Chelsea Pilih Gelandang Barcelona Sebagai Suksesor Enzo Fernandez

Hengkangnya Enzo Fernandez ke Manchester City buat Chelsea memprioritaskan pencarian penggantinya sesegera mungkin.

oleh Deniz AkbarDiterbitkan 14 Oktober 2026, 15:00 WIB
Pemain Barcelona Frenkie de Jong (kiri) berduel memperebutkan bola dengan pemain Real Madrid Gonzalo Garcia pada laga final Supercopa de Espana/Piala Super Spanyol antara Barcelona vs Real Madrid di Jeddah, Arab Saudi, Minggu, 11 Januari 2026. (AP Photo/Altaf Qadri)

Liputan6.com, Jakarta - Chelsea kehilangan Enzo Fernandez menjelang akhir bursa transfer musim panas lalu. Kegagalan kesepakatan dengan AS Monaco untuk memboyong Lamine Camara membuat The Blues kini mengalihkan opsi mereka ke gelandang Barcelona asal Belanda, Frenkie de Jong.

Frenkie de Jong saat ini sedang menjalani masa pemulihan dari cedera robekan ligamen pada lutut yang memaksanya menepi sejak akhir musim lalu.

Meski usia sang pemain saat ini menginjak 29 tahun, The Blues melihat banyak kemiripan dari segi atribut permainan antara Frenkie de Jong dan Enzo Fernandez. Valuasi dirinya menurut Transfermarkt saat ini juga turun menjadi 25 juta euro, sehingga opsi transfer ini semakin masuk akal.

Sang juru taktik Chelsea, Xabi Alonso memang membutuhkan sosok kunci di lini tengah. Pelatih asal Spanyol tersebut beberapa kali menempatkan kapten The Blues, Reece James yang sejatinya merupakan bek kanan di pos gelandang.

Manajemen The Blues pastinya akan menilai performa Frenkie de Jong saat ia kembali merumput. Kepindahan eks Ajax Amsterdam tersebut ke London diprediksi akan terselesaikan paling cepat pada jendela transfer musim dingin mendatang.


Gagal Mendaratkan Lamine Camara

Gelandang AS Monaco, Lamine Camara. (AFP)

Situasi di menit-menit akhir bursa transfer musim panas lalu sangat merugikan Chelsea. Bagaimana tidak, mereka telah menyepakati 2 transfer sekaligus, yaitu melepas Enzo Fernandez ke Manchester City dan mendatangkan Lamine Camara dari AS Monaco.

Pada akhirnya, hanya transfer Enzo Fernandez yang berhasil dirampungkan. AS Monaco menarik diri dari kelanjutan proses kepindahan Lamine Camara yang membuat The Blues mengakhiri jendela transfer dengan tangan hampa dan lubang besar di lini tengah tim.


Lihat Frenkie de Jong Sebagai Alternatif

Frenkie de Jong dikawal oleh David Moses dalam laga Liga Champions antara Slavia Praha vs Barcelona di Fortuna Arena, 22 Januari 2026. (AP Photo/Petr David Josek)

Buntut dari kegagalan transfer Lamine Camara adalah The Blues tak mau lagi bersinggungan dengan klub Ligue 1 tersebut. Sebagai gantinya, mereka melihat opsi alternatif yang bisa didatangkan dengan harga jauh lebih terjangkau, yakni Frenkie de Jong.

Kontrak peraih 3 gelar LaLiga tersebut bersama Blaugrana masih berlangsung hingga akhir musim 2028/2029. Kendati demikian, riwayat cedera sang pemain membuat valuasinya turun drastis dan pihak klub juga diketahui sudah membuka opsi untuk mendengarkan tawaran tim lain.


Siap Bergerak di Januari

Manajer Chelsea, Xabi Alonso, berteriak dari pinggir lapangan saat pertandingan melawan Brentford pada lanjutan Liga Inggris 2026/2027 di Gtech Community Stadium, pada Sabtu (18/9/2026). (Glyn Kirk/AFP)

Sejauh ini, Xabi Alonso memang masih memiliki beberapa opsi nama untuk mengisi posisi lini tengah tim. Saat menghadapi Bournemouth (10/10/2026), eks pelatih Real Madrid tersebut menduetkan Moises Caicedo dan pemain veteran Jordan Henderson.

Nama lain yang mungkin dapat diandalkan Alonso hanya menyisakan Romeo Lavia dan Valentin Barco. Oleh karena itu, tak heran apabila The Blues benar-benar serius untuk menjadikan Frenkie de Jong sosok incaran mereka dan bergerak cepat di bursa transfer Januari mendatang.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya