Arsjad Rasjid Siapkan Social Impact Report di IES 2027

Ketua IBC Arsjad Rasjid menuturkan, ada suatu tindakan yang responsif dunia usaha untuk berdampak terhadap masyarakat.

oleh Dreyandra Puteri ValzabilbinaDiterbitkan 13 Oktober 2026, 18:12 WIB
Ketua Dewan Pembina Indonesian Business Council (IBC) Arsjad Rasjid dalam peluncuran IES 2027 di Jakarta, Selasa (13/10/2026). (Foto: Liputan6.com/Dreynandra P)

Liputan6.com, Jakarta - Ketua Dewan Pembina Indonesian Business Council (IBC) Arsjad Rasjid ingin Indonesia Economic Summit (IES) 2027 tidak hanya menjadi forum diskusi ekonomi, tetapi juga mendorong aksi nyata dunia usaha yang berdampak langsung pada kehidupan masyarakat.

Melalui IES 2027, IBC akan mendorong pembahasan mengenai cara memastikan pertumbuhan ekonomi menghasilkan manfaat yang lebih luas, mulai dari penciptaan lapangan kerja berkualitas hingga peningkatan kesejahteraan dan pemerataan kesempatan ekonomi.

Arsjad menilai, angka pertumbuhan ekonomi saja belum cukup untuk menggambarkan keberhasilan pembangunan. Dampak ekonomi juga perlu dilihat dari perubahan yang dirasakan masyarakat, termasuk terbuka-nya peluang kerja dan meningkatnya taraf hidup.

"Kami tidak ingin pada 2027 hanya ada diskusi dan perdebatan. Kami ingin melihat sesuatu yang nyata, sesuatu yang responsif, dan tindakan yang bisa kami tinggalkan,” ujar Arsjad dalam peluncuran IES 2027 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Menurut Arsjad, seluruh pelaku ekonomi memiliki peran dalam menciptakan lapangan kerja dan membuka peluang. Kontribusi tersebut mencakup pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), perusahaan besar, hingga badan usaha milik negara dan swasta.

Karena itu, IES 2027 akan mengangkat peran dunia usaha dalam pembangunan sosial, termasuk investasi pada sumber daya manusia, penciptaan pekerjaan yang lebih baik, peningkatan kualitas pendidikan dan kesehatan, serta pengurangan kesenjangan ekonomi antarwilayah.

IES 2027 Hadirkan Social Impact Report

Salah satu agenda baru yang disiapkan untuk IES 2027 adalah peluncuran Social Impact Report dan pameran inisiatif atau initiative showcase. Berdasarkan paparan IBC, agenda ini akan menyoroti praktik nyata perusahaan dan institusi yang menghubungkan pertumbuhan ekonomi dengan dampak sosial positif.

Arsjad mengatakan, IES 2027 juga akan memberikan ruang bagi para pemimpin bisnis untuk membagikan bagaimana dampak sosial diintegrasikan ke dalam operasional, strategi, dan visi perusahaan.

IBC ingin pembahasan tersebut tidak berhenti pada konsep maupun komitmen, tetapi turut menunjukkan contoh konkret mengenai inisiatif yang telah dijalankan dan peluang untuk memperluas dampaknya.

Selain itu, IES 2027 akan memperkuat keterlibatan masyarakat sipil dan komunitas akar rumput. Kesenjangan ekonomi antarwilayah juga menjadi salah satu prioritas yang akan dibahas dalam rangkaian forum tersebut.

Agenda lainnya mencakup investasi pada talenta Indonesia untuk menciptakan pekerjaan yang lebih baik, upaya mengatasi kemiskinan melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha, serta peningkatan kualitas kesehatan dan pendidikan generasi mendatang.

IES 2027 dijadwalkan berlangsung pada 20–21 April 2027 dengan tema From Growth to Prosperity: Social Impact Beyond Numbers. Melalui tema tersebut, IBC ingin mendorong agar pertumbuhan ekonomi tidak hanya tercermin dalam indikator statistik, tetapi juga dalam peningkatan kualitas hidup masyarakat.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya