6 Fakta Film NAZA, Dokumenter tentang Kejinya Taktik Militer Israel di Gaza

Salah satu faktanya, sineas film dokumenter NAZA mendapat ancaman dan disebut sebagai pengkhianat oleh PM Israel Benjamin Netanyahu.

oleh Ratnaning AsihDiterbitkan 14 Oktober 2026, 15:31 WIB
NAZA. (The Guardian/ JW Films via IMDb)

Liputan6.com, Jakarta - Agresi militer Israel di Gaza selama beberapa tahun terakhir mendapat sorotan luas dari masyarakat dunia. Termasuk lewat sebuah film dokumenter bertajuk NAZA, yang disajikan dalam pendekatan investigatif oleh dua sineas yang menggarapnya, Yuval Abraham dan Rachel Szor.

Film berdurasi 80 menit ini menampilkan wawancara dengan 24 tentara dan agen Israel yang ditampilkan secara anonim. Pengakuan yang mereka sampaikan tentang pembunuhan massal rakyat Palestina mengagetkan banyak pemirsanya. Termasuk tentang penggunaan AI dalam melacak target pembunuhan di Gaza, hingga makna di balik judul film ini sendiri. NAZA, adalah akronim yang digunakan oleh militer Israel dalam menggambarkan perkiraan jumlah warga sipil yang berpotensi tewas dalam sebuah serangan udara.

NAZA langsung menghadirkan gelombang reaksi yang besar sejak penayangan perdananya di Venice International Film Festival pada 10 September 2026 lalu. Di situs agregat Rotten Tomatoes, film ini mencapai skor 100 persen dari para kritikus film.

Kini, NAZA dipastikan akan bisa disaksikan secara luas oleh publik Indonesia. KlikFilm secara resmi menghadirkan film ini di bioskop Indonesia mulai 16 Oktober 2026.

“Bagi kami, film memiliki kekuatan untuk membuka mata dan mengajak kita melihat kenyataan dari perspektif yang berbeda. NAZA bukan film yang mudah untuk ditonton, karena isu yang diangkat menyentuh sisi paling mendasar dari kehidupan manusia, yaitu hak untuk hidup dan nilai kemanusiaan. Kami berharap film ini bisa mengajak penonton Indonesia untuk lebih peduli, berempati, dan tidak menutup mata terhadap penderitaan warga sipil di tengah konflik,” ujar Frederica dalam pernyataan tertulisnya, mengenai penayangan NAZA di Indonesia. 

Mendekati penayangannya, simak sejumlah fakta menarik tentang NAZA yang membuat film ini layak mendapat perhatian.


1. Mendapat Standing Ovation Hampir Setengah Jam di Venice Film Festival

NAZA. (The Guardian/ JW Films via IMDb)

Pemutaran perdana NAZA di Venice Film Festival pada 10 September 2026 mendapat sambutan luar biasa dari undangan yang hadir. Film ini mendapatkan standing ovation selama sekitar 24,5 menit setelah penayangan perdananya.

“Menurutku, film kami memperlihatkan bahwa ini bukanlah suatu kekeliruan. Bukan sekadar kecelakaan. Ini adalah sesuatu yang sangat, sangat sistemik... dan hal ini seharusnya sudah tampak jelas bagi semua orang sejak awal. Namun, kami mengungkapnya dari dalam, melalui kesaksian orang dalam," kata Yuval Abraham dalam penayangan perdana film ini, dilansir dari CBC.2

Lanjut Baca:

2. Direkam pada Malam Hari di Atap-Atap Gedung Tel Aviv Alih-alih hanya mengandalkan gambaran kehancuran di medan perang, NAZA mengambil pendekatan berbeda. Film ini direkam pada malam hari di atap-atap gedung di Tel Aviv, dengan menghadirkan kesaksian orang-orang yang memiliki pengetahuan langsung mengenai sistem militer Israel. Film ini dikembangkan dari pengungkapan jurnalistik yang sebelumnya dipublikasikan oleh The Guardian bersama mitra media investigasi, termasuk +972 Magazine dan Local Call. Melalui medium film, informasi tersebut disajikan dalam bentuk yang memungkinkan penonton memahami bukan hanya fakta-fakta yang diungkap, tetapi juga pertanyaan moral di baliknya.

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya