Liputan6.com, Jakarta - Sepanjang kariernya, Dinda Kirana telah melakoni beragam jenis karakter. Dalam serial Tante Sonya, ia mendapat sebuah tantangan baru dalam perannya sebagai Diana.
Karakternya ini adalah adik perempuan Sonya (Raihaanun) yang meniti karier hingga menduduki jabatan sebagai Chief Financial Officer (CFO). Selama sang kakak tinggal di Amerika Serikat, ia ikut menjaga perusahaan keluarga.
Advertisement
Hanya saja, setelah Sonya kembali, wanita ini langsung dipercaya memimpin proyek investasi Nexora, membuat Diana merasa kontribusinya terabaikan. Sekilas, hal ini membuat Diana tampak seperti adik yang iri hati terhadap kakaknya. Namun Dinda menilai karakternya tak sesederhana itu.
“Diana merasa sudah bertahan dan melakukan banyak hal untuk keluarga, tapi tetap belum cukup untuk membuat papanya melihat dia. Jadi waktu Sonya kembali dipercaya, yang dia rasakan itu, ‘Terus selama ini aku ngapain?’ Buat aku, penting untuk memahami rasa kecewa itu supaya kita tidak langsung melihat Diana hanya sebagai adik yang iri,” ujar Dinda Kirana, dalam keterangan tertulis yang diterima Liputan6.com baru-baru ini.
Sakit Hati Diana Beralasan, tapi...
“Kita juga perlu melihat tuntutan Papa dan cara dia memperlakukan anak-anaknya. Sonya punya alasan untuk pergi, sementara Diana harus menghadapi tanggung jawab selama kakaknya tidak ada. Dua pengalaman itu sama-sama perlu didengar," kata Dinda Kirana.
Namun dalam perjalanannya, karakter Diana memang kemudian melakukan beragam hal yang menjatuhkan sang kakak maupun Ben (Maxime Bouttier).
Bintang sinetron Wajah Cinta yang Lain ini meneruskan, "Tapi memahami sakit hati Diana bukan berarti membenarkan caranya menjatuhkan Sonya. Dia tetap perlu bertanggung jawab atas tindakannya."
Tante Sonya Episode 7
Tante Sonya sendiri kini telah masuk episode 7. Kali ini, keinginan Diana untuk mendapat pengakuan, membuatnya mengambil langkah yang justru mengancam keluarga dan perusahaan yang selama ini ia jaga.
Ia bekerja sama dengan Lydia (Sarah Felicia) untuk membongkar hubungan Sonya dan Ben ke publik. Imbasnya, Ben dipecat, Sonya dinonaktifkan, dan proyek Nexora akhirnya diserahkan kepada Diana.
Posisi yang diinginkan Diana akhirnya berhasil didapat, tetapi dampak perbuatannya meluas hingga mengguncang keluarga. Diam-diam, Martin (Hamish Daud) mengincar peluang untuk memperkuat kepentingannya.