Michael Carrick Kecewa Manchester United Kalah dari Atletico Madrid: Laga Ini Seharusnya Bisa Dimenangkan

Michael Carrick menilai Manchester United seharusnya bisa menang atas Atletico Madrid di Liga Champions. Empat peluang besar gagal dimaksimalkan Setan Merah.

oleh Aga Deta AndityaDiterbitkan 14 Oktober 2026, 09:50 WIB
Pelatih Manchester United, Michael Carrick. (Darren Staples / AFP)

Liputan6.com, Jakarta - Michael Carrick menilai Manchester United seharusnya bisa mendapatkan hasil lebih baik saat menghadapi Atletico Madrid pada matchday kedua Liga Champions 2026/2027. Meski kalah 0-2, pelatih Manchester United itu melihat timnya memiliki sejumlah peluang besar untuk mencetak gol dan mengubah jalannya pertandingan.

Manchester United bertandang ke markas Atletico Madrid di Metropolitano Stadium pada Rabu (14/10/2026) dini hari WIB. Namun, gol Pablo Barrios pada menit pertama membuat Setan Merah harus menghadapi situasi sulit sejak awal pertandingan.

Manchester United sempat memberikan perlawanan dan menciptakan empat peluang besar setelah tertinggal. Akan tetapi, mereka gagal memaksimalkan kesempatan tersebut sebelum situasi semakin sulit setelah Leny Yoro menerima kartu merah akibat pelanggaran terhadap pemain terakhir lawan.

Atletico Madrid kemudian memastikan kemenangan melalui gol Ademola Lookman pada menit ke-79. Carrick tetap melihat sejumlah hal positif dari permainan timnya, meski kecewa karena peluang yang tercipta tidak menghasilkan gol tambahan bagi Manchester United.


Carrick Soroti Peluang Manchester United

Bek asal Argentina yang bermain untuk Manchester United, Lisandro Martinez (nomor punggung 06), berebut bola dengan bek asal Spanyol yang bermain untuk Atletico Madrid, Alejandro Grimaldo (nomor punggung 22), dalam pertandingan Liga Champions UEFA (fase liga, pekan ke-2) antara Club Atletico de Madrid dan Manchester United di Stadion Metropolitano, Madrid, pada 14 Oktober 2026. (Oscar DEL POZO/AFP)

Carrick mengakui gol cepat Atletico Madrid membuat Manchester United berada dalam posisi yang tidak menguntungkan. Meski demikian, ia menilai anak asuhnya mampu berkembang sepanjang pertandingan dan menciptakan beberapa peluang yang seharusnya bisa dimaksimalkan.

Pelatih asal Inggris tersebut juga menyoroti kegagalan Manchester United menutup babak pertama dengan baik. Mereka sempat mengawali babak kedua secara lebih positif dan mulai menguasai permainan sebelum kartu merah Yoro membuat upaya mengejar ketertinggalan semakin berat.

"Ini tempat yang cukup sulit untuk didatangi, dan awal pertandingan seperti yang kami alami jelas membuat situasi menjadi lebih sulit. Namun, saya pikir kami berkembang seiring berjalannya pertandingan. Kami memiliki empat peluang besar, kesempatan yang sangat bagus, dan jalannya pertandingan bisa terlihat sangat berbeda. Peluang-peluang itu benar-benar bagus, bukan sekadar setengah peluang," kata Carrick.

"Menurut saya, kami tidak menutup babak pertama dengan cukup baik. Kami memulai babak kedua sedikit lebih baik dan mulai memiliki kendali, meski belum benar-benar memberikan ancaman. Kemudian, kami kembali mendapatkan peluang melalui Bruno, satu kesempatan bagus lainnya, sebelum kartu merah terjadi. Itu merugikan kami dan setelah itu situasinya menjadi sulit.

Lanjut Baca:

"Perasaan saya campur aduk karena kami tahu ini tempat yang sulit untuk didatangi, tetapi saya kecewa dengan peluang yang kami miliki karena kami seharusnya bisa mencetak lebih banyak gol," lanjutnya.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya