5 Miliarder Asia Memimpin Penurunan Kekayaan Terbesar, Ada Indonesia?

Berikut adalah profil dari lima miliarder Asia yang mengalami penurunan kekayaan terbanyak pada awal pekan lalu.

oleh Cahya Alena FauzaDiterbitkan 12 Oktober 2026, 19:15 WIB
Ilustrasi Miliarder atau Orang Terkaya Dunia: Foto: Freepik/Chokniti

Liputan6.com, Jakarta - Lima miliarder Asia, termasuk dari China, Korea Selatan, dan Indonesia menjadi miliarder yang mengalami penurunan kekayaan terbanyak pada awal pekan lalu dengan penurunan kekayaan bersih gabunganUS$ 5,3 miliar, atau Rp 94,8 triliun (asumsi kurs dolar AS terhadap rupiah di kisaran 17.900).

Pada posisi puncak ada miliarder asal China yakni Chen Jianhua. Ketua atau Chairman Hengli Group ini alami penurunan kekayaan sekitar US$ 1,2 miliar atau Rp 21,4 triliun. Ingin tahu miliarder di Asia yang alami penurunan kekayaan terbesar lainnya?

Melansir VnExpress, Senin (12/10/2026), berikut adalah daftar lengkap lima miliarder Asia yang mengalami kemerosotan kekayaan terbanyak:

1. Chen Jianhua

  • Negara: China
  • Perusahaan: Hengli Group
  • Penurunan kekayaan: US$ 1,2 miliar (Rp 21,4 triliun)
  • Kekayaan terkini: US$ 25,7 miliar (Rp 460 triliun)
  • Urutan Global: 95

Ketua Hengli Group, Chen Jianhua (55) memimpin daftar ini setelah mengalami kemerosotan kekayaan 4,5%, menurut data dari Forbes. Hengli Group adalah salah satu perusahaan petrokimia terbesar di China.

Selain itu, Hengli juga mengoperasikan salah satu bisnis manufaktur kapal terbesar di dunia. Pada 2025, perusahaan tersebut menggabungkan unit pembuatan kapal dengan Guangdong Songfa Ceramics, yang terdaftar di Bursa Efek Shanghai, melalui skema pencatatan saham secara tidak langsung.

2. Wang Weixiu

Berikut adalah profil dari lima miliarder Asia yang mengalami pengikisan kekayaan terbanyak. (Gambar: engin akyurt/Unsplash)
  • Negara: China
  • Perusahaan: Zhongji Innolight
  • Penurunan kekayaan: US$ 1,1 miliar (Rp 19,6 triliun)
  • Kekayaan terkini: US$ 18,8 miliar (Rp 336,5 triliun)
  • Urutan Global: 147

Kekayaan Wang didapat dari sahamnya di Zhongji Innolight, pemasok modul dan alat komunikasi optik China. Zhongji Innolight didirikan pada 1987 dan sebelumnya dikenal sebagai Shandong Zhongji Electrical Equipment.

Kemudian, Wang turun dari jabatannya sebagai ketua pada 2023. Lalu anaknya, Wang Xiaodong, menjadi direktur dan executive vice president perusahaan tersebut.

3. Lei Jun

  • Negara: China
  • Perusahaan: Xiaomi
  • Penurunan kekayaan: US$ 1,1 miliar (Rp 19,6 triliun)
  • Kekayaan terkini: US$ 19,9 miliar (Rp 356,2 triliun)
  • Urutan Global: 136

Lei adalah salah satu pendiri Xiaomi yang terdaftar di Bursa Efek Hong Kong, salah satu merek smartphone yang paling populer di dunia. Pada 2021, Lei mengumumkan rencananya untuk memasuki bisnis kendaraan listrik, menyebutnya sebagai proyek startup terakhirnya.

Sejak saat itu, Xiaomi telah meluncurkan berbagai model kendaraan listrik murni dan model jangkauan panjang. Model jangkauan panjang tersebut merupakan kendaraan hibrida yang dilengkapi dengan mesin berbahan bakar bensin yang mengisi daya baterainya saat dikendarai.

4. Prajogo Pangestu

Berikut adalah profil dari lima miliarder Asia yang mengalami pengikisan kekayaan terbanyak /barito-pacific.com
  • Negara: Indonesia
  • Perusahaan: Barito Pacific
  • Penurunan kekayaan: US$ 1 miliar (Rp 17,9 triliun)
  • Kekayaan terkini: US$ 13,4 miliar (Rp 239,8 triliun)
  • Urutan Global: 239

Prajogo Pangestu (82) adalah orang terkaya ketiga di Indonesia. Sebagai anak dari pebisnis karet, dia memulai karier di industri kayu pada akhir 1970-an. Perusahaannya, Barito Pacific Timber, melalui pendanaan publik pada 1993. Kemudian, perusahaan itu berubah nama menjadi Barito Pacific pada 2007 setelah mengurangi operasional kayunya.

Pada kala itu, Barito Pacific mengakuisisi 70% saham perusahaan petrokimia yang terdaftar di bursa efek, Chandra Asri, yang memisahkan anak perusahaannya, Chandra Daya Investasi, untuk go public di Bursa Efek Indonesia pada tahun 2025.

Lalu, ia melepas saham perusahaan pertambangan batubaranya, Petrindo Jaya Kreasi, ke pasar modal pada tahun 2023 dan mendaftarkan anak perusahaannya di bidang energi terbarukan, Barito Renewables Energy, pada akhir tahun yang sama.

5. Jay Y. Lee

  • Negara: Korea Selatan
  • Perusahaan: Samsung Electronics
  • Penurunan kekayaan: US$ 0,87 miliar (Rp 15,5 triliun)
  • Kekayaan terkini: US$ 31,3 miliar (Rp 277,4 triliun)
  • Urutan Global: 73

Orang terkaya di Korea Selatan, yakni ketua Samsung Electronics Jay Y. Lee (58) mencatat kemerosotan kekayaan sebesar 2,7%. Sebelumnya, Lee dipenjarakan pada 2017 karena kasus suap terhadap orang kepercayaan mantan presidennya, Park Geun-hye. Dia dibebaskan pada 2018. Sidang ulang pada tahun 2021 menghasilkan vonis hukuman penjara selama dua setengah tahun, yang kemudian diikuti dengan pengampunan presiden pada tahun 2022.

Sementara, pada 2024, Lee dibebaskan dari tuduhan manipulasi saham yang berkaitan dengan merger pada 2015 antara dua anak perusahaan Samsung. Jaksa penuntut menyatakan bahwa kesepakatan tersebut membantunya mengkonsolidasikan kendali atas konglomerat tersebut.

 

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya