran besar menjadi statement piece yang langsung menarik perhatian.
Detail tersebut kemudian dipadukan dengan aksesori bernuansa emas lainnya. Cinta mengenakan anting kristal berbentuk tetes, gelang cuff berukuran lebar dengan tekstur yang tegas, serta beberapa cincin emas bertumpuk. Perpaduan aksesori tersebut membuat penampilannya terasa mewah tanpa menghilangkan kesan feminin.
Jika diperhatikan lebih dekat, permainan material pada busana Cinta juga menjadi salah satu daya tarik utama. Bra top berhiaskan kristal emas berpadu dengan chiffon putih bernuansa metalik yang memantulkan cahaya secara lembut. Kombinasi tekstur tersebut menciptakan dimensi sekaligus memberikan kesan modern pada tampilan yang terinspirasi dari estetika dewi Yunani.
Sayap Emas Bikin Penampilan Semakin Dramatis
Elemen yang paling membuat Cinta benar-benar terlihat seperti sosok dari mitologi adalah sayap bulu emas berukuran besar yang dikenakannya. Dalam sejumlah potret, sayap tersebut terlihat terentang lebar di belakang tubuhnya, memberikan efek dramatis sekaligus memperkuat karakter Athena yang ingin ditampilkan.
Detail bulu pada sayap memberikan kontras menarik dengan material chiffon yang ringan dan bergerak. Ketika Cinta berpose dengan kedua tangan di pinggang dan sayap terbuka lebar, keseluruhan styling terasa semakin theatrical dan powerful.
Untuk menyempurnakan tampilan dari ujung kaki, Cinta mengenakan heels gladiator emas bertali tinggi dengan platform. Pilihan footwear ini terasa selaras dengan tema Yunani klasik sekaligus memberikan sentuhan statement pada keseluruhan look.
Dalam potret lainnya, Cinta terlihat berjalan sambil menoleh ke samping. Rambut panjang cokelat gelapnya dibiarkan tergerai dalam gelombang natural yang bervolume. Beberapa helai rambut bahkan jatuh menutupi sebagian wajah, menciptakan kesan effortless sekaligus sensual.
Glowy Makeup Bernuansa Emas
Riasan wajah Cinta juga dibuat senada dengan konsep keseluruhan. Ia memilih glowy makeup dengan permainan warna hangat yang memberikan efek kulit sehat dan bercahaya. Eyeshadow champagne pada kelopak mata dipadukan dengan highlighter yang membuat tulang pipinya tampak berkilau.
Untuk bagian bibir, Cinta memilih lip gloss nude bernuansa karamel. Warna tersebut menjaga keseimbangan tampilan agar tidak terlalu berat meski dihiasi banyak elemen statement.
Pada beberapa potret, makeup-nya terlihat lebih bronze dengan rona emas hangat yang semakin memperkuat efek sun-kissed. Perpaduan kulit glowing, rambut bergelombang, dan aksesori kristal membuat wajah Cinta tampak semakin dimensional di bawah pencahayaan campaign.
Penampilan Cinta Laura dalam campaign Victoria's Secret 2026 ini pun menunjukkan bagaimana estetika goddess dapat diterjemahkan dengan cara yang modern. Alih-alih menghadirkan kostum yang sepenuhnya literal, ia memadukan elemen klasik seperti draping chiffon dan gladiator heels dengan detail kontemporer berupa crystal bra top, cut-out, dan aksesori berkilauan.