Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan mengungkapkan bahwa pihaknya telah berhasil merampungkan tiga kebijakan pokok di sektor pangan.
Ketiga kebijakan strategis tersebut meliputi regulasi mengenai penetapan harga pangan, pengadaan dan tata kelola pupuk, serta pengelolaan sistem irigasi pertanian.
Advertisement
Zulkifli menjelaskan, penataan pada tiga ranah kebijakan ini menjadi kunci utama dalam memastikan stabilitas pasokan pangan nasional sekaligus meningkatkan kesejahteraan para produsen pangan di tanah air.
Langkah fundamental tersebut terbukti memicu lonjakan produktivitas nasional hingga mencatatkan surplus beras sebesar 4,2 juta ton. Capaian positif ini juga tecermin dari kenaikan signifikan pada Nilai Tukar Petani (NTP).
"Nilai tukar petani kita naik. Dari 116 pada tahun 2024, sekarang menjadi 131," ujar Zulkifli dalam Opening Ceremony Trade Expo Indonesia (TEI) ke-41 di ICE BSD, Tangerang, Rabu (14/10/2026).
"Artinya, kalau modalnya 100, petani bisa mendapatkan profit sekitar 31 persen. Ini artinya petani Indonesia, khususnya padi dan jagung, makin makmur," tambahnya.
Perkuat Perekonomian dan Hilirisasi Desa
Tak berhenti pada pencapaian di sektor hulu pertanian, pemerintah kini mengarahkan fokus untuk memperkuat perekonomian serta hilirisasi berbasis desa secara masif.
Zulkifli menyebutkan, Presiden memberikan instruksi langsung untuk meninjau keberadaan Koperasi Desa Merah Putih secara marathon selama delapan hari berturut-turut di seluruh Indonesia.
"Selama delapan hari kita keliling seluruh Indonesia dengan membagi tugas. Pangdam, Gubernur, Bupati, Kapolda, pimpinan Korem, hingga kementerian terkait bersama-sama mendatangi satu per satu Koperasi Desa Merah Putih," tegasnya.
Langkah ini ditempuh untuk memastikan operasional Koperasi Desa Merah Putih berjalan optimal, mengidentifikasi kendala teknis di lapangan, serta menyalurkan intervensi bantuan langsung demi memperkuat daya beli dan produktivitas masyarakat pedesaan.
Melalui konsolidasi ekonomi desa dan perbaikan tingkat kesejahteraan petani, pemerintah optimistis dapat menekan laju inflasi sekaligus menopang pertumbuhan ekonomi nasional secara berkelanjutan.