Pedangdut Jebolan Bintang Pantura yang Tenar Dikenal Publik

Audisi Bintang Pantura 2026 dibuka hingga 9 Januari 2027. Simak cara daftar online dan profil jebolan Bintang Pantura yang dikenal penggemar dangdut.

oleh Umar Syarifuddien SjadjaahDiterbitkan 12 Oktober 2026, 18:43 WIB
Lilis Darawangi Bintang Pantura - © KapanLagi.com/Bayu Herdianto

Liputan6.com, Jakarta - Audisi BINTANG PANTURA 2026 resmi dibuka Indosiar sejak 9 Oktober 2026 dan berlangsung hingga 9 Januari 2027. Seluruh proses audisi gratis tanpa biaya apa pun, terbuka bagi Warga Negara Indonesia berusia minimal 16 tahun yang mampu menyanyikan dangdut, koplo, campursari, hingga keroncong, baik kategori solo maupun duo atau grup.

Pendaftaran dilakukan sepenuhnya online lewat formulir di situs resmi. Calon peserta menyiapkan foto dan dua video audisi tanpa musik (a cappella), yakni satu lagu pantura bertempo cepat dan satu lagu bertempo lambat atau sedang. Video diunggah ke akun media sosial pribadi, lalu tautannya dimasukkan ke formulir. Peserta juga harus berpengalaman tampil di panggung dan tidak sedang terikat kontrak dengan perusahaan rekaman maupun manajemen artis. Jika ada kendala, panitia bisa dihubungi lewat email support@kly.id.

Sebelum mendaftar, tak ada salahnya menengok perjalanan para alumni. Sejak 2015, ajang ini sudah melahirkan sejumlah penyanyi yang namanya dikenal penggemar dangdut. Berikut deretan jebolan Bintang Pantura tersebut.


Lilis Darawangi

Lilis Darawangi Bintang Pantura - instagram.com/lilis_bintangpantura1

Lilis Darawangi adalah juara Bintang Pantura musim pertama (2015) asal Banyuwangi, Jawa Timur, anak didik Inul Daratista. Penyanyi kelahiran 16 Juli 1985 ini berasal dari keluarga petani dan merintis kariernya dari bawah.

Selain bernyanyi, Lilis juga menjajal dunia pembawa acara dan menyatakan ingin terus mengembangkan kemampuan aktingnya.


Toto Anggit

Toto Anggit Bintang Pantura - instagram.com/totoanggit

Toto Anggit asal Wonosobo, Jawa Tengah, menjuarai Bintang Pantura musim kedua yang final-nya digelar 6 November 2015. Sebagai anak didik Inul Daratista, ia unggul atas Norman Divo yang menjadi runner-up.

Anak ketujuh dari sepuluh bersaudara ini sebelumnya dikenal sebagai gitaris sebuah band di kota asalnya, sebelum memberanikan diri bernyanyi di panggung nasional.


Tika Zeins

Tika Zeins - instagram.com/tika_zeins_bintangpantura3

Tika Zeins asal Bandung, Jawa Barat, menjadi juara Bintang Pantura musim ketiga pada 2016, menjadikan Inul Daratista sukses mengantar tiga juara berturut-turut. Kemenangannya tipis, dengan perolehan suara 36,26 persen mengungguli Susi Banyumas dan Duo Intan.

Penyanyi kelahiran 16 Mei 1985 ini kemudian aktif merilis lagu dangdut, di antaranya album Panas dan single Kena Rasanya.

Lanjut Baca:

Fitri Tamara, kelahiran Banyuwangi, menjuarai Bintang Pantura musim keempat yang berakhir 27 Agustus 2017 dan membawa pulang hadiah Rp100 juta. Ia mengalahkan Qiki dari Jawa Barat di babak final. Usai juara, Fitri kebanjiran tawaran manggung hingga ke luar kota dan merilis single Selingkuh Karo Mantan. Menurut pemberitaan 2021, ia sempat vakum dari panggung untuk fokus mengurus keluarga.

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya