Harga Emas Pegadaian 13 Oktober 2026: Galeri24, Antam dan UBS Kompak Merosot

Berikut daftar lengkap harga emas buatan Galeri24, Antam dan UBS di Pegadaian pada Selasa, (13/10/2026)

oleh Agustina MelaniDiterbitkan 13 Oktober 2026, 12:16 WIB
Pekerja menunjukkan emas di galeri 24 Pegadaian, Tangerang (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Liputan6.com, Jakarta - Harga emas Pegadaian hari ini, Selasa (13/10/2026) bervariasi untuk tiga produk logam mulia yaitu buatan Galeri24, Antam dan UBS. Namun, tiga produk logam mulia ini kompak mengalami penurunan pada Selasa pekan ini.

Berdasarkan data yang dikutip dari laman resmi Pegadaian saat dipantau pukul 12.00 WIB, harga emas Galeri24 dibanderol Rp 2.521.000 per gram. Sementara itu, harga emas Antam dipatok Rp 2.613.000 per gram. Sedangkan harga emas UBS ditetapkan Rp 2.546.000 per gram.

Harga itu dapat berubah sewaktu-waktu mengikuti pembaruan yang dilakukan Pegadaian.

Adapun harga tiga produk logam mulia di Pegadaian itu alami penurunan dari perdagangan Senin, 12 Oktober 2026. Kemarin, harga emas Galeri24 ditetapkan Rp 2.537.000 per gram. Selain itu, harga emas Antam dipatok Rp 2.633.000 per gram dan UBS dibanderol Rp 2.562.000 per gram.

Di Pegadaian, ukuran emas dari tiga produk logam mulia yang ditawarkan berbeda. Emas Galeri24 dijual mulai dari ukuran 0,5 gram hingga 1.000 gram atau 1 kilogram. Di sisi lain, emas UBS tersedia dalam ukuran 0,5 gram hingga 500 gram.

Sedangkan emas Antam yang tercantum dalam daftar harga Pegadaian tersedia mulai dari 0,5 gram hingga 100 gram.

Perbedaan harga ant produk dapat menjadi pertimbangan bagi masyarakat yang ingin membeli emas sesuai kebutuhan dan anggaran. Selain harga per gram, calon pembeli juga perlu memperhatikan ukuran produk yang dipilih karena total harga akan menyesuaikan berat emas.

Berikut daftar lengkap harga emas Galeri24, Antam, dan UBS di Pegadaian:

Harga Emas Galeri24

  • 0,5 gram: Rp 1.322.000
  • 1 gram: Rp 2.521.000
  • 2 gram: Rp 4.981.000
  • 5 gram: Rp 12.360.000
  • 10 gram: Rp 24.654.000
  • 25 gram: Rp 61.304.000
  • 50 gram: Rp 122.510.000
  • 100 gram: Rp 244.898.000
  • 250 gram: Rp 610.741.000
  • 500 gram: Rp 1.221.489.000
  • 1.000 gram: Rp 2.442.960.000

 

Harga Emas Antam

  • 0,5 gram: Rp 1.358.000
  • 1 gram: Rp 2.613.000
  • 2 gram: Rp 5.165.000
  • 3 gram: Rp 7.722.000
  • 5 gram: Rp 12.385.000
  • 10 gram: Rp 25.614.000
  • 25 gram: Rp 63.907.000
  • 50 gram: Rp 127.733.000
  • 100 gram: Rp 255.387.000

 

Harga Emas UBS

  • 0,5 gram: Rp 1.376.000
  • 1 gram: Rp 2.546.000
  • 2 gram: Rp 5.051.000
  • 5 gram: Rp 12.481.000
  • 10 gram: Rp 24.831.000
  • 25 gram: Rp 62.352.000
  • 50 gram: Rp 123.653.000
  • 100 gram: Rp 247.210.000
  • 250 gram: Rp 617.842.000
  • 500 gram: Rp 1.234.234.000.

Harga Emas Dunia

Ilustrasi harga emas dunia hari ini (Foto By AI)

Sebelumnya, harga emas sedikit melemah setelah menyentuh level tertinggi dalam satu minggu pada Senin, 12 Oktober 2026 (Selasa pagi Jakarta). Koreksi harga emas terjadi seiring penguatan dolar Amerika Serikat (AS) dan kenaikan harga minyak. Sementara itu, investor menantikan data inflasi AS untuk mendapatkan petunjuk mengenai arah kebijakan suku bunga the Federal Reserve (the Fed).

Mengutip CNBC, Selasa (13/10/2026), harga emas di pasar spot turun 0,6% menjadi US$ 4.170,62 per ons, setelah sempat mencapai level tertinggi sejak 2 Oktober pada sesi perdagangan itu. Kontrak berjangka emas AS untuk pengiriman Desember melemah 0,5% menjadi US$ 4.195,10 per ons.

Pasar obligasi dan kantor pemerintah AS tutup pada hari Senin untuk memperingati Columbus Day.

"Kami melihat adanya tekanan jual pada emas karena nilai tukar dolar mendekati level tertinggi dalam satu setengah tahun," ujar Analis pasar di American Gold Exchange, Jim Wyckoff.

Selain itu, konflik yang memanas di Timur Tengah juga membuat para investor tetap waspada.

 

Sentimen The Fed

Logo Bank Sentral Amerika Serikat (AS) atau Federal Reserve (The Fed) di Washington. (AP Photo/Mark Schiefelbein)

Para investor akan mencermati pernyataan dari Ketua The Federal Reserve (the Fed) Kevin Warsh serta data inflasi penting lainnya pada pekan ini untuk memperkirakan arah kebijakan moneter pada masa mendatang.

Laporan Indeks Harga Konsumen (CPI) AS dijadwalkan rilis pada Rabu, diikuti oleh data Indeks Harga Produsen (PPI) dan data penjualan ritel pada Kamis.

"Menurut saya, laporan-laporan tersebut tidak akan menunjukkan tanda-tanda penurunan inflasi, dan kemungkinan besar akan berdampak negatif (bearish) bagi pasar logam," Wyckoff menambahkan.

Pasar secara umum memperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga tetap pada pertemuan akhir bulan ini, tapi melihat adanya peluang sebesar 87% untuk kenaikan suku bunga pada Desember, berdasarkan data dari perangkat FedWatch milik CME.

Di tengah lingkungan suku bunga tinggi, investor cenderung lebih memilih aset yang memberikan imbal hasil (yield) dibandingkan emas.

Harga minyak naik mendekati level tertinggi dalam dua minggu pada hari Senin. Serangan terhadap Arab Saudi membayangi potensi penambahan pasokan ke pasar, meskipun sebelumnya Presiden AS Donald Trump menyambut baik ekspor solar baru dari Rusia serta gencatan senjata energi antara Rusia dan Ukraina.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya