PLN Buka Pendaftaran PJA 2026, Cek Kategori dan Cara Daftarnya

PLN kembali menggelar PJA 2026 bertema Energi Mandiri. Pendaftaran dibuka 8 Oktober-6 November 2026.

oleh Idris Rusadi PutraDiterbitkan 13 Oktober 2026, 17:05 WIB
Petugas PLN memasang panel surya pada salah satu sekolah di Kecamatan Muara Batang Gadis, Kabupaten Mandailing Natal, Sumatera Utara. (Dok. PLN)

Liputan6.com, Jakarta - Langkah menuju kemandirian energi nasional memerlukan dukungan edukasi serta pemahaman publik yang luas. Mengakomodasi hal tersebut, PLN Journalist Awards (PJA) 2026 kembali digelar untuk ketujuh kalinya guna mengajak para insan pers di seluruh Tanah Air mengupas isu energi dan ketenagalistrikan lewat karya karya jurnalistik berkualitas bertema 'Energi Mandiri, Indonesia Berdaya'. 

Direktur Utama PLN, Darmawan Prasodjo, menyampaikan bahwa pers memegang peran krusial dalam mengawal arah kebijakan pembangunan energi nasional yang selaras dengan Asta Cita, khususnya terkait penguatan swasembada energi. Lewat tulisan dan tayangan yang edukatif, jurnalis membantu masyarakat memahami kontribusi kemandirian energi bagi masa depan bangsa.

"Energi adalah fondasi bagi kemandirian sebuah bangsa. Ketika kita mampu mengoptimalkan kekuatan dan potensi energi dalam negeri, kita tidak hanya memperkuat ketahanan energi, tetapi juga membuka ruang yang lebih besar bagi pertumbuhan ekonomi dan peningkatan daya saing Indonesia. Dalam proses tersebut, insan pers memiliki peran penting untuk mengawal, menginformasikan, dan memperkaya pemahaman publik mengenai perjalanan kemandirian energi Indonesia," kata Darmawan dalam keterangan tertulis, Selasa (13/10/2026).

Executive Vice President Komunikasi Korporat dan TJSL PLN Gregorius Adi Trianto menerangkan bahwa PJA 2026 menyediakan enam kategori kompetisi, yaitu Teks Hard News, Teks Feature, Foto Tunggal, Foto Cerita, Video Hard News, serta Video Feature.

Adapun karya yang diikutsertakan wajib menggunakan bahasa Indonesia serta pernah ditayangkan atau diterbitkan di media massa umum sepanjang periode 23 Oktober 2025 sampai 6 November 2026.

"Keragaman format karya memberikan kesempatan bagi jurnalis untuk mengangkat isu energi dari berbagai sudut pandang dan menyampaikannya dengan kekuatan masing-masing karya jurnalistik. Kami berharap PJA 2026 ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, namun juga wadah untuk menyuarakan cerita bagaimana energi hadir dan memberikan manfaat yang luas bagi masyarakat," urai Gregorius.

 

 

Tiga Subtema Utama

PLN Buka Pendaftaran PJA 2026.

Sebagai panduan pengembangan karya, PJA 2026 menyiapkan tiga subtema utama: Swasembada Energi: Mengoptimalkan Kekuatan Dalam Negeri, Energi untuk Pertumbuhan dan Daya Saing Indonesia, serta Energi Berkeadilan: Memperluas Akses dan Manfaat bagi Masyarakat.

PLN juga tetap menerapkan sistem zonasi regional demi menjaring ragam isu daerah. Melalui skema ini, akan dipilih 81 jurnalis terbaik yang masuk dalam daftar Indonesia Top 81 Journalists dari tiga wilayah, yakni Jawa bagian Barat, Jawa bagian Timur, dan luar Jawa.

Jurnalis yang lolos ke tahap tersebut diwajibkan membuat karya baru sesuai regulasi lomba untuk melangkah ke tahap penjurian akhir demi memperebutkan gelar juara utama tiap kategori. Seluruh proses penjurian dilakukan secara independen oleh dewan juri profesional di bidangnya.

"Setiap daerah memiliki tantangan dan potensi energi yang berbeda. Kami mengajak jurnalis di seluruh Indonesia untuk mengangkat cerita terhadap berbagai upaya membangun kemandirian energi di wilayahnya, sehingga masyarakat dapat melihat lebih dekat beragam perkembangan energi di Tanah Air,? pungkas Gregorius.

Proses pendaftaran serta pengiriman berkas karya telah dibuka sejak 8 Oktober hingga 6 November 2026 melalui portal resmi https://plnjournalistawards2026.id/.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya