Liputan6.com, Jakarta - Manchester United dikabarkan mulai menyusun rencana alternatif di kursi kepelatihan. Pelatih Brighton & Hove Albion, Fabian Hurzeler, disebut masuk radar utama Setan Merah sebagai calon pengganti Michael Carrick jika manajemen memutuskan melakukan pergantian pelatih.
Masa depan Carrick di Old Trafford mulai menjadi sorotan setelah Manchester United mengalami awal musim yang mengecewakan pada kompetisi 2026/2027. Hasil yang belum konsisten membuat manajemen dikabarkan mempertimbangkan sejumlah nama untuk mengantisipasi kemungkinan perubahan di tim utama.
Advertisement
Menurut laporan Tribal Football, Hurzeler menjadi salah satu kandidat yang paling menarik perhatian Manchester United. Meski demikian, klub berjuluk Setan Merah itu masih memberikan dukungan kepada Carrick dan belum mengumumkan keputusan untuk mengakhiri kerja sama dengannya.
Pelatih asal Jerman tersebut dinilai memiliki potensi untuk membawa Manchester United kembali bersaing di papan atas Premier League. Reputasinya meningkat sejak menangani Brighton, klub yang dikenal mampu mengembangkan pemain dan menerapkan pendekatan permainan modern.
Fabian Hurzeler Punya Rekam Jejak Menarik di Brighton
Hurzeler merupakan salah satu pelatih muda yang mencuri perhatian di sepak bola Inggris. Pada usia 33 tahun, ia telah menunjukkan kemampuannya membangun tim yang kompetitif di tengah persaingan ketat Premier League.
Sejak mengambil alih Brighton pada Juni 2024, Hurzeler berhasil membawa The Seagulls finis di peringkat kedelapan Premier League dalam dua musim berturut-turut. Pencapaian tersebut menjadi salah satu alasan namanya mulai diperhitungkan klub-klub besar Inggris.
Selain konsistensi Brighton, Hurzeler juga memiliki catatan positif saat menghadapi Manchester United. Situasi ini membuatnya semakin menarik bagi Setan Merah yang membutuhkan pelatih dengan gagasan permainan jelas dan kemampuan mengangkat performa tim.
Namun, membawa Hurzeler ke Old Trafford bukan perkara mudah. Ia baru memperpanjang kontraknya bersama Brighton hingga 2029 sehingga Manchester United berpotensi harus mengeluarkan biaya kompensasi besar apabila serius merekrutnya.
Michael Carrick Masih Mendapat Dukungan Manajemen
Meski rumor pergantian pelatih semakin menguat, Carrick belum kehilangan seluruh kepercayaan manajemen Manchester United.
Mantan gelandang Setan Merah itu masih diharapkan mampu memperbaiki performa tim setelah hasil-hasil awal musim tidak sesuai ekspektasi. Kekalahan dalam empat dari sembilan pertandingan awal musim menjadi salah satu faktor yang meningkatkan tekanan terhadap posisinya.