Manchester United Diminta Bersabar dengan Carrick Karena Skuad Kurang Berkualitas

Gullit menilai keterpurukan Manchester United semata-mata bukan kesalahan Carrick. Pasalnya skuad MU tak terlalu berkualitas.

oleh ThomasDiterbitkan 15 Oktober 2026, 19:00 WIB
Pelatih Manchester United, Michael Carrick (kedua dari kiri), bersama para pemainnya bereaksi setelah menelan kekalahan 0-2 dari Hull City dalam laga Liga Inggris 2026/2027 di MKM Stadium, Kingston upon Hull, Inggris, Sabtu (22/8/2026). (AFP/Paul Ellis)

Liputan6.com, Jakarta - Legenda sepak bola Belanda, Ruud Gullit, meminta Manchester United bersabar dengan Michael Carrick di tengah tekanan yang semakin besar terhadap sang manajer. Menurut Gullit, persoalan yang dihadapi Setan Merah tidak semata-mata terletak pada sosok pelatih, tetapi juga kualitas pemain yang dinilai belum mampu bersaing dengan klub-klub papan atas Liga Inggris.

Manchester United tengah mengalami periode sulit setelah menelan kekalahan 0-2 dari Atletico Madrid di Liga Champions. Hasil tersebut memperpanjang tren negatif tim asuhan Carrick yang telah melewati lima pertandingan tanpa kemenangan.

Situasi di Old Trafford semakin memanas setelah bek Lisandro Martinez melontarkan kritik terhadap pengelolaan klub seusai kekalahan dari Atletico Madrid. Kondisi tersebut menambah tekanan terhadap Carrick yang dituntut segera mengembalikan performa tim.

Di tengah situasi tersebut, Gullit menilai Manchester United perlu memberikan waktu kepada Carrick untuk membangun kembali kekuatan tim. Ia mengingatkan bahwa proses mengembalikan Setan Merah ke level tertinggi tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat.

"Hal terpenting yang bisa ditunjukkan Manchester United musim ini adalah kesabaran. Ini fakta sederhana. Mereka tidak lagi memiliki pemain-pemain terbaik di Premier League," kata Gullit, seperti dikutip dari Tribal Football.

Gullit menilai Manchester United harus menerima kenyataan bahwa sejumlah pemain terbaik yang dibutuhkan untuk membangun tim juara kini justru memperkuat klub rival.

 


Manchester United Sulit Gaet Pemain Terbaik

Menurut mantan pemain AC Milan dan Chelsea tersebut, Manchester United telah kehilangan momentum dalam perburuan pemain elite sejak sekitar lima hingga enam tahun lalu. Akibatnya, klub berjuluk Setan Merah itu kini harus bekerja lebih keras untuk mengejar ketertinggalan dari para pesaingnya.

"Para pemain terbaik bergabung dengan Liverpool, Chelsea, Arsenal, dan Manchester City. Manchester United telah kehilangan momentum, dan mereka membutuhkan waktu untuk membenahi diri agar bisa kembali ke level yang memungkinkan mereka bersaing memperebutkan gelar Premier League," ujar Gullit.

Ia juga menilai persaingan Liga Inggris saat ini semakin ketat karena sejumlah klub memiliki kualitas skuad yang lebih baik. Kondisi tersebut membuat Manchester United tidak bisa berharap meraih kesuksesan instan hanya dengan melakukan pergantian pelatih.

Lanjut Baca:

Meski meminta klub bersabar, Gullit menyadari bahwa Carrick tetap menghadapi tuntutan besar untuk segera memperbaiki hasil pertandingan. Rentetan hasil buruk berpotensi memperbesar ketegangan di ruang ganti sekaligus mengikis kepercayaan suporter. Carrick sebelumnya berhasil membawa Manchester United kembali ke Liga Champions pada musim lalu. Pencapaian tersebut menjadi salah satu alasan mengapa Gullit menilai sang pelatih layak mendapatkan kesempatan untuk melanjutkan pekerjaannya. Namun, tantangan yang dihadapi Carrick kini semakin berat. Manchester United harus menemukan kembali konsistensi permainan, memperbaiki koordinasi antarpemain, serta meningkatkan kemampuan mengendalikan pertandingan ketika menghadapi lawan-lawan tangguh. Gullit menekankan bahwa membangun tim yang mampu bersaing memperebutkan gelar Premier League membutuhkan proses panjang. Manchester United perlu membenahi kekuatan skuad sebelum kembali berharap menjadi kandidat utama juara. Bagi Carrick, tantangan terdekat adalah membuktikan bahwa dirinya mampu membawa tim keluar dari periode sulit tersebut. Hasil positif akan menjadi modal penting untuk meredakan tekanan sekaligus menjaga kepercayaan manajemen dan pendukung.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya