Liputan6.com, Jakarta - Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Alim Setiawan Slamet sebagai Wakil Menteri Pertanian (Wamentan) di Istana Kepresidenan Jakarta, Kamis (15/10/2026). Meski telah resmi menjabat sebagai Wamentan, Alim mengonfirmasi bahwa saat ini dirinya masih memegang jabatan sebagai Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB).
"Masih, masih, masih," ujar Alim usai pelantikan di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.
Advertisement
Alim menjelaskan, proses transisi kepemimpinan di IPB akan segera berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. Mekanisme transisi ini serupa dengan skema pergantian kepemimpinan sebelumnya saat dirinya menggantikan Arif Satria yang ditunjuk menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN).
"Ada transisi seperti tahun lalu," tutur Alim.
Pelantikan Alim melengkapi jajaran pimpinan di Kementerian Pertanian. Dengan demikian, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman kini didampingi oleh dua wakil menteri, yakni Alim Setiawan Slamet dan Muhammad Saleh Mustafa.
Sebelumnya, Prabowo melantik Muhammad Saleh Mustafa—mantan Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD)—sebagai Wamentan untuk mengisi posisi yang ditinggalkan Sudaryono setelah ditunjuk memimpin Badan Gizi Nasional (BGN).
Profil dan Rekam Jejak Alim Setiawan Slamet
Alim Setiawan Slamet memiliki rekam jejak panjang di dunia akademis, khususnya di lingkungan Institut Pertanian Bogor. Sebelum menduduki posisi Rektor IPB, Alim pernah dipercaya mengemban berbagai posisi strategis di kampus tersebut, antara lain:
- 2022–2025: Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur IPB
- 2018–2022: Direktur Kemahasiswaan dan Pengembangan Karier IPB
- 2013–2014: Kepala Kantor Sekretariat Rektor IPB
- 2008–2013: Komisi Kemahasiswaan Departemen Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM) IPB
- 2007–2012: Asisten Rektor IPB
Selain di lingkungan kampus, Alim aktif dalam berbagai organisasi profesi internasional dan nasional, seperti The Agricultural Marketing Society of Japan (sejak 2015) serta Forum Manajemen Indonesia (sejak 2017).
Dari sisi latar belakang pendidikan, Alim menuntaskan gelar Sarjana (S1) dan Magister (S2) pada jurusan Teknologi Industri Pertanian di Institut Pertanian Bogor. Ia kemudian melanjutkan studi doktoral (S3) di bidang Agricultural Marketing and Agribusiness di Ehime University, Jepang.