Ray Dalio Sebut Kekayaan Tak Jamin Kebahagiaan, Begini Penjelasannya

Miliarder Ray Dalio ungkap kekayaan bukan penentu kebahagiaan. Kunci sukses sejati justru terletak pada kebersamaan dan kemampuan beradaptasi.

oleh Idris Rusadi PutraDiterbitkan 11 Oktober 2026, 21:00 WIB
Foto: Business Insider

Liputan6.com, Jakarta - Miliarder yang merintis usahanya dari nol, Ray Dalio, membagikan pandangannya mengenai kebahagiaan dan kesuksesan. Ia menegaskan bahwa kekayaan sebenarnya tidak menentukan tingkat kebahagiaan atau kepuasan hidup seseorang.

Pendiri Bridgewater Associates ini memiliki kekayaan bersih mencapai hampir US$ 22 miliar atau sekitar Rp 393 triliun (kurs Rp 17.891 per US$) berdasarkan Bloomberg Billionaires Index dan termasuk dalam jajaran 400 orang terkaya di Amerika Serikat. Bersama istrinya, Barbara Dalio, ia telah berkomitmen untuk menyumbangkan sebagian besar kekayaannya untuk kegiatan filantropi.

"Uang memang menjadi pertimbangan penting dalam hidup. Namun, jika bicara tentang kebahagiaan, setelah melewati tingkatan tertentu, kebahagiaan tidak lagi berbanding lurus dengan kekayaan," ujar pria berusia 77 tahun tersebut saat menjadi panelis di Milken Institute Asia Summit di Singapura, dikutip CNBC, Minggu (11/10/2026).

"Penentu terbesar dari kebahagiaan adalah rasa kebersamaan (sense of community)."

Dalio kemudian mengutip sebuah pepatah ‘Kesuksesan tidak ditentukan oleh seberapa pintarnya Anda, tetapi lebih pada seberapa adaptifnya Anda'.

Dalio mendirikan Bridgewater pada tahun 1975 dan mengembangkannya menjadi salah satu manajer dana pengelola investasi global (hedge fund) terbesar di dunia. Saat ini, perusahaan tersebut mengelola dana sekitar US$ 102 miliar untuk para klien institusional.

Ia juga merupakan penulis buku terlaris versi New York Times berjudul 'Principles', yang memaparkan pendekatannya dalam mengambil keputusan dan memimpin.

Prinsip Utama Pemimpin

Pendiri Bridgewater Associates Ray Dalio saat berada di Nusa Dua, Bali, untuk menghadiri Forum Indonesia Afrika Kedua. (Ist)

 

Dalam konferensi tersebut, Dalio menekankan bahwa prinsip utama sebagai seorang pemimpin adalah menjaga keseimbangan antara pekerjaan yang bermakna dan hubungan yang bermakna. 

"Kita sedang berada dalam satu misi bersama, dan karena itulah dibutuhkan tough love (ketegasan demi kebaikan)," katanya.

"Anda menerapkan tough love kepada anak-anak Anda, Anda menerapkannya pada segala hal, karena ketegasan itulah yang membuat Anda menjadi lebih kuat."

Ia menjelaskan bahwa demi mencapai keberhasilan tim, pendekatan yang tegas dan berprinsip sangat diperlukan untuk menjaga akuntabilitas setiap anggotanya.

Prinsip Meraih Kesuksesan

Ray Dalio

Miliarder ini juga memiliki pandangan serupa dalam meraih kesuksesan. Menurutnya dalam sebuah unggahan di LinkedIn pada 2024, mencapai kesuksesan adalah soal mengenali tujuan, merancang jalan untuk mencapainya, lalu mengejar tujuan tersebut dengan keyakinan penuh. 

"Orang-orang yang meraih kesuksesan dan menciptakan kemajuan adalah mereka yang memahami secara mendalam hubungan sebab-akibat yang mengatur realitas, serta memiliki prinsip untuk memanfaatkannya demi mendapatkan apa yang mereka inginkan," tulis Dalio saat itu.

"Saya tidak peduli apakah Anda ingin menjadi penguasa dunia, orang yang santai di rumah, atau hal lainnya. Saya benar-benar tidak mempermasalahkannya. Ada orang yang ingin mengubah dunia, dan ada pula yang ingin hidup selaras dengannya sambil menikmati hidup. Tidak ada pilihan yang lebih baik dari yang lain. Kita masing-masing perlu menentukan apa yang paling kita hargai dan memilih jalan yang kita tempuh untuk mencapainya.”

Rekomendasi

POPULER

Berita Terkini Selengkapnya