Manchester United Lagi Loyo, Diego Simeone Tetap Cemas Jelang Duel di Liga Champions

Manchester United akan bertemu dengan Atletico Madrid di laga kedua Liga Champions musim 29026/2027 pada Selasa (14/10/2026) dini hari WIB.

oleh ThomasDiterbitkan 13 Oktober 2026, 14:30 WIB
Youri Tielemans, Manchester United. (Dok. X @ManUtd)

Liputan6.com, Jakarta - Manchester United tengah berada dalam situasi sulit setelah mengawali musim 2026/2027 dengan hasil mengecewakan. Namun, pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, justru memberikan peringatan kepada anak asuhnya agar tidak memandang sebelah mata kekuatan Setan Merah.

Manchester United dijadwalkan bertandang ke markas Atletico Madrid dalam lanjutan fase liga Liga Champions 2026/2027, Selasa (13/10/2026) dini hari WIB. Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi kedua tim yang sedang mengalami nasib berbeda di kompetisi domestik dan Eropa.

Setan Merah datang ke Spanyol dengan membawa catatan buruk di Liga Inggris. Pasukan Michael Carrick baru mengoleksi satu kemenangan dari enam pertandingan pembuka Premier League musim ini.

Hasil tersebut membuat Manchester United terdampar di peringkat ke-13 klasemen sementara dengan koleksi enam poin. Bahkan, pencapaian itu menjadi awal musim terburuk klub dalam 40 tahun terakhir.

Situasi tersebut membuat posisi Carrick mulai berada dalam tekanan besar. Padahal, beberapa bulan sebelumnya, mantan gelandang Manchester United itu mendapat banyak pujian setelah berhasil membawa klub kembali berlaga di Liga Champions.

Meski demikian, Simeone menilai performa buruk Manchester United di kompetisi domestik tidak bisa dijadikan ukuran untuk memprediksi kekuatan mereka di pentas Eropa.

Pelatih asal Argentina tersebut justru melihat Manchester United masih memiliki sejumlah kualitas yang berpotensi menyulitkan Atletico Madrid.


Diego Simeone Waspadai Kecepatan dan Tekanan Manchester United

Berbicara dalam konferensi pers menjelang pertandingan, Simeone menyoroti gaya permainan Manchester United yang dinilainya tetap berbahaya meskipun belum mampu meraih hasil maksimal.

Menurut pelatih berusia 56 tahun tersebut, Manchester United mempunyai kemampuan memberikan tekanan tinggi kepada lawan sekaligus mengandalkan kecepatan para pemainnya untuk menciptakan peluang.

"Kami menghadapi lawan yang memberikan tekanan intens di wilayah pertahanan Anda, cepat menutup ruang gerak, dan memiliki pemain-pemain dengan kecepatan tinggi," ujar Simeone seperti dikutip dari ESPN.

Simeone juga menegaskan bahwa hasil pertandingan Manchester United belakangan ini tidak sepenuhnya mencerminkan kualitas permainan mereka.

"Meskipun hasil terbaru mereka kurang bagus, termasuk banyak pertandingan berakhir imbang, mereka masih mampu menciptakan ancaman seperti yang mereka lakukan tahun lalu. Mereka adalah tim yang kuat," lanjutnya.

Lanjut Baca:

Pernyataan tersebut menjadi sinyal bahwa Atletico Madrid tidak akan meremehkan Manchester United, sekalipun klub asal Inggris itu sedang mengalami periode sulit. Simeone menyadari bahwa tim dengan kualitas individu seperti Manchester United tetap berpotensi menghadirkan kejutan, terutama dalam pertandingan besar di Liga Champions.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya