Liputan6.com, Lombok Tengah - Omzet pedagang UMKM di sekitar Sirkuit Mandalika melonjak selama gelaran MotoGP Mandalika 2026. Perputaran belanja terasa terutama pada lapak suvenir di area sekitar lintasan, mengutip laporan Bola.com.
Sirkuit Mandalika di Nusa Tenggara Barat menjadi tuan rumah seri ke-17 musim 2026 pada 9–11 Oktober 2026. Ajang balap motor kelas dunia ini kembali menghadirkan pasar bagi penjual pernak-pernik bertema MotoGP.
Advertisement
Seorang pedagang bernama Temin menceritakan lonjakan penjualannya selama penyelenggaraan tersebut.
"Di hari biasa saya biasa cuma dapat omzet sejuta, tapi selama tiga MotoGP di sini bisa Rp 20 juta lebih," katanya di depan Sirkuit Mandalika, Lombok Tengah, Minggu (10/11/2026) pagi WIB.
Pernak-Pernik MotoGP Laris di Depan Sirkuit
Temi membuka lapak di depan Sirkuit Mandalika. Pedagang berusia 40 tahun itu menjajakan beragam suvenir bagi penonton yang melintas.
Barang yang ditawarkan meliputi topi, kaus, jersey, tas, dan pernak-pernik lain. Harganya disebut terjangkau, mulai dari Rp 50 ribu.
"Iya yang ini topi Rp50 ribu saja, murah-murah," ujar Temi sembari menunjukkan topi yang dimaksud.
Penonton Berburu Oleh-Oleh
Di antara penonton MotoGP 2026 di Sirkuit Mandalika, Arini Putri mengaku sudah dua kali menyaksikan balapan secara langsung. Ia merasa perlu membawa buah tangan saat kembali ke Jakarta.
"Mumpung di sini sekalian berbelanja, kebetulan harganya juga murah," ungkapnya.
Sirkuit Mandalika menggelar MotoGP sejak 2022. Sebelumnya, Indonesia absen menjadi tuan rumah ajang tersebut selama lebih dari 25 tahun.